
Cklekkkk
Kenan Melangkah Masuk ke dalam Kamar Zila setelah Mereka sudah Sah menjadi suami istri. Tamu undangan juga sudah pulang. Tapi Zila belum sadar kan diri.
Sebenarnya tadi dia sudah tersadar, Tapi karena dia merasa sangat mual Dan juga pusing. Zila kembali menutup kedua bola mata nya tanpa sadar dia malah tertidur.
Kenan Melangkah mendekat Zila yang masih tertidur dengan sangat pulas di ranjang nya. Dia mengangkat Tangan nya kemudian mengusap wajah cantik Zila yang tidak mengguna kan Cadar.
Aku merasa seperti mimpi bisa memiliki mu. Batin Kenan masih menatap Zila yang beru saja sah dua jam yang Lalu menjadi istrinya.
Zila yang merasa ada yang mengusap usap wajah nya perlahan membuka kedua bola mata nya. Saat melihat Kenan di depan mata nya. Zila masih terdiam karena dia berfikir jika dia sedang bermimpi.
Sedetik kemudian Zila tersadar jika sebenar nya itu bukan lah sebuah mimpi melain kan kenyataan.
Zila mulai berkaca kaca dengan wajah yang sudah mulai ketakutan. Zila masih trauma berat atas pemerkosaan yang Kenan lakukan pada nya.
" Arkhhhhhhhhhhh" Teriak Zila menjauh kan diri nya dari Kenan Dan meringkuk di kasurnnya seperti biasa memeluk betis nya dan menenggelam kan kepala nya di kedua lutut nya Sambil menangis histeris.
" Ada apa Zila" Tanya Kenan Panik Melihat Zila yang sangat ketakutan padanya.
" Pergi !!!!!! Apa yang kau lakukan di kamar ku, Pergi !!! " Teriak Zila histeris mengusir Kenan.
"Ada apa Kenan" Tanya Ustadz Alzam pada Kenan suami adik nya. Alzam langsung masuk ke dalam kamar Adik nya saat mendengar teriakan Zila dari dalam.
" Aku tidak tau, Saat terbangun dia langsung berteriak Histeris seperti itu saat melihat ku" Jawab Kenan Khawatir melihat Respon istrinya.
" Zila, Kau kenapa sayang" Tanya Zahra berlari dari luar ke ranjang putri nya dan langsung memeluk putri nya yang ketakutan meringkuk di ranjang nya.
" Apa yang terjadi Kenan " Tanya Abi Sulaiman Juga yang menyusul istrinya tadi.
"Aku tidak tau Abi" Jawab Kenan Cemas dan juga bingung dengan sikap Zila.
" Mas, Zila pingsan Lagi mas" Kata Umma Zahra saat Zila kembali tidak sadar kan diri.
" Kita bawa ke rumah sakit saja Umma" Sahut Kenan Mendekati Umma Zahra Untuk menggendong istri nya.
,,,
" Umma, Abi, Bagai mana Dengan keadaan kak Zila" Tanya Zira yang baru tiba di rumah sakit bersama dengan suami nya yang mengantar nya.
" Sedang di tangani Sayang '' Jawab Umma Zahra benar benar khawatir. Umma Zahra sangat sedih atas apa yang berlaku pada putri putri nya, Beberapa bulan ini mereka terus di uji dari mulai hilang nya Zira beberapa bulan lalu, Hilang ingatan, Dan sekarang Zila yang tiba-tiba bertingkah aneh dan pingsan.
Cklekkkk
Akhir nya dokter yang menangani Zila keluar.
" Bagaimana dengan istri saya Dokter" Tanya Kenan Tidak sabar melihat wajah dokter wanita yang berada di hadapannya.
" Maaf, Apa anda suaminya Pasien " Tanya Dokter tersebut.
" Iya dok" Jawab Kenan.
Mereka semua tidak sabar ingin mendengar penjelasan dokter.
" Selamat tuan, Istri anda sedang hamil, Usia kehamilan istri anda sudah jalan tujuh minggu " Jelas Dokter tersebut.
Deg !
Semua yang berada di sana kaget dan membeku mendengar dokter yang mengata kan jika Zila sedang hamil.
Tubuh Umma Zahra langsung lemah saat mendengar putrinya sedang hamil. Abi Sulaiman menangkap Tubuh istrinya yang melemah
Tidak terkecuali Kenan yang masih membeku. Karena Kenan Sama sekali belum mengingat Zila wanita yang dia renggut kesuciannya malam itu.
πππ
Ok ya sampai sini saja bunda bahas tentang Kenan nya. Bunda akan kembali membahas Zila π. Kerana ini memang novel ILham & Zira