Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda

Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda
Episode 132 : Aku akan menjaga mu!


Episode 132 : Aku akan menjaga mu!


.


.


Setelah mendengar ancaman Edgar, Marin dan Freya melongo dan melihat senjata api yang sudah diarahkan ke mereka.


Marin yang tidak mau mati dengan cepat meraih cambuk dan dengan tanpa berpikir menghunuskan cambuk itu ke bahu Freya.


"Ah! sakiittt!" teriak Freya menangis karena rasanya sangat perih dan sakit disaat bersama saat cambuk itu menghunus pundaknya.


"PLAK!"


Seperti tidak peduli dengan Freya, Marin masih saja menghunuskan cambuk nya sampai Freya sudah tidak tahan lagi.


"SIALAN! SAKITTT!"


Teriak Freya mengambil cambuk satunya lagi dan menghunuskan cambuk itu ke wanita yang selama ini ia panggil Ibu mertua.


"AHHHH!! DASAR GADIS TIDAK DIUNTUNG! BAGUSLAH KAU TIDAK MENIKAH DENGAN DEFFAN! KAU ITU SANGAT BODOH DAN JELEK!" teriak Marin menghina Freya sejadi-jadinya sembari melayangkan cambuk itu lagi.


Dengan tubuh yang sudah berdarah-darah, Freya yang baru saja merasakan rasa cemburu yang berlebihan ikut mencambuk Marin.


"Dasar tua Bangka, berani sekali kau mengatakan itu! jika bukan karena kau adalah Ibunya Deffan aku benar-benar akan muntah melihat wajahmu!"


"Dasar nenek sihir sialan!"


Teriak Freya sudah menangis tersedu-sedu.


Rasanya sakit sekali, keduanya merasakan rasa perih dimana-mana.


"Sakit sialan! dasar bajingan kau wanita murahan, kau selingkuh dengan Deffan dan bahkan kau menjebak Aluna! kau benar-benar orang paling menjijikkan yang pernah ada!" teriak Marin sudah mulai lemas.


Tetapi dia tetap menghunuskan cambuk nya sampai Freya tersungkur.


"Kau lah yang menyuruh ku mencari semua bandit itu, kau lah yang tidak suka pada Aluna, kau lah yang meremehkan Aluna selama ini! kau adalah orang paling menjijikkan Marin, bayangkan jika Putramu dan suami mu tahu, mereka akan malu padamu!" bisik Freya menyeringai dan seperti kehilangan kewarasannya.


Saat melihat itu Marin melongo.


Tubuhnya bergetar hebat dan dia tersungkur, "Tidak ... tidak, mereka tidak boleh tahu, jika mereka berdua tahu, hidupku akan hancur!" geram Marin mencengkeram rambutnya dan tidak mau suami dan putranya tahu kelakuan bejatnya.


"HA HA HA! PADA AKHIRNYA KAU LAH MONSTER NYA MARIN!" geram Freya bangkit lagi dan mengambil cambuk nya.


Lalu ...


Cambuk itu melayang lagi.


"Ahhhh! diam kau pelacur!" teriak Marin bangkit lagi dan kembali saling cambuk.


Sampai pada akhirnya mereka berdua pingsan di tempat dengan luka di sekujur tubuhnya.


"Tuan, mereka sudah pingsan, apa tindakan selanjutnya?" tanya anak buah Edgar yang setia berada di Edgar sejak tadi.


Edgar yang mendengar itu hanya menyeringai tajam.


"Biarkan saja, jika mereka mati disini lebih bagus, tetapi jika tidak mereka harus berlutut dan memohon ampun di bawah kaki ISTRIKU!" geram Edgar kemudian bangkit berdiri.


Dia harus segera kembali ke kamar nya dimana dia meninggalkan Aluna tertidur lelap disana.


.


.


Hari ini, tubuhnya terasa sangat ngilu, bagaimana pun dia juga baru saja kecelakaan mobil, walau tadi dia merasa baik-baik saja tetapi sekarang rasanya terasa ngilu dan pegal disana-sini.


"Ctak!"


Edgar membuka kamar pribadinya dan dia melihat istrinya tertidur lelap di atas ranjang nya.


"Persetan dengan rasa sakit ku, aku sama sekali tidak peduli, melihat mu berada di sisiku saja sudah menjadi obat paling hebat!"


"Sayang, sekarang aku benar-benar akan melindungi mu dan tidak akan membiarkan satu hal buruk pun terjadi padamu ..." bisik Edgar naik ke atas ranjang dan memeluk istrinya erat sekali.


Dia tidak peduli apa yang terjadi, dia tidak akan pernah mengorbankan istrinya untuk apapun, malahan Edgar akan mengorbankan segalanya demi istrinya itu.


.


.


.


Author : Guys maaf ya belum bisa update banyak, sekarang update sedikit dulu, kalau aku paksakan nanti malah alur ceritanya rusak karena ga mood.


Semoga aku udah fit besok ya, biar bisa update banyak lagi.


Aku benar-benar terharu sama semua pembaca ku yang sabar, sayang kalian banyak-banyak yaaa 🥺