MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
siapa


Di Mobil Zira terdiam memikirkan Dani suami Salfa. Dia sangat yakin jika Dani adalah pria Yang menculik nya tempoh hari.


ILham melirik istrinya Yang Hanya diam tidak seperti biasa nya.


" Ada apa" Tanya ILham yang masih Fokus menyetir.


" Tidak ada apa apa kak. Oya Kak, Apa Besok aku bisa pamit ke rumah Abi" Ijin Zira pada Suaminya.


" Boleh, Tapi nanti aku yang hantar. dan jika di rumah Abi, Kamu di ruang bawah saja, Jika Mau tidur kan ada kamar tamu, Tidur di kamar tamu Saja, Tunggu sampai Aku datang menjemput mu. Aku tidak mau Kau naik Di kamar mu, Nanti kau bisa terjatuh " Pesan ILham panjang lebar pada Isterinya.


"Semenjak aku hamil, Suami ku Benar benar sudah menjadi rempong yang Sangat cerewet" Gumam Zira Masih Di dengar oleh suaminya.


Karena aku sangat menyayangimu dan Mencintai mu baby... Tentu saja Aku tidak ingin terjadi apa apa Pada Mu dan juga calon bayi kita. Batin ILham Hanya menjawab gumam istrinya dalam hati.


,,,


Malam hari.


Di Mension ILham.


Setelah selesai sholat. ILham melangkah ke Ruang kerjanya. Zira yang melihat suaminya sudah masuk ke dalam ruang kerja. Dia buru buru mengambil ponselnya dan menghubungi nomor ponsel Dani


Drrrtttt Drrrtttt Drrrtttt


Ponsel Dani berdering.


" Hello" Jawab Dani


" Aku ingin menemui mu besok, Kau pasti tau apa yang ingin Aku bicarakan pada mu Kan" Kata Zira langsung pada Intinya.


" Kirim saja lokasi mu besok" Jawab Dani.


Sebenarnya Dani Sudah tau jika Tujuan Zira meminta Nomor ponsel istrinya tadi hanya untuk menghubungi nya. Dani sudah Bisa menduga jika Zira mengetahui nya.


"Zira" Panggil ILham dari Punggung Zira Dan menghampiri istrinya yang Berdiri di balkon kamar sedang menelpon seseorang.


Zira buru buru mematikan ponselnya" Siapa Yang Kau hubungi?" Tanya ILham melangkah menghampiri istrinya.


" Umma, Aku baru saja menghubungi Umma" Jawab Zira dengan tenang Agar Suaminya percaya. Tapi Zira silap, ILham sangat sulit untuk di kelabui.


" Benar kah.. Kenapa kau berdiri di Sini, Angin tidak baik untuk tubuh mu, Masuk lah dan istirahat " Ujar ILham mengambil ponsel dari tangan Zira dan langsung mengantongi Ponsel istrinya.


Zira melirik pada Ponsel nya Yang berada di saku suaminya. Duh, Mengapa dia mengambil ponsel ku, Aku bisa Gawat jika Sampai dia memeriksa panggilan ku barusan, Dan aku belum sempat Menghapus kontak di ponsel ku tadi. Batin Zira Melangkah masuk Ke dalam dan Naik Ke Atas Ranjang.


Karena Zira memanggil Sudah mengantuk. Dia Langsung tertidur.


Saat sadar Istrinya sudah tertidur. ILham mengeluarkan ponsel Zira dan Melihat panggilan Zira barusan.


ILham langsung mengirim nomor tersebut ke ponsel nya. Setelah itu Dia Mencoba menghubungi nomer Ponsel Itu. Dan ternyata Dani mengangkat panggilan nya.


Setelah Dani mengangkat panggilan nya. ILham langsung menutup ponselnya Dan kembali berbaring kemudian mengahadap kan tubuhnya ke Istrinya Menatap wajah cantiknya.


Siapa Pria yang baru saja kau hubungi. Batin ILham Merapi kan anak rambut Istrinya. ILham tidak lagi seperti Dulu Yang Suka mengambil kesimpulan sendiri.


Dia menarik Nafas dalam mencium dahi istrinya kemudian Memeluk nya.


,,,


Keesokan harinya.


" Kak ILham tidak mampir dulu" Tanya Zira pada suaminya saat mereka sudah tiba di depan Rumah Abi Sulaiman.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Seperti nya yang menang undian Alzam & Nining deh. 🀣