MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
Berhenti


"Ku Terima nikah dan kahwin nya Zil---- "Ucapan Ustadz Damar terhenti oleh teriakan Kenan.


"Berhenti " Teriak Kenan berlari masuk ke dalam acara pernikahan Zila dan langsung menarik tubuh Zila yang duduk di sebelah calon suaminya.


" Tidak... Kau tidak bisa menikah... Aku mencintaimu... kau tidak bisa menikah dengan pria lain... Aku Tidak siap untuk kehilangan mu... Aku sudah sangat lama mencintai mu... Ku mohon, Kau tidak bisa menikah..." Kata Kenan memeluk erat tubuh Zila sambil menjatuhkan air matanya. Zila gemetaran karena berada di dalam pelukan Kenan Laki laki yang telah merenggut kesucian nya. Karena Zila  masih sangat trauma dengan tragedi malam malam kelam itu.


Semua yang berada di acara pernikahan  Zila Kaget dengan tindakan Kenan.


Begitu pun dengan Papi Bima dan juga Mami Ayuna saat mendengar ungkapan isi hati putra nya. Jika saja dari awal mereka tau jika yang di sukai oleh putra nya iya itu Zila, Mereka mungkin dari awal lagi akan menjodoh kan Kenan dan juga Zila.


Tiba tiba.........


Brukkkk


Zila jatuh tidak sadar kan diri karena terlalu takut pada Kenan. Acara pernikahan Zila jadi huru hara.


" Zila" Teriak Ustadz Sulaiman Bersamaan dengan Istrinya.


Alzam langsung mengangkat tubuh adiknya untuk naik ke kamar nya. Pernikahan Zila terpaksa di tunda sebentar karena kekacauan yang terjadi.


,,,


Saat ini Keluarga Calon suami Zila, Kenan dan Kedua orang tuanya semua berkumpul di lantai atas untuk membicara kan tentang kekacauan yang di buat oleh Kenan. Sedang  kan Zila belum sadar kan diri sedang berada di kamar nya bersama Nining, Zila, Umma.


" Apa yang kau lakukan Kenan" Tanya Ustadz Sulaiman Menatap tajam Pada Kenan.


Kenan mengangkat Pandangan nya dan melihat Ustadz Sulaiman yang menatap nya dengan tajam.


" Aku mencintai Zila Paman...  Ku mohon jangan nikah kan zila dengan orang lain... Ku mohon Paman" Kata Kenan memohon  pada Abi Sulaiman.


" Kenapa kau terlalu bodoh Kenan, Kenapa kau tidak membicara kan semua ini dari awal lagi, Kenapa kau tidak  memberi tau kan pada Papi dan juga mami jika yang kau sukai itu Zila, Agar dari awal kami bisa menjodoh kan mu dengan Zila, Kalau sudah seperti ini, Kau tidak punya harapan Lagi, Di sana calon istri mu juga sedang menunggu mu, Dan di sini juga Zila sudah memiliki calon suami, Tapi kau mengacau kan semua nya Kenan" Sentak Papi Bima ingin sekali memukul putra nya jika tidak di tahan oleh Mami Ayuna.


" Tidak Pi, aku hanya ingin menikah dengan Zila, Ku Mohon Paman" Lirih Kenan dengan wajah sendu nya dan kembali melihat pada Abi Sulaiman yang benar benar pusing menghadapi Kenan yang ternyata sangat mencintai putrinya. Abi Sulaiman ingin marah. Tapi dia juga tau apa yang di rasakan oleh Kenan saat ini. Dia juga pernah berada di posisi yang merasa hancur karena terpisah dari Istrinya saat baru pertama menikah karena fitnah.


" Papi Benar benar ingin memukul mu Kenan" Marah Bima.


" Kenan jangan seperti ini Nak, Kau harus ingat dengan paman Dafin, Keluarga nya akan malu jika sampai kau tidak menikahi Riska sayang" Kata Ayuna dengan nada yang sangat kecewa pada putra nya.


" Tapi aku mencintai Zila Mi... Dulu aku mau di  jodoh kan dengan Riska, itu karena aku berfikir jika yang menikah dengan ILham benar benar Zila.. Andai kan aku tau jika yang menikah itu ada lah Zira, Aku tidak akan mau di jodoh kan dengan siapa pun Mami, papi, " Jelas Kenan berputus asa terlihat jelas dari wajah nya.


Tiba tiba terdengar suara dari Ustadz Damar yang dari tadi hanya diam mencerna "  Baik lah, Jika memang kau benar benar mencintai calon istri ku, Maka aku memilih untuk melepas kan nya. Menikah lah dengan Zila." Kata Ustadz Damar yang tidak tega melihat Kenan yang sangat mencintai calon istrinya.Bagi ustadz Damar Belum tentu juga dia bisa mencintai Zila seperti mana Kenan Mencintai Zila yang terlihat jelas dari kedua bola matanya.


"Anda serius" Tanya Kenan penuh harap pada Damar. Ustadz Damar mengangguk dan tersenyum pada Kenan.


" Kau serius ingin melepas kan Zila nak" Tanya Ibu Damar pada putranya.


" Ya Ibu, Mungkin Damar belum berjodoh dengan Zila Bu. Semua telah di atur oleh ketentuan nya" Jawab Ustadz Damar masih tersenyum.


" Tapi bagaimana dengan Calon istri mu Kenan" Tanya Papi Bima.


,,,


Di  rumah Paman Dafin.


Mereka semua masih menunggu Kenan dan keluarga nya yang tidak kunjung datang


Tiba tiba Sisil memanggil putra nya yang duduk tidak jauh dari nya." Daffa " Panggil Sisil pada Daffa dengan suara yang di pelan ka


Daffa yang mendengar ada yang memanggil nya, mengalih kan   pandangannya ke belakang


" Sini" Panggil Sisil masih mengecil kan suara nya.


Sisil berdiri dari duduk nya dan mengajak putranya ke belakang.


" Ganti kan Kenan nak, Untuk menikah dengan Riska" Kata Mama Sisil.


Daffa sangat kaget mendengar permintaan Mama nya. " Apa yang mama Kata kan, Aku tidak mencintai Riska Ma" Jawab Daffa.


" Daffa, Kau kan tau sayang, Tante Kesha itu orang nya baik banget, Dan dia juga teman Mama, Apa kau tega jika sampai keluarga mereka akan di permalu kan." Ujar Sisil mencoba untuk membuat putra nya mengerti.


" Tapi ma.. Aku benar benar tidak punya rasa sedikit pun pada Riska Ma.. Aku hanya menganggap nya Sebagai adik ma" Jawab Daffa Lagi yang tidak Ingin menikahi Riska Karena Dia memang tidak Memiliki Rasa sedikit pun pada Riska yang sebenarnya sangat mencintai nya.


" Daffa, Cinta akan tumbuh dengan sendiri nya jika sudah terbiasa Daffa. Ayo lah nak, Selamat kan harga diri keluarga paman Dafin Nak" Bujuk  Sisil pada putranya.


Akhirnya Daffa hanya menarik nafas berat dan mengangguk mengiya kan permintaan Mama nya.


Sisil Tersenyum senang saat Daffa akhir nya setuju untuk menikahi Riska.


,,,


Kembali ke rumah Abi Sulaim


Drrrttt Drrrttt Drrrt


Ponsel Bima berdering.


Dafin.


" Hello Assalamualaikum" Jawab Bima.


"  Waalaikumsalam.. Bima, Daffa ingin mengganti kan Kenan, Jika Memang Kenan Tidak Ingin melangsung kan pernikahan ini, Karena kami juga sudah menunggu sangat lama Bima"   Kata Dafin Pada Bima.


" Baik Lah, Nikah kan saja Daffa dan Riska, Sekali lagi aku minta maaf sebesar besar nya pada mu Fin " Kata Bima terdengar tidak enak pada Dafin Sahabatnya yang paling somplak.


" Santai saja... Mungkin di Antara mereka belum berjodoh. Nanti kita lanjut ngobrol nya. Aku ingin meneruskan dulu pernikahan Riska dan Daffa, Kasihan para tamu yang sudah lama menunggu." Kata Dafin.


" Baik lah, Assalamualaikum"


" Waalaikumussalam"


Bima menutup ponselnya dan melihat semua orang yang berada di ruangan tersebut.


" Baik lah, Pernikahan mu bisa di terus kan dengan Zila, Karena Daffa akan menikahi  Riska" Kata Bima membuat Kenan bersyukur dalam hati.


" Apa nggak di tunggu nak Zila nya sadar dulu" Tanya mami  Ayuna.


" Tidak usah, Tamu undangan semua sedang menunggu di bawah, Kita tidak bisa lebih lama lagi untuk menunda pernikahan ini. Kita terus kan saja" Kata Abi Sulaiman.


Mereka semua pun turun ke bawah dan kembali melangsungkan pernikahan yang sempat tertunda, Ya Walau pun sudah di gantikan oleh Kenan dan bukan lagi Ustadz Damar.


" Aku kahwin kan kau, dan aku nikah kan kau dengan putri ku Zila Zalmara Dengan Mas kahwin seperangkat alat Sholat di bayar tunai" Ucap ustadz Sulaiman menikah kan Kenan dan Putrinya.


" Ku terima nikah Dan Kahwin nya Zila Zalmara binti Sulaiman Zakariya Dengan mas kahwin seperangkat alat sholat di bayar tunai " Ucap Kenan dengan lancar dan tenang.


Maaf Kan Author ya, Kalo lafadz nya salah


"Bagaimana para saksi, Sah"


" Sah "


💕💕💕


Maaf 🙏 ya bunda ulang di sini bab nya. Supaya tau sedikit kisah Damar dan juga Kenan 😁