Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
Cinderellaku.


JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat membaca😉


🌹🌹🌹🌹


Hari sudah sore sesuai dengan ucapan Rafa tadi akan datang MUA Artis yang akan mendandani Ririn.


" saya MUA yang akan mendandangi Nona dan ini pegawai saya, silahkan nona memilih Dress yang akan nona kenakan untuk malam ini." Ucap seorang MUA sopan.


Ririn nampak bingung melihat beberapa gaun dan Dress yang harganya tidak masuk akal itu berjejer di atas tempat tidurnya.


" Emm.. aku mau yang berwarna pink muda itu," menunjuk Gaun berwarn pink muda yang menurutnya lebih mencerminkan perasaan nya yang sedang bahagia dan berbunga.


"Emm tapi untuk sepatu aku tidak mau yang memiliki hakk tinggi seperti itu." Ucap Ririn sambil menunjuk beberapa sepatu yang Hak nya tinggi lebih 5Cm.


" Baiklah Nona, kebetulan saya membawa satu pasang sepatu yang sangat cocok jika dikanakan dengan baju itu." Ucap MUA sambil berjalan lalu mengambil bungkus kotak yang berisi sepatu.


" Bagaimana dengan ini nona?." Ucap MUA itu sambil menunjukan sepatu kaca yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah juga.


Ririn mengagguk, " Aku suka itu, terimakasih." Ucap Ririn senang karna melihat sepatu impian nya sepatu yang sering iya lihat di flm-flm kartun kesukaan nya.


Setelah memilihkan Gaun dan Sepatu yang akan iya kenakan kini saat nya MUA itu menyulap wajah istri dari pria terpandang di kotanya suatu kehormatan untuknya karna bisa melihat secara langsung dan dekat dengan seorang istri dari Rafasya Ammar Raid yang namanya sangat terkenal di kotanya karna Memiliki Daddy bernama Renan Raid yang tak lain adalah pengusaha yang cukup suskses di dunia bisnis.


MUA itu langsung memulai make Over wajah Ririn dengan lihai meski hatinya sedang gemetar karna takut hasilnya akan mengecewakan sang tuan muda yang terkenal kejam itu, sedangakan Ririn yang di dandani hanya mengikut saja dan diam.


Butuh waktu tiga jam untuk merias Ririn dari mulai wajah, perawatan medi pedi dan lainya yang sukses menambah kecantikan dari gadis cantik itu apalagi hiasan Ririn sangat tipis karna MUA tidak mau menangung resiko mengingat istri tuan muda itu masih berusia belasan tahun.


Rambut Ririn sengaja di uraikan dengan sedikit di Curlly agar bawah rambutnya sedikit bergelombang tak lupa di atas kepalanya di beri hiasan rambut bunga-bunga sesuai keinginan Ririn yang semakin terlihat seperti gadis kecil yang sangat cantik bak princes.


" Selesai..Mari nona saya bantu untuk memakai Gaun nya." Ucap Asisten MUA sambil membawa Ririn ke ruangan ganti.


setelah lima menit Ririn keluar dengan Gaun dan sepetu kacanya, ragu-ragu Ririn mendekat ke arah kaca melihat penampakan wajahnya lalu melihat tubuhnya dari atas sampai bawah.


" Apa ini aku?." Ucap Ririn merasa tak mengenali dirinya sendiri membuat MUA dan Asisten nya terkekeh. " Itu memang anda Nona, sebenarnya ini hanya Make Up tipis nona karna wajah anda memang sudah sabgat cantik tanpa di riaspun." Ucap MUA berkata jujur sejujurnya.


Ririn masih tak percaya dengan apa yang di lihatnya Gadis upik abu yang selalu berada di dapur dan tak pernah mengetahui kehidupan luar kini berubah menjadi seorang Ciderella yang baru memiliki dunianya.


" Terimaksih, karna kalian sudah membuatku bahagia." Ucap Ririn sambil tersenyum memperlihatkan gigi rata putihnya.


" Ini tidak seberapa dengan bayaran yang kami terima Nona." Ucap MUA itu sambil tersenyum mengingat tuan muda itu mebayarnya lebih banyak dari harga Job nya selama satu bulan.


" Memang nya berapa yang dibayar suamiku?,"Tanya Ririn penasaran.


" 1M nona, Tidak termasuk dengan Gaun dan sepatu yang nona kenakan." Ucap MUA itu sambil terkekeh karna melihat Ririn yang menganga.


" Suami anda sangat kaya Nona itu tidak seberapa untuknya, kalau begitu saya undur diri dulu Nona selamat berbahagia." Ucap MUA itu pamit undur diri lalu berjalan keluar kamar di ikuti Asisten nya dengan membawa beberapa peralatan make Up nya.


Ririn masih terdiam " Ini berlebihan, tapi jika boleh jujur aku suka semuanya." Bolehkah Ririn serakah ini semua adalah hal baru yang iya rasakan, dan iya merasa sangat senang meski iya sedikit tak enak hati karna telah menghambur-hamburkann uang Rafa.


Jam sudah menunjukan pukul 07:00 malam


" Apa aku boleh masuk." Ucap Rafa di balik pintu sambil mengetuk pintu. Hening tak ada jawaban yang membuat Rafa yang mengetuk pintu langsung membuka pintu itu perlahan.


Pria tampan itu berjalan mendekati Ririn yang duduk di tepi Ranjang dengan posisi membelakanginya.


" Apa yang sedang kau lakukan?." Tanya Rafa sambil memegang pundak Ririn.


dan seketika Ririn pun berdiri dan langsung melihat kearah sumber suara.


Gleh.. Rafa menelan ludahnya kasar melihat Ririn yang menurutnya sangat Cantik dan menggemaskan.


Blass on yang ada di pipinya membuat pipi Chabby nya semakin terlihat Chabby dan menggemaskan.


" kamu sangat Cantik Cinderellaku." Ucap Rafa sambil menatap kagum gadis kecil yang sedang berada di depan matanya itu.


Ririn yang di puji seketika wajahnya merona mendengar pujian Rafa lalu menunundukan wajahnya malu-malu.


"Terimakasih mas," Jawab Ririn malu-malu dengan wajah yang masih merona.


Rafa yang melihat tingkah Ririn seketika di buat gemas dan langsung mencubit gemas hidung minimalis istrinya itu, " Kamu sangat menggemaskan sayang, aku berganti pakaian dulu.. 15 menit aku akan mengajak mu ke suatu tempat." Ucap Rafa sambil mengedipkan matanya yang membuat gadis yang memakai gaun bak Cinderella itu memegang dadanya yang tiba-tiba saja berdegup kencang.


" Apa ini cinta? sejak kapan? " Batin Ririn sambil menatap punggung Rafa yang sudah mulai menghilang.


_____________


Disisi lain seorang ibu dan seorang anak yang baru pulang berlibur dari berbagai negara baru mamasuki rumah yang hampir satu bulan mereka tingalkan, para pelayan menunduk hormat pada dua wanita berbeda usia itu.


" Dimana si tua bangka itu apakah dia sudah mati?, " Tanya Bu Arini pada Asep yang bekerja sebagai perawat bayaran nya untuk menjaga Pak Danu.


" Tuan masih seperti dulu bu, masih dalam kondisi yang sama tidak bisa berbicara dan mengerakan tubuhnya." Ucap Asep si perawat bayaran jelas Pak Danu tak ada perubahan karna perawat yang bernama Asep itu tudak pernah mengurus pak Danu dengar benar, iya lebih sering bermain ponsel dari pada harus mengurus majikan nya yang apa-apa do lakukan di kamar seperti buang air kecil dan buang Air besar.


Bahkan Perawat bernama Asep itu pernah membiarkan Pak Danu yang buang air kecil selama 4 hari berturut-turut karna merasa malas untuk mengurus majikan nya meski pada akhirnya iya juga yang repot karna harus membersihkan bekas kotoran Pak Danu yang menempel di tubuh pria itu.


Bu Arini tersenyum puas melihat kondisi pak Danu yang tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa berbaring di tempat tidur." Hallo sayang, apa kabar." Bu Arini hendak dudur di tempat tidur namun iya urungkan karna mencium bau tak sedap dari tubuh suaminya.


" Kau sangat menjijikan, " Ucap Bu Arini yang langsung keluar dari kamar dan memanggil perawat suaminya.


" Cepat urus pria tua bangka itu, dan mandikan dia dengan bersih aku tak mau dia bau seperti tadi lagi." Perintah Bu Arini yang langsung di angguki Perawat itu dengan berat hati Asep pun memandikan pak Danu dengan mengerutu karna kesal.


_______


🌹🌹🌹🌹


Hargai penulis karna menulis itu ngak gampang💕


Terimakasih untuk kalian yang selalu suport Outhor 😉


TBC😚