MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
Identitas


Di kantor ABADIJAYA Group.


" Ini Data data yang tuan minta" Kata Sekretaris Jack Saat sudah menemu kan data data Kekasih Salfa Dan Kegiatan Salfa selama dia sudah mencerai kan Salfa.


" Baca kan saja Jack " Kata ILham duduk dengan serius ingin mendengar informasi yang di dapat kan Sekretarisnya.


" Mulai dari yang mana dulu tuan" Tanya Sekretaris Jack.


" Mana Mana Saja"


" Baik Tuan Muda, Saya akan Memulai Dari Data kekasih Nona Salfa." Kata Sekretaris Jack di Angguki oleh ILham .


" Dani Farhan Berusia 30 tahun Bekerja sebagai manager di salah satu perusahaan. Dia juga anak tunggal dari seorang wanita narapidana. Dani Lahir di penjara, Kemudian di besar kan Oleh Ayah angkatnya di luar negeri. Saat dia berusia 25 tahun dia memutus kan untuk tinggal di Indonesia. " Jelas Jack.


" Narapidana.. Bagaimana Bisa, Siapa nama ibunya" Tanya ILham.


" Maaf tuan Muda, Kami belum menemukan identitas tentang Ibunya. Karena sepertinya identitasnya di lindungi dengan rapat.


ILham terdiam dan berfikir sebentar. Dia kembali teringat dengan Mobil yang hampir menabrak nya tempoh Hari. Mungkin Aku harus menemui Daddy dan bertanya padanya. Siapa tau saja dia mengetahui sesuatu. Batin ILham.


" Terus kan Jack"


" Baik tuan. Jika tentang nona Salfa kami tidak menemui apa pun yang mencurigakan. Saat ini dia juga sudah menikah Dengan kekasih nya tuan" Jelas Sekretaris Jack


ILham mengangguk angguk." Baik Lah.. Kau pantai mereka dari jarak jauh. Dan jangan Sampai mereka menyadari nya." Perintah ILham.


" Baik Tuan"


,,,


Di lainn tempat.


" Dani, Kau dari mana saja " Tanya Mamanya Padanya.


Dani menatap tidak suka kepada Mamanya, Tidak menjawab mamanya dan melangkah Masuk ke dalam kamarnya yang berada di Villa Mamanya Kemudian Mengambil sesuatu dan Keluar Lagi Ingin Melewati Mamanya.


" Rossa !! Cukup Rossa, Kenapa kau sering membentak Anak Mu sendiri" Tegur Nardi yang datang bersama Istrinya ke Villa Rossa.


Rossa sudah Lima tahun keluar dari penjara karena Aggam yang memberatkan hukumannya. Rossa sangat membenci Aggam dan Semua anggota keluarga nya. Dia berniat mencelakai Aara. Tapi dia selalu gagal karena Aggam sampai saat ini sering mengerahkan orang orang untuk menjaga istrinya dari jarak jauh.


Tidak punya jalan lain lagi akhirnya Rossa memutuskan untuk mencelakai ILham melalui Salfa dan menyuruh anaknya mendekati Salfa. Tapi ternyata dia kembali gagal karena ILham bukan pria yang mudah di kelabui. Yang membuat dia bertambah marah lagi karena putranya ternyata benar benar mencintai Salfa.


Saat Rossa keluar dari penjara. Nardi membeli Villa untuk Rossa tinggali bersama Putra nya. Nardi sudah menganggap Dani seperti anak nya sendiri. Ya walaupun Dani bukan Anak kandung nya. Dia tetap menyayangi Dani karena dia yang membesarkannya.


Kembali ke villa Salfa.


"Kau jangan masuk campur tentang urusan ku bersama Putra ku. Urus saja istri mu itu" Ketus Rossa menatap tidak suka pada istrinya Nardi.


" Gila dan tidak waras" Kata Istri Nardi.


" Cih! " Decih Rossa yang sangat membenci istri Nardi.


" Mana istri mu Dani. Kenapa kau berada di sini" Tanya Nardi Pada Dani.


" Di rumah Ayah. Aku pamit dulu Ayah" Kata Dani langsung melangkah keluar dari Villa mamanya.


"Dani aku belum selesai Dani " Teriak Rossa tapi tidak di hiraukan oleh Dani.


,,,


Sore hari.


Zira sedang melayani beberapa Pelanggan yang makan di warung mbok kasih. Saat membalikkan tubuhnya ternyata ILham sudah berdiri di punggungnya yang membuat Zira kaget.


"Apaan Sih Om.. Bikin Kaget aja.. Wajah Om udah Kayak foto pajangan di Warung ini, Pagi, Siang, Sore, Malam hari hanya liat Wajah Om Saja terus.. Apa Om tidak bekerja ya " Kata Zira mengoceh. Karena selama Dua Minggu ini ILham terus datang ke Warung Mbok Kasih.


Zira Juga sudah mulai terbiasa dengan kehadiran suaminya. Walaupun dia sering mengoceh di hadapan ILham, Tapi sebenar nya dia senang jika ILham sering berkunjung ke Cafe Mbok Kasih.