
Argun Hardiano putra tertua Ilham dan Zira.
Argina Hardiana putri nomor dua.
Arga Hardian putra bungsu.
Bayi bayi munggil itu di namai baby '3 AR'
Malam hari.
Zira sedang duduk di sofa memangku bayi nya yang bungsu, sedangkan bayi nya yang lain sedang bermain bersama dengan Nining dan mbok kasih " Kak Ilham mau ke mana? " Tanya Zira pada suaminya yang sudah rapi.
Ilham mengalihkan pandangan nya pada istrinya " Aku mau keluar sebentar Zira, Kau mau ikut" Tanya Ilham pada istrinya.
" Emang kak Ilham mau kemana Sih? " Tanya Zira mengerut kan keningnya.
" Ada urusan sebentar di luar Baby " Jawab Ilham.
" Itu dia yang aku tanya kan kak, emang urusan apa sih sampai serapi itu "
" Ada rekan kerja yang undang untuk hadir ke acara ulang tahunya, kau mau ikut "
" Owh, enggak arh " Jawab Zira menggeleng dan bermain bersama bayi nya.
Ilham mendudukkan diri nya di dekat istrinya dan memeluknya " Ada apa dengan wajah mu.. Kau terlihat sangat cemberut " Tanya Ilham mencubit lembut pipi istrinya.
" Nggak, aku nggak apa apa " Jawab Zira masih cemberut.
" Ya sudah, aku pergi dulu, soalnya aku mau pulang lebih awal, dah baby " Kata Ilham mencium pipi istrinya dan langsung bergegas pergi.
" Mau ajak juga nggak ikhlas banget, udah rapi baru ngomong mau ikut apa nggak, dari tadi kemana aja sih" Gumam Zira saat suaminya sudah pergi dari hadapannya. Zira benar benar kesal pada suaminya.
,,,
Ilham melangkah masuk ke dalam hotel bersama asisten nya. Dia memang tidak datang sendiri, Melainkan datang bersama asistennya.
" Selamat datang tuan muda Ilham, satu kehormatan bagi saya karena tuan muda ingin mengunjungi acara ulang tahun putri saya yang sangat sederhana ini " Kata rekan bisnis Ilham pemilik acara.
" Ya, sama sama, apa acaranya sudah di mulai ? " Tanya Ilham karena dia ingin segera pulang.
" Iya tuan, silakan duduk, sebentar lagi acara nya akan di mulai " Kata pemilik acara mempersilakan Ilham untuk duduk.
Beberapa minit berlalu acara pun di mulai. Setelah acara selesai, Ilham berbincang bincang bersama beberapa rekan bisnisnya.
Tidak berapa lama Ilham akhirnya pamit pulang. Saat ingin melangkah keluar dari hotel tersebut, tiba tiba seorang wanita yang seperti sengaja menabrak nya dan menjatuh kan tubuh nya di pelukan Ilham.
" Maaf kan saya tuan, saya benar benar tidak sengaja " Kata wanita tersebut yang ternyata ada lah anak dari pemilik acara yang saat ini ulang tahun.
Ilham hanya menatap datar wanita tersebut kemudian kembali melangkah.
" Maaf nona, ku rasa lain kali nona boleh lebih berhati hati" Ujar Jack pada wanita itu.
" Cih, sombong.. Liat saja, aku akan mendapat kan mu " Gumam wanita tersebut dengan angkuh dan percaya diri jika dia bisa menakluk kan seorang Ilham yang terkenal dengan dingin dan datar.
,,,
Tiba di mensionnya, Ilham langsung menuju kamar nya dan membersih kan tubuhnya. Setelah itu Ilham melangkah ke kasur dan mengecek istrinya yang ternyata sudah tidur.
" Baby.. Kau sudah tidur " Tanya Ilham pada istrinya.
Zira hanya diam pura pura tidur, Dia masih sangat kesal pada sikap suaminya.
๐๐๐๐
Maaf ya para reader๐ Novel ini masih sangat panjang, Dan masih lama lagi tamat nya.Jadi jika ada yang beranggapan mau tamat, itu berarti salah besar, karena novel ini masih panjang alur nya. Author juga nggak lagi ngejar target kok๐