
Malam Hari di rumah Ustazd Sulaiman.
" Sis.. Ada apa sih sebenarnya... Kenapa sis mau menerima perjodohan dari Umma dan Abi " Tanya Zira pada Kakaknya yang sedang berbaring di ranjang nya sambil menangis.
Setelah Zira pulang dari Pantai tadi Zira langsung ke rumah Abinya
"Kak, Bicara dong.. Aku bingung melihat kakak seperti ini.. Cerita Dong kak, Apa yang terjadi sebenarnya." Bujuk Zira pada Kakaknya.
Ternyata tujuan Zahra menyuruh Zira datang ke rumah karena Zila mau di jodoh kan dengan salah satu anak kyai. Dan pernikahan mereka pun sudah di tetapkan.
" Kak Kenan sudah bertunangan... Apa lagi yang aku tunggu, Saat Abi berencana untuk menjodohkan ku, Aku terima saja... Aku sudah cukup Sakit menghadapi semua ini Ra" Jawab Zila masih terus menangis.
Zira Benar benar kaget mendengar Ucapan Kakak nya. "Jangan becanda Kak" Tanya Zira Yang masih kurang yakin.
"Untuk apa aku Becanda, Jika aku hanya becanda aku tidak akan menerima perjodohan Tadi " Jawab Zila.
Terus... Apa yang aku lakukan hanya sia sia... Tidak ada gunanya sama sekali, Karena pada akhirnya kalian berdua juga tidak bisa bersatu. Batin Zira.
" Maaf kan Kakak Zira. Kakak tidak berniat untuk menyia nyiakan pengorbanan mu, Tapi kakak benar benar tidak punya pilihan, Kakak sudah putus asa, Karena akhirnya pria yang Sangat aku cintai memilih untuk bertunang dengan orang lain" Kata Zila memeluk adiknya.
" Tidak perlu meminta Maaf Kak, Allah sudah menggariskan ini untuk ku, Mungkin Kak ILham memang Jodoh yang Allah kirim untuk aku kak, Aku ridho menerima Qadha dan Qadar. Hanya saja bagaimana dengan kakak.. " Jawab Zira yang lebih mengkhawatir kehidupan kakaknya di banding dengan dirinya sendiri. Karena Zira memang gadis yang sangat mudah untuk menyesuai kan diri dengan keadaan sekitar nya.
" Kakak tidak apa apa.. Kau tidak perlu khawatir lagi Ra. Seperti yang kau katakan, Semua sudah di Gariskan. Mungkin Kakak juga Harus membiasa kan diri dengan keadaan ini dan mengubur dalam dalam perasaan Kakak pada Kak Kenan" Jawab Zila mencoba tegar agar sang adik tidak ikut bersedih seperti nya. Sudah cukup Bagi Zila pengorbanan adiknya sia sia. Dia tidak mau lagi jika sampai adiknya bersedih.
Zira tersenyum Mengusap air mata sang kakak. " Aku akan mengatakan semua Sama Abi dan Umma besok Kak. Biar mereka tau apa yang kita lakukan di belakang mereka. Kita sudah membohongi Abi Dan Umma, Dan itu membuat Kita tidak bisa tenang kak." Kata Zira di angguki oleh Zila. Zira juga sudah menceritakan tentang suaminya yang sudah mengetahui tentang penyamaran nya dari awal lagi. Tapi Zira tidak memberitau pada kakaknya tentang ILham yang menikahinya Hanya untuk balas dendam.
Tentu saja dia tidak mungkin mengatakan itu karena itu hanya akan menambah kesedihan sang Kakak.
Setelah Dari kamar kakaknya. Zira kembali ke kamarnya. Saat berbaring Zira mengerutkan alisnya. Dia seperti merasa ada yang kurang, tapi dia tidak tau apa itu.
Tiba-tiba Zira tersadar apa yang kurang. Ternyata pelukan hangat suami Dingin nya. Beberapa hari tinggal di rumah suaminya dan mendapat pelukan hangat, Itu membuat Zira terbiasa dan merasa janggal tanpa pelukan suaminya lagi.
"Untuk apa mengingat nya Zira. Kau hanya istri sebatas balas dendam " Ujar Zira tanpa sadar menjatuhkan Kristal bening dari kedua bola matanya.
Seperti Ini lah seorang Zira yang terlihat tegar dan kuat di mata para orang Orang. Tapi sebenarnya dia adalah wanita yang sangat Rapuh Di dalam. Hanya saja Zira tidak ingin berbagi kesedihan nya dengan siapa pun itu termasuk kakak nya sendiri.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Hai para Reader yang masih setia. yang penasaran dengan novel Kenan dan Zila nanti akan di rilis kan juga ya. tapi tunggu novel ILham dan Zira hampir selesai dulu.🤗🤗🤗
Tajuk :BIARKAN CINTA YANG BERBICARA.
❤️Sedikit sekuel ya cerita Kenan & Zila❤️
Di sebuah Mobil.
" Mas, ini di minum dulu" Kata Tunangan Kenan memberikan Kenan air minum yang berada di dalam botol Aqua.
" Terima kasih. " Kenan tanpa curiga sedikit pun langsung meneguk air tersebut sampai tuntas.
Selesai Kenan minum dia langsung menjalan kan Mobil nya untuk mengantar Tunangan nya ke rumah nya.
Di jalan tubuh Kenan mulai merasa panas. sedang kan tunangan Kenan merasa agak aneh karena obat tidur yang dia berikan pada Kenan belum bereaksi. Ternyata Tunangan Kenan berniat menjebak Kenan dengan memberikan Kenan obat tidur dan memfoto Kenan dengan wanita lain lalu mengantar foto tersebut pada Papanya agar pernikahan mereka berdua di batalkan karena foto tersebut.
Ternyata Tunangan Kenan juga hanya terpaksa menerima perjodohan mereka. Dia ternyata mencintai sahabat Kenan ya itu Daffa kakak Kayla anak Ken dan Sisil.
Tunangan Kenan adalah Putri Dafin. ( Pasti pada tau kan Dafin si Dokter Usil teman Bima yang menjebak Bima )
" Turun lah cepat... Aku buru buru " Ujar Kenan melonggar kan Dasinya dengan jantung yang berdebar debar.
Tunangan Kenan langsung turun dari mobil Kenan. Dan Kenan buru buru menjalankan mobilnya lagi.
"Kenapa obat tidur itu tidak bereaksi ya" Gumam tunangan Kenan.
Tiba-tiba ponselnya berdering. ternyata yang menghubunginya adalah teman nya yang memberikan obat tidur pada Tunangan Kenan untuk menjebak Kenan. Dan lebih parahnya ternyata obat yang di berikan bukan lah obat tidur melainkan obat perangsang. Karena sahabat tunangan Kenan tersalah memberikan obat padanya.
Tunangan Kenan sangat terkejut dan langsung pucat pasi. Dia sangat khawatir dengan keadaan Kenan. karena walau bagaimanapun mereka juga saling kenal dan membesar bersama, karena kedua orang tua mereka sangat dekat.
,,,
Kenan menghentikan mobilnya Pi pinggir jalan yang suanyi. "Ada apa dengan ku, aku kenapa " Kata Kenan memegang jantung nya yang berdebar debar serta panas yang menyerbunya.
Tiba-tiba sebuah mobil berhenti tepat di sisi mobil Kenan.
Tok tok tok
Kenan membuka kaca Mobilnya yang di ketuk dari luar. ternyata dia adalah Zila.. Zila baru pulang dari membeli sesuatu di minimarket dan tidak sengaja melihat mobil Kenan yang terparkir di pinggir jalan. karena khawatir dengan keadaan Kenan Zila langsung mampir dan turun dari Mobil berniat melihat keadaan Kenan.
Kenan yang sudah kehilangan kesadaran langsung membuka pintu mobilnya dan menarik tubuh kecil Zila ke kursi penumpang di belakang mobilnya dan langsung mengukung tubuh Zila serta merenggut kesucian Zila dengan tragis.
Kenan sudah di kuasai oleh hasrat yang membara akibat obat perangsang tersebut. Dia bahkan tidak peduli dengan teriak teriakan Zila yang memohon padanya. dan yang lebih parah nya lagi dia tidak tau siapa wanita yang dia renggut kesuciannya itu dengan tragis. Karena sudah malam dan gelap. Serta telinga Kenan juga seperti sudah tidak mendengar apa apa akibat nafsu birahi yang sudah benar benar menguasainya.
Setelah Kenan menodai Zila. Zila langsung pergi dari mobil Kenan dengan perasaan yang hancur sehancur hancurnya. dia tidak menyangka pria yang sangat dia cintai selama ini tega melukai nya dan merenggut kesucian nya dengan paksa.
,,,
Setelah kejadian itu Zila terus mengurung dirinya di kamar. Dia bahkan sering bermimpi buruk. Zila trauma dengan kejadian tersebut.
Dia juga sering mengunci diri di dalam kamar mandi dan menghidupkan air lalu menangis sejadi jadinya di dalam kamar mandi. Zila benar benar kurus tapi untung dia memakai cadar dan baju sya'i jadi tidak ada yang menyadari keadaan Zila.
Kejadian malam itu ternyata Zila telah mengandung benih Kenan. tapi Zira belum menyadari kehamilan nya.
Kenan juga tidak pernah hidup tenang karena dia terus mencari wanita yang dia renggut kesuciannya. Kenan sudah berusaha mengingat wanita tersebut tapi tetap nihil. dia sama sekali tidak bisa mengingat wanita Yang meninggal kan noda darah keperawanan nya di mobilnya. Yang membuat Kenan benar benar tertekan.
,,,
Tiba Saat nya hari pernikahan Kenan dan juga Zila. ternyata hari pernikahan mereka sama sama tepat di hari yang sama.
" Aku terima nikah dan kahwin Nya ----" Kenan menghentikan Ucapannya. Tanpa aba aba Kenan menarik tangannya dan langsung berdiri dari duduknya berlari keluar dan langsung mendatangi rumah Ustadz Sulaiman.
Di rumah Ustazd Sulaiman.
"Ku Terima nikah dan kahwin nya Zil----
"Berhenti " teriak Kenan berlari masuk ke dalam acara pernikahan Zila dan langsung menarik tubuh Zila yang duduk di sebelah calon suaminya.
" Tidak... kau tidak bisa menikah... Aku mencintaimu... kau tidak bisa menikah dengan pria lain.." Kata Kenan memeluk erat tubuh Zila sambil menjatuhkan air matanya. Zila gemetaran karena berada di dalam pelukan Kenan Laki laki yang telah merenggut kesucian nya. karena Zila masih sangat trauma dengan tragedi malam itu.
Semua yang berada di acara pernikahan itu Kaget dengan tindakan Kenan. Bima dan Ayuna yang mengikuti putranya tadi terkejut melihat putranya yang menghentikan pernikahan Zila dan menyatakan perasaannya pada Zila. mereka tidak menyangka jika yang di sukai putra nya adalah Zila. jika dia tau dari awal di pasti akan menjodohkan Kenan dan Zila.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️🤗
🙏ini aja dulu ya sedikit sekuelnya. jangan lupa mampir nanti ya🥰 tapi Mungkin masih lama lagi baru rilis😅 cerita ini mungkin mengandungi bawang ya😁.