
Tiba-tiba Kayla berlari masuk ke dalam Cafe Umma Zahra karena di kejar oleh Nana. Kayla juga membawa minuman di tangannya.
Buk !
" Astaghfirullah... Habis basah baju Aku.. Eh awak tak nampak ke saye ni.. " Tegur Sam pada Kayla yang tidak sengaja menabrak nya.
" Ya ampun Mas dikit aja kali..." Kata Kayla menepis nepis baju Sam.
" Eh, Eh, Eh, Apa ni... Dah jangan pegang pegang boleh Tak... Muka Je Lawa (cantik) tapi tak tau malu" Umpat Sam di akhir kalimatnya pada Kayla.
Kayla membola kan kedua bola matanya saat Sam mengumpati nya. " Wah, Aku udah minta maaf, Kok kamu masih marah sih.. Lagian aku juga nggak sengaja kali nabrak lo" Ketus Kayla pada Sam.
Sam hanya berdecak dan mengabaikan Kayla yang membuat baju nya basah. Dia membalikkan tubuhnya dan melangkah keluar drai cafe Umma Zira setelah berpamitan dengan Zira, Mood nya di buat berantakan dengan Kayla yang menumpah kan Jus ke bajunya.
" Siapa sih tu Ra" Tanya Kayla pada Zira
"Temen aku... "Singkat Zira
"Kok sombong banget ya... Di mana kau mengenal nya?" Tanya Kayla yang kepo tingkat dewa.
Zira hanya mengangkat bahu acuh Malas menjawab Kayla.
,,,
Tanpa Terasa sudah satu Minggu ILham berada di Taiwan karena perjalanan bisnis. Hari ini dia sudah tiba kembali ke Indonesia.
Seperti saat ini Zira sedang bermain Game bersama dengan Sam di sebuah Mall.
Mereka berdua sangat cocok berteman sama sama orang yang ceria dan Asik. Tapi Zira tetap tau batasan nya dan mengingat jika dia sudah menikah meskipun dia dekat dengan Sam. Selesai bermain Game Mereka berdua melangkah ingin keluar dari Mall. Seperti biasa Sam dan Zira saling bercanda dan tertawa bersama. Tanpa Zira sadari ILham yang kebetulan mampir di Mall tersebut Melihat Zira Dan Sam yang sedang bercanda sambil tertawa bersama. Ya walaupun mereka tetap Jaga Jarak tetap Saja ILham Sudah salah faham.
ILham mengepel kan tangan nya saat melihat Zira'' Wanita sama saja.. semua nya murahan" Gumam ILham mengatup kan giginya melangkah keluar dari Mall dan langsung pulang ke Mension nya.
,,,
ILham sudah tiba di mension dengan perasaan yang tidak baik baik saja. Dia melangkah masuk ke dalam dengan Wajah yang sangat dingin dan datar.
" Selamat kembali tuan Muda" Sapa Pak Din Pada Tuannya.
" Apa Zira pernah kembali ke mension selama aku tidak berada di rumah Pak Din " Tanya ILham.
" T Tidak Tuan muda, Nona Muda tidak pernah kembali Ke rumah selama tuan muda berada Di Taiwan " Jelas pak Din terbata bata karena melihat Tuannya yang sangat Dingin dari biasanya.
ILham diam tidak bertanya lagi pada Pak Din dan melangkah naik ke kamarnya.
Brakkkkkk
ILham membanting pintu kamarnya yang membuat Para pelayan juga termasuk pak Din terloncat kaget.
" Ternyata kau sama saja seperti Salfa yang murahan.. Baru satu Minggu aku pergi dan kau sudah keluar bersama lelaki lain.. Dan kau juga tidak pernah pulang ke Mension, Cih.!!.." Marah ILham membuka Jasnya dan melempar nya di ranjang kemudian mendudukkan dirinya menahan emosinya.