MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
Hamil anak ayam


Beberapa minit berlalu ILham dan Zira Akhirnya tiba di mension Kakek Kusuma.


Zira dan ILham turun Dari mobil dan melangkah bersamaan masuk ke dalam Mension.


" Assalamualaikum" Salam ILham Dan Zira bersamaan Saat mereka sudah tiba di ruang tengah dan melihat Oma dan Kakeknya sedang duduk bersantai.


Sarah dan Kusuma mengalih kan pandangannya melihat pada Cucu dan Cucu menantu nya yang sudah Tiba.


" Waalaikumsalam " Jawab Sarah dan Kusuma Bersamaan sambil tersenyum.


" Kalian sudah datang IZ " Kata Oma Sarah melihat pada ILham Dan Zira.


Zira dan ILham saling pandang. Mereka Bingung siapa yang Omanya panggil 'IZ'.


Sarah yang tau kebingungan mereka langsung menjelas kan.


" 'IZ' ILham Zira. Gitu aja lemot. Katanya satu CEO, Satu udah sarjana tapi kok Lelet" Ketus Sarah Pada Cucu cucunya.


Kusuma hanya bisa menahan tawanya melihat istrinya yang masih tidak berubah berubah suka sekali membuat orang bingung dengan sikapnya.


ILham dan Zira langsung tersenyum kecut mendengar penjelasan Omanya kemudian menyalami Oma dan Kakeknya.


Sarah seperti biasa langsung mencium kedua pipi ILham yang membuat ZIra menahan tawanya melihat Manusia dingin seperti suaminya di perlakukan seperti bayi.


Tapi ILham santai saja karena dia sudah terbiasa dengan perlakuan Omanya dari dia kecil.


ILham dan ZIra duduk di sofa berdampingan.


Mereka berempat berbincang bincang ringan. Tidak lama ada pelayan yang datang memberi tau pada mereka jika makan malam sudah di saji kan. mereka pun masuk ke dalam untuk makan malam.


,,,


Meja Makan.


Zira menyendok kan Makanan untuk suaminya, Dia bingung mau taruh lauk apa karena ini pertama kali dia melayani suaminya di meja makan. Biasanya di mension ILham mengambil sendiri makanan untuk dirinya karena dia tidak mau di layani. Tapi karena saat ini berada di rumah Oma Suaminya tentu saja dia harus melayani suaminya.


Sarah langsung menatap tajam pada Cucu menantunya karena melihat tingkah Zira yang bingung ingin mengambil lauk apa.


Gimana mau melayani nya Nyonya Oma yang angkuh, Cucu mu ini bukan pria yang suka di layani. Batin Zira tersenyum kecut pada Sarah yang menatap nya tajam.


" Kalau begitu kau nikah lagi ILham. Buat apa istri yang tidak bisa melayani suaminya" Kata Sarah seperti biasa dengan angkuhnya.


Zira membola kan kedua bola matanya." No, No Oma angkuh, Jangan !! Mengahadapi satu madu saja aku udah sangat lelah, apa lagi pengen menghadapi dua madu. Bisa keong aku" Kata ZIra cepat dengan bar barnya dan tanpa sadar mengatai Sarah nyonya 'angkuh' dia belum tau jika ILham sudah menjatuh kan talak pada Salfa.


" Apa kata mu !! Nyonya Angkuh ! " Kata Sarah dengan wajah sangarnya melototi Zira.


Zira langsung menutup mulutnya" Ampun Nyonya Oma, Reflex" Kata Zira mengatup kan kedua tangannya di dadanya.


" Buahahahahahahaha" Kusuma sudah tidak bisa menahan tawanya lagi saat melihat wajah sangar Istrinya karena di juluki nyonya angkuh oleh Cucu menantunya.


" Apaan Sih Mas" Ketus Sarah pada suaminya.


" Sudah, duduk saja dan makan. Wajah mu membuat selera makan ku hilang" Tambah Sarah ketus pada Zira sambil menambah beberapa lauk ke dalam piringnya.


" Katanya Oma hilang selera makan.. Kok nambahnya banyaknya itu pake banget" Gumam Zira yang melihat Nyonya Oma Sarah dengan piring yang penuh.


Sarah langsung melototi Zira. Zira hanya menyengir saat di lototi oleh Oma Sarah.


ILham hanya menggeleng melihat nyonya Omanya yang satu pisis seperti Istrinya sama sama heboh. Fiki ILham.


Mereka pun mulai makan bersama. Nyonya Oma tersenyum tipis melihat cucu menantunya. Dia suka dengan sikap Zira yang jujur sama seperti menantunya Aara.


" Apa kau sudah hamil Zira" Tanya Oma Zahra.


Uhuk Uhuk Uhuk


Zira terbatuk mendengar ucapan Oma mertuanya.


ILham memberikan air pada istrinya yang terbatuk-batuk. Dan zira langsung meneguknya. Kerjain aja deh.. Batin Zira tertawa jahat dalam hati setelah meminum airnya.


" Emang mau hamil anak siapa Nyonya Oma" Tanya Zira Pura pura polos.


Sarah kembali menatap tajam pada cucu menantunya." Hamil anak Ayam.. Ya hamil anak suami mu lah, Masak hamil Anak Kambing " Jawab Sarah Ketus pada Zira yang membuat Kusuma lagi lagi tertawa ngakak melihat Oma mertua dan Cucu menantu yang satu angkuh, yang satu bar bar.