
Di lain tempat di sebuah ViIla tampak seorang pria yang berdiri sambil menunduk.
" Bodoh !!. Pekerjaan Sebegitu mudah nya kau bisa gagal" Marah seorang wanita pada pria yang dia bayar untuk mencelakai ILham.
" M Maaf kan kesalahan saya nyonya.. " Jawab Pria yang hampir menabrak ILham tadi.
Cklekkk
Tiba tiba Masuk seorang pria ke dalam ruangan wanita yang sedang marah marah.
" Kau dari mana saja... Mama menelpon mu tapi kau langsung tidak menjawabnya" Marah wanita tersebut pada putra satu satunya.
" Ma, Cukup ma, Sampai kapan mama mau balas dendam ma... Aku mencintai wanita itu dan dia juga sudah hamil anak ku, Tapi kenapa Mama terus memaksa ku Untuk berpisah dengannya Ma.. Sampai kapan Mama Ingin hidup dengan dendam Mama Itu.. Aku lelah Ma" Marah Putra dari wanita tersebut.
" Dani !! Kau sudah mulai pintar melawan Mama hanya untuk wanita itu hah !!! " Marah wanita tersebut pada Putranya yang biasa dia panggil Dani.
" Terserah mama saja.. Aku lelah Ma" Dani ingin kembali melangkah keluar dari ruangan Mamanya.
" Baik lah... Mama akan mengijin kan kau menikah dengan wanita yang kau gila kan itu, Tapi dengan satu syarat, Kau harus bisa Memisah kan ILham dengan istri baru nya itu.. Bagaimana" Ujar Wanita tersebut.
Dani Terdiam dan berfikir sebentar. " Mama kan tau jika wanita itu bisa bela diri, Bagaimana cara melakukan yang Mama Ingin kan." Bantah Dani.
" Apa kau ini bodoh !! jadi Cassanova kau bisa tapi berfikir sedikit saja kau sudah bodoh !! " Marah Wanita tersebut.
Pria itu terdiam sebentar kemudian berfikir. Beberapa detik kemudian dia langsung kembali melihat pada Mama nya.
" Maksud Mama, Mama ingin aku mencelakai wanita itu jika dia sedang hamil?" Tanya Dani pada Mama nya. Dia bisa baca Akal picik Mamanya.
Wanita itu tersenyum Licik kemudian mengangguk. " Kau memang Putra ku, Kau sangat pintar bisa dengan mudahnya menangkap yang Mama Ingin kan" Jawab wanita itu.
" Baik Lah.. Aku akan coba melakukan yang Mama ingin kan.." Jawab Dani
dengan pasrah menarik nafas kemudian keluar dari ruangan Mamanya.
" Pergi lah, Pantau terus gadis Itu.. jangan sampai kalian ketahuan" Perintah wanita tersebut pada anak Buahnya.
" Sebentar lagi dendam ku akan terbalas kan." Gumam wanita tersebut dengan bola mata yang menyimpan dendam yang mendalam.
,,,
Taiwan.
Di sebuah Hotel tempat ILham menginap. Dia tiba tiba merasa gelisah dan memegang dada bidangnya di bahagian jantungnya.
" Kenapa aku merasa gelisah.. " Gumam ILham mengambil ponselnya dan menghubungi Sekretaris Jack untuk datang ke kamarnya.
Beberapa minit Berlalu Sekretaris Jack sudah tiba.
Tok tok tok
Sekretaris Jack mengetuk Pintu kamar tuannya.
ILham melangkah membuka pintu kamarnya.
" Ada yang bisa saya bantu tuan muda." Tanya Sekretaris Jack.
" Jack, Apa kau sudah menemui informasi tentang mobil yang hampir menabrak Ku Seminggu yang lalu " Tanya ILham. Karena memang sudah satu Minggu ILham berada di Taiwan.
" Belum Tuan, Tapi seperti nya Nomor Plat Mobil itu di palsukan tuan" Jawab Sekretaris Jack.
ILham melangkah masuk ke dalam kamar nya di ikuti Sekretaris Jack.
" Kira Kira Apa yang mereka ingin kan dari Ku, Kenapa mereka berniat mencelakai ku" Tanya ILham pada Sekretaris Jack.
" Apa tidak sebaiknya Tuan muda pertanyakan ini pada Tuan Besar (Aggam) Siapa tau saja tuan Besar tau" Saran Jack.
" Kau Benar Jack.. Baik lah, Bersiap Untuk pulang Besok " Perintah ILham pada Sekretaris Jack.
" Baik Tuan.." Jawab Jack kemudian Izin pamit.