MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
Aku membenci mu


Zira menahan Air mata nya sekuat tenaga agar tidak jatuh di hadapan suaminya. Zira memutus kan kontak matanya pada ILham.


" Maaf kan Aku kak, Aku tidak sengaja membohongi kakak. Aku pamit ke Cafe Umma.." Kata Zira membalikkan tubuhnya dan melangkah menghampiri pintu ruangan ILham. ILham juga masih terus menatap Zira.


"Aku juga pamit untuk tidur di rumah Umma malam Ini.. Sekali lagi aku mimta maaf " Kata Zira berusaha bernada baik baik saja. Zira memutar knok pintu dan langsung keluar dari ruangan suaminya. Bersamaan air mata Zira juga jatuh di kedua pipinya.


Zira menyembunyikan Wajahnya dari Karyawan yang melihatnya dan berjalan cepat turun ke bawah menuju motornya di parkiran.


Di ruangan ILham masih diam menatap pintu ruangannya. ILham menarik nafas dalam kemudian memanggil Jack untuk ke ruangannya.


Tok tok tok


" Masuk" kata ILham berdiri dari duduknya dan melangkah mendudukkan tubuhnya di kursi meja kerjanya.


" Ada yang ingin saya bantu tuan muda." Tanya sekretaris Jack saat sudah berdiri d hadapan meja kerja ILham.


" Kita langsung saja berangkat besok ke taiwan" Kata ILham memijat pelipisnya.


" Tapi tuan, penerbangan kita ke Taiwan lusa tuan." Jawab Sekretaris Jack.


'' Guna Jet pribadi saja" Ujar ILham.


" Baik lah Tuan muda"


" Jack, Kau sudah siap kan aku surat cerai yang aku minta itu, " Tanya ILham lagi.


" Sudah tuan muda, Surat itu sudah berada di ruangan saya, Apa tuan menginginkan nya."


"Ya Jack, b


"Baik Tuan Muda."


,,,


Di motor Zira menjatuhkan air matanya. Ya Allah... Kenapa aku merasa sangat sakit.. Aku benci perasaan ini... Ini bukan diri mu Zira Hiks Hiks hiks. Tanpa sadar Zira menjalan kan motornya ke sebuah pantai.


Zira turun dari motor dan berjalan ke pinggir pantai. Saat tiba di sana Zira melihat tidak ada orang di sana.


" Aku membenci mu ILham Delvan kulkas sialan !!!.. Aku ingin memberi mu bogem mentah ku !!! Arkhhhhhhhhh " Zira berteriak melepaskan rasa sesak di dada nya.


"Ape tekak awak tak sakit ke teriak macam tu ?? " Tanya Sam yang berada di sana. Sam sedang memfoto foto pemandangan di sana tapi tiba tiba Zira datang dan langsung berteriak yang membuat sam kaget mendengar Suara Zira. Zira memang tidak sadar dengan kehadiran Sam yang berada di sana.


Zira langsung cengengesan pada Sam." Anda sedang buat apa di sini" tanya Zira balik.


" Anda, Kan saya dah kata tadi panggil Sam Jak... Awak ada masalah ke? " Tanya Sam pada Zira Lagi kemudian mendudukkan dirinya di pasir pinggir pantai.


Zira juga ikut mendudukkan dirinya dengan jarak satu meter dari Sam.


" Tidak... Aku tidak memiliki masalah apa pun. Kau sedang buat apa di indonesia, Sepertinya kau bukan warga Indonesian " Zira kembali bertanya pada Sam.


Sam Tersenyum manis pada Zira "Ya, saye cuti (libur) tak tahu nak gi mane, aku teringat pulak kat Indonesia ni, so try try lah cuti kat sini Kut Kut terjumpa jodoh" Canda Sam pada Zira sambil tertawa.


Zira terbengong melihat Sam dan sedetik kemudian Zira langsung tertawa.


Sam mengangkat satu alisnya saat melihat Zira tertawa" Awak ni pelik (aneh) Kan.. Awak gelak (tawa) kan Saya ke? " Tanya Sam yang aneh melihat Zira.


" Omongan mu itu lucu banget... hahahaha " Kata Zira kembali tertawa. " Soalnya aku nggak ngerti apa yang kau katakan." Tambah Zira kembali tertawa.