MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
Zira yang Menjengkelkan


Teriakan ILham membuat Jack yang baru melangkah masuk ke dalam ruangannya menjatuhkan Berkas berkas yang dia bawa akibat Kaget mendengar tuannya berteriak.


''Jack !! Kau hanya diam saat melihat wajah ku yang sangat berantakan seperti ini tanpa memberitahukan pada ku seperti apa wajah ku Jack ! "Sentak ILham menatap sangar pada Jack.


Loh... Kok salahan nya di aku.... Bagaimana sih ni tuan muda... Kan dia yang Enakan Ma istrinya. Batin Jack menggaruk kepalanya yang tidak gatal saat ILham memarahinya tentang lehernya


" I I Itu... " Ucap Jack terbata bata karena wajah tuannya yang sangat menyeram kan.


" Cukup !!!... Kau tidak perlu menjelaskan apa apa. Ziraaaa... Sebentar lagi aku ada rapat, Dan mau ku apa kan wajah ku ini.." Kesabaran ILham benar benar di Ambang batas Akibat kelakuan Usil Istrinya.


Awas Kau Zira. Batin ILham mengatup kan Giginya.


,,,


Zira menyuruh Supir menurunkan nya saat sudah dekat dari Cafe Ummanya. Dia berniat berjalan jalan ke Cafenya setelah satu Minggu di kurung oleh Oma Sarah atas perintah suaminya.


Supir pun Patuh dan menurunkan Zira. Lagi lagi Zira merasa ada yang sedang mengikutinya dari arah belakang. Zira Hanya Membiarkan dan terus melangkah ke Cafe Ummanya.


Saat tiba di Cafe Zira langsung memeluk tubuh Umma nya dari belakang.


"Astaghfirullah... Ngapain datang bukan nya beri salam, Tapi langsung main peluk peluk Umma saja, Bikin Kaget Umma Saja Zira" Oceh Umma Zahra saat Kaget Mendapat pelukan dari Zira.


Zira Menyengir" Aku kangen banget Ma Umma Soalnya... Sis Zila Mana Umma'' Tanya Zira mencium punggung tangan suaminya.


" Di rumah.. Mungkin sebentar lagi Kakak mu kemari.. Zira dari mana Saja beberapa hari ini .. Kenapa baru muncul" Tanya Zahra yang beri melihat putrinya.


" Mension Aja Umma.. Kak ILham ke Taiwan dan tidak mengijinkan aku untuk kemana mana " Jawab Zira.


Zahra hanya mengangguk menjawab Zira.


". Assalamualaikum " Salam Zila Yang baru tiba.


" Waalaikumussalam..." Serentak Umma Zahra dan Zira Menjawab Salam Zila.


" Di rumah Aja Kok. Nggak ke mana mana." Jawab Zira tersenyum Manis pada Kakaknya.


,,,


Di sebuah Villa.


" Bagaimana... informasi apa yang kau ada.. " Tanya wanita tersebut pada anak buahnya yang Sering mengikuti Zira.


" Wanita itu sudah kembali bekerja seperti semula nyonya" Jawab Anak Buahnya.


Wanita tersebut melihat pada putranya yang juga sedang duduk di ruangannya.


" Kapan kau akan menjalankan rencana mu.." Tanya Nya Pada pada anaknya.


" Malam Nanti" Jawab Dani Singkat tanpa melihat pada Mamanya. Dia sedang sibuk Bermain Ponselnya.


Mamanya mengangguk " Kalian Persiap kan Saja rencana yang sudah di susun" Kata wanita tersebut Pada Anak Buahnya lagi.


" Baik Nyonya " Serentak mereka berdua.


"Pergi lah "


" Baik"


" Apa kau benar benar akan menikah wanita itu" Tanya Wanita tersebut Pada Dani.


" Ya, Kan seperti itu perjanjian kita.. Apa Mama Mau Pungkiri janji Mama Lagi." Jawab Dani menatap curiga pada Mamanya.


Mamanya mengangkat bahu acuh." Apa yang buat kau tertarik pada wanita itu... Kau bisa mendapatkan wanita yang jauh lebih cantik darinya" ujar mamanya.


Dani mendengus kesal mendengar ucapan Mamanya dan berdiri dari duduknya melangkah keluar dari ruangan mamanya tanpa pamit. Dia malas melayani sikap mamanya yang sering memaksa nya.