Berbagi Cinta - Hati Perempuan

Berbagi Cinta - Hati Perempuan
Episode 105


Hampir gila, itu lah yang di rasakan Vera setelah ia di madu oleh Bima. Apa lagi sekarang Vera terpaksa mencabut surat pengunduran diri nya dari perusahaan nya karena baru satu bulan diri nya di madu, uang Bima sudah hampir habis hanya untuk Raya.


Raya yang mengidam ini, Raya yang ingin itu dan sebagai nya. Vera sendiri tak habis fikir sebenarnya apa yang di lakukan Raya dengan uang suami nya itu sehingga sedikit sedikit Raya minta uang.


"Mas, kamu tolong dong bilang sama Raya supaya irit uang yang kamu kasih. Perasaan dikit dikit kamu kasih dia, aku makan dari gaji aku sendiri lho" ujar Vera kesal.


"Ya kan Raya tidak bekerja, Ver. Harus berapa kali sih aku bilang gitu, aku juga sudah sering ingetin Raya tapi dia engga mau dengar"


"Ya kamu jadi suami yang tegas dong, Mas"


"Jadi kamu bilang aku engga tegas, huh?" Vera langsung terkesiap mendengar bentakan dari Bima. Apa lagi sejak menikah dengan Raya, Bima sangat berubah. Ia mudah marah, tidak bisa mengontrol emosi nya dan sangat kasar.


Bima menyambar kunci mobil dan kemudian bergegas pergi dari rumah istri pertama nya dan sekarang ia barus pergi ke rumah istri kedua nya.


Gila, itu juga yang di rasakan Bima. Raya memang tak bersikap kasar seperti Vera, tapi Raya adalah orang yang posesif dan manipulatif. Saat Bima menolak keinginan nya, Raya tidak akan marah, tapi dia akan mengadu pada orang tua nya dan pada orang tua Bima.


Bahkan, saat Bima harus mengantar Vera untuk check kehamilan, Raya menangis di kamar seharian dengan alasan ia takut di tinggal Bima karena Vera juga hamil. Bima terpaksa harus pulang dari rumah sakit bahkan sebelum Vera di periksa, hanya untuk menghibur Raya dan mengatakan pada Raya bahwa ia tidak akan meninggalkan nya.


"Aku bisa gila jika begini terus..." gumam Bima yang saat ini sedang menyetir.


Sesampainya di rumah orang tua nya, Raya keluar dari rumah dengan berlari dan saat Bima turun dari mobil, Raya langsung memeluk nya dengan manja.


"Lama banget sih, Mas? Pasti kamu menghabiskan waktu sama Vera ya?" ia bertanya dengan merajuk "Kenapa sih, Mas. Kamu tidak bisa mencintai aku sedikit saja, kenapa kamu cuma mencintai Vera?" rengek nya.


Mencintai Vera?


Semenjak menikah dengan Raya, hati Bima sudah tak punya rasa. Baik pada Raya sekalipun pada Vera, apa lagi orang tua Raya yang terus menekan Bima supaya berlaku adik pada Raya meskipun Raya hanya istri kedua. Sementara dari sisi Vera, Bima mendapatkan tekanan juga dari Vera dan Ibu nya yang meminta Bima memperlakukan Vera seperti dulu.


"Oh ya, Mas. Besok kita pergi belanja ya, semenjak hamil badan ku membesar. Baju nya kekecilan semua" rengek Raya lagi yang bahkan tak membiarkan Bima menjawab pertanyaan nya sebelum nya.


"Ya, Mas..." rengek Raya lagi.


"Iya" jawab Bima malas.