Berbagi Cinta - Hati Perempuan

Berbagi Cinta - Hati Perempuan
Episode 90


"Beneran, Pa?" pekik istri Pak Tubagus saat Pak Tubagus menceritakan apa yang ia dengar semalam.


"Kamu dengar kan, Ma? Waktu Ibu mertua nya Adam bilang sebelumnya Alesha di madu dengan sepupu nya sendiri bahkan Alesha sampai harus bercerai, dan sepupu nya Alesha itu ya cuma sekretaris ku, si Vera" kata Pak Tubagus. Saat ini ia sedang sarapan bersama istri nya sebelum berangkat ke kantor.


"Ih, ngeri nya, Pa. Suami saudara sendiri di ambil" si istri bergidik ngeri namun kemudian ia langsung menatap tajam sang suami "Papa juga hati hati ya, awas saja nanti kalau Papa kepincut sama dia" tegas si istri


"Astagfirullah, Ma. Ya engga mungkin lah, Papa sudah tua"


"Tapi banyak tuh orang tua seperti Papa ini yang selingkuh sama wanita muda dan kebanyakan wanita wanita itu di kantor nya. Pecat aja lah, Pa" pinta si istri yang membuat mata Pak Tubagus langsung terbelalak.


"Ya jangan, Ma. Itu kan urusan pribadi mereka, tidak ada hubungan nya sama kita. Yang penting Vera bisa bekerja dengan baik"


"Tapi kan bahaya, Pa"


"Bahaya kalau laki laki nya lemah iman, kalau iman Papa kan kuat" si istri hanya mendengus mendengar ucapan suami nya.


.........


Sementara itu, Bima mengantar Vera sampai depan kantor nya. Kini hubungan kedua nya sudah lebih baik, Vera juga mengikuti saran Mama nya untuk mengalah pada Bima supaya tidak ada pertengkaran lagi.


"Hati hati ya..." kata Vera sembari mengecup pipi Bima.


"Iya, nanti pulang nya aku jemput" kata Bima.


Bima pun melajukan mobil nya menuju tempat kerja nya sendiri, setelah berbaikan dengan Vera kini perasaan nya jauh lebih baik. Walaupun terkadang Bima masih terngiang ngiang dengan ucapan Alesha yang menantang nya untuk mengambil Dameer jika suami Alesha tak bisa menjadi ayah yang baik.


Sesampainya di kantor nya, Bima langsung mendapatkan sambutan tak terduga dari Toni yang langsung menyodorkan foto akad nikah Alesha dan Adam. Bima tercengang dan ia tidak menyangka secepat itu Alesha menikah dengan Adam.


"Kamu dapat foto ini dari mana?" tanya Bima malas.


"Oh..." jawab Bima singkat.


"Memang nya kamu tidak undang? Secara kamu kan ipar sepupu nya Alesha" kata Toni yang entah mengapa seolah ingin selalu memanas manasi Bima.


"Kamu itu kenapa sih selalu nyindir aku?" tanya Bima yang membuat Toni terkekeh.


"Memang nya kamu merasa tersindir? Kan aku tidak ada niat begitu"


..........


Vera bekerja seperti biasa dan tentu ia lebih bersemangat karena hubungan nya dan Bima tak lagi bermasalah, meskipun terkadang Vera masih kesal karena Ibu nya masih sering mengajak Vera untuk menemui Alesha.


Vera membawa berkas untuk ia serahkan pada bos nya, dan saat memasuki ruangan sang bos, Vera mendapatkan tatapan tak biasa namun Vera mencoba mengabaikan nya dan tetap tersenyum seperti biasa.


"Ini berkas yang harus di tanda tangani, Pak" kata Vera sembari menyerahkan berkas itu pada bos nya. Pak Tubagus tak menjawab nya, ia hanya mengambil berkas itu dan menandatangani nya kemudian menyerahkan nya pada Vera. Raut wajah nya juga datar saja, padahal biasa nya Pak Tubagus tidak seperti ini.


"Kenapa masih di sini?" tanya Pak Tubagus tiba tiba karena Vera masih berdiri di depan Pak Tubagus, Vera terkesiap mendengar pertanyaan ketus bos nya itu.


"Maaf, Pak" kata Vera dan kemudian ia pun keluar dari ruangan bos nya itu


..........


Sementara itu, istri Pak Tubagus menceritakan tentang Vera pada menantu perempuan nya yang menjadi Manager di perusahaan Pak Tubagus.


"Kamu harus hati hati lho, Ra. Jaga suami mu di kantor, suami sepupu nya saja di ambil, apa lagi suami orang lain"