Berbagi Cinta - Hati Perempuan

Berbagi Cinta - Hati Perempuan
Episode 58


Rianti mengirim pesan pada Anton dan ia mengatakan ia telah mengakhiri hubungan mereka. Rianti juga mengatakan ia sudah tahu bahwa Anton sudah berkeluarga dan memiliki anak. Rianti menjelaskan ia tak ingin menjadi perusak rumah tangga orang, Rianti juga meminta Anton agar tidak mengganggu nya lagi dan setelah itu Rianti memblokir kontak Anton.


Sementara itu, Tyas tadi mengambil beberapa foto Rianti dan kemudian ia mengirimkan nya pada Rianti, ia juga mengajak Rianti bertemu dan bahkan mengancam akan melaporkan Rianti ke pihak yang berwajib jika Rianti menolak bertemu dengan nya. Tyas ingin sekali melabrak selingkuhan suami nya itu.


Sementara di kamar nya, Rianti justru sedang mendengarkan musik sambil belajar merajut bersama Alesha untuk mengalihkan fikiran Rianti dan melupakan masalah nya sejenak, apa lagi tadi Rianti sudah memutuskan hubungan nya dengan Anton meskipun secara sepihak dan itu pun hanya lewat chat. Namun Rianti tak punya solusi lain, ia tak ingin berbicara dengan Anton apa lagi menemui nya.


Saat ponsel Rianti bergetar, Alesha mengambil nya dan ia membuka pesan yang masuk. Alesha begitu terkejut saat membaca pesan itu yang seperti nya dari istri Anton, Alesha melirik Rianti yang saat ini sedang menatap nya. Rianti menangkap gelagat aneh dari sang Kakak saat membaca pesan yang masuk ke ponsel nya.


"Dari siapa?" tanya Rianti karena ia takut itu dari Anton, meskipun ia sudah memblokir kontak Anton tapi bisa saja Anton menggunakan nomor lain untuk menghubungi nya.


"Istri nya Anton" lirih Alesha yang membuat Rianti terdiam dan seketika jantung nya langsung berdebar hebat "Dia tahu kamu selingkuhan suami nya, dia mengajak ketemuan dan..."


"Dan mengancam?" tanya Rianti sambil tersenyum kecut, Alesha hanya menganggukan kepala nya.


"Wajar sih, Kak. Kalau aku ada di posisi dia, aku juga akan mengancam atau bahkan lebih. Mungkin cuma Kak Alesha yang tidak mengancam selingkuhan Mas Bima"


"Dia tidak selingkuh, cuma menikah lagi" kata Alesha.


"Kak, tahu definisi selingkuh engga sih?" tanya Rianti sembari memajukan tubuh nya hingga lebih dekat dengan Alesha.


"Tahu lah, selingkuh itu orang yang sudah punya pasangan tapi menjalin hubungan dengan orang lain" kata Alesha "Meskipun cuma lulusan SMA, kalau cuma hal seperti itu Kakak tahu kali, Ri" tukas Alesha.


"Ya berarti Mas Bima itu selingkuh sama Vera, selingkuh dari Kak Alesha. Mengkhianati Kak Alesha, pernah dengar selingkuh di depan mata? ya itu lah mereka, nikah nya diam diam terus menjalani pernikahan nya terang terangan. Tidak ada komonikasi apapun, tidak ada kasih tahu apapun, ya itu juga termasuk selingkuh, Kak"


"Kok malah bahas masalah Kakak sih, Ri. Jadi masalah mu ini bagaimana? Dia mengancam lho.." kata Alesha.


"Ya mau tidak mau Rianti harus temui dia, Kak. Aku mau menjelaskan kalau aku tidak salah karena Rianti tidak tahu apa apa. Selain itu aku juga sudah memutuskan hubungan ku dengan pria itu dan sudah memblokir semua nomor nya"


"Dia ngajak ketemuan nya sekarang juga, Ri" cicit Alesha kemudian yang tentu saja membuat Rianti langsung gugup.


"Kakak akan temani kamu" Alesha berpindah posisi duduk ke samping Rianti dan menepuk adik nya itu dengan lembut. Rianti pun menyanggupi apa yang di inginkan istri Anton itu.


..


Dan di sinilah mereka sekarang, di sebuah restaurant dan mereka di arahkan ke ruangan private yang tadi di booking oleh Tyas.


Tyas dan Rianti saling memandang selama beberapa saat, dada mereka tentu terasa begitu sesak bahkan air mata sudah menggenang di pelupuk mata mereka saat berhadapan langsung dengan perempuan yang sama sama memiliki Anton. Tyas kemudian mengalihkan tatapan nya pada Alesha.


"Hai..." Alesha mengulurkan tangan nya namun Tyas enggan menerima nya. Ia duduk di sofa tepat di hadapan Rianti.


Tyas memperhatikan Rianti dari atas sampai bawah, cantik dan muda. Dua kata itu yang terbersit dalam benak nya, sementara Rianti juga menatap Tyas dan bagi nya Tyas perempuan yang cantik dan anggun. Rianti tidak tahu apa yang membuat Anton tega berselingkuh dari nya.


"Kedatangan ku ke sini untuk memperingatkan mu..."


"Aku sudah meninggalkan suami mu" sanggah Rianti sebelum Tyas menyelesaikan ucapan nya. Tyas sedikit tercengang, ia fikir Rianti akan memberikan pembenaran atas tindakan nya atau mungkin akan meremehkan nya dan mengejek nya. Kebanyakan pelakor tidak mau salah dan mau menang sendiri, bahkan mereka tak segan menyudutkan istri sah.


"Mbak..." dengan berani Rianti menatap tepat di mata Tyas "Aku bersumpah demi Ibu ku, aku tidak tahu bahwa.... Bahwa Mas Anton sudah punya istri"


"Bohong" tuduh Tyas "Semua wanita perusak seperti mu akan mengatakan hal yang sama" desis nya dan di katakan sebagai perusak tentu air mata Rianti tak bisa lagi di bendung.


"Aku bukan wanita perusak" tegas Rianti sembari menghapus air mata nya.


"Bukan Wanita perusak kata mu? Lalu apakah wanita yang menjalin hubungan dengan suami orang itu wanita terhormat?" tanya Tyas dengan berat api api. Sementara Alesha hanya diam saja, ia ingin membela Rianti namun Alesha juga mengerti berada di posisi Tyas. Alesha hanya mengawasi dan biarkan saja dua wanita yang di tipu Anton ini berbicara entah dengan emosi atau dengan kepala dingin.


"Kamu masih muda, cantik, apa kamu tidak bisa menemukan pria lain selain suami orang?" tanya Tyas lagi menyudutkan Rianti.


"Sudah aku bilang, aku tidak tahu dia sudah berkeluarga" desis Rianti mencoba membela diri.


"Mana ada maling mengaku" kata Tyas lagi..


"Dan mana ada maling yang menyerahkan diri..." kata Rianti tiba tiba yang membuat Tyas tercengang karena tak mengerti apa maksdu Rianti "Kalau memang aku mau merusak rumah tangga mu, aku tidak akan datang ke sini menemui mu sekalipun kamu mengancam ku karena Mas Anton akan melindungi ku, tapi aku memang tidak tahu siapa dia dan aku datang hanya untuk menjelaskan hal itu, aku datang untuk mengatakan aku telah memutuskan hubungan ku dengan suami mu dan aku bukan wanita perusak" tegas Rianti.


"Kapan? Kapan kalian memutuskan hubungan kalian?" tanya Tyas yang mulai emosi.


"Bukan 'kalian' tapi aku, aku yang memutuskan hubungan kami dan hubungan kami sudah berakhir. Aku sudah memblokir semua kontak nya dan jangan khawatir, aku tidak akan mengganggu rumah tangga kalian. Aku juga wanita, Mbak. Aku juga sakit hati saat tahu dia ternayata menipu ku dan sudah punya istri, aku juga merasa di khianati dan karena itu lah aku telah meninggalkan nya" tegas Rianti dengan dada yang bergemuruh.


Kedua nya pun sama sama diam, sementara Icha sejak tadi sibuk dengan ponsel yang di pegang nya dan ia sedang menonton film kartun sehingga ia tidak menyadari atmosphere yang menegangkan di ruangan itu.


"Aku juga tahu kamu juga pasti sakit..." lirih Rianti kemudian yang membuat Tyas tercengang "Kita ada di posisi yang sama, sama sama di bohongi, sama sama di tipu, sama sama di khianati. Tapi ya... Aku lebih beruntung karena aku belum terikat pernikahan tapi bagi ku kamu juga beruntung karena kamu lah istri sah nya" Rianti berkata dengan berderai air mata, Tyas menatap tepat di kedua iris mata cokelat Rianti dan Tyas seperti melihat diri nya sendiri. Hanya ada luka dan kekecewaan, membuat Tyas berfikir mungkin Rianti memang tidak tahu jika Anton sudah berkeluarga.