Antara Dokter & Mafia

Antara Dokter & Mafia
Bab 37


Setelah dua jam pemeriksaan akhirnya Dokter David keluar dari ruangannya, dengan nafas berat yang sulit dihembuskan


“ Bagaimana Vid?”. Tanya Sam dengan wajah khawatirnya


“ Dia koma. Dia baru saja selesai melakukan tranfalasi ginjal, karena seperti nya ginjalnya rusak. Dan selain itu dia juga menderita kanker otak yang sudah memasuki stadium lanjut”. Ucap David menghela nafas berat


“ Lakukan sesuatu untuknya David”. Ucap Sam dengan wajah yang suli diekpresikan


“ Baiklah. Rumah sakit sudah menemukan ginjal yang cocok untuknya, hanya saja untuk penyakit kankernya aku harus menemukan obat yang cocok dan untuk sementara dia akan terus melakukan kemoterapi”. Jelas Dokter David.


“ Baiklah Vid”. Jawab Sam lemas


“ Dia siapa Sam?”. Tanya Dokter David pada sahabatnya itu


“ Aku menemukannya di Bandara, saat pulang dari Jerman. Entahlah, aku merasa memiliki ikatan batin yang kuat dengan gadis itu”. Ucap Sam sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.


“ Apa mungkin dia putrimu yang selama ini kau cari?”. Ujar Dokter David


“ Tidak mungkin David. Dia hilang ke Korea, tidak mungkin dari Korea lalu ke Jerman dan datang ke Amerika”. Tandas Sam, tapi perasaannya tidak sejalan.


“ Bagaimana kalau kita melakukan tes DNA?”. Saran Dokter David. Sam langsung menatap Dokter David dengan penuh tanda tanya


“ Kenapa kau begitu yakin bahwa dia putriku?”. Tanya Sam


“ Sam, aku adalah sahabatmu dari kecil sampai sekarang bahkan kita sudah hampir setengah abad, aku sangat mengenalmu dan aku dapat merasakan perasaanmu. Sudah 21 tahun kau mencari putrimu tapi tidak juga kau temukan, perasaanku mengatakan bahwa gadis itu adalah putrimu melihat dari wajahnya saja dia sangat mirip dengan almarhum istrimu. Percayalah padaku”. Dokter David menepuk bahu sahabatnya


“ Lakukanlah David, jika memang dia putriku aku merasa sangat bahagia dan bersyukur karena Tuhan masih memberiku kesempatan untuk bertemu dengan nya”. Ucap Sam dengan mata berkaca-kaca


“ Baiklah. Setelah melakukan operasi, aku akan melakukan tes DNA”. Senyum Dokter David yang berusaha memberi kekuatan pada sahabatnya itu.


“ Terima kasih David”. Ucap Sam


Operasi pendonoran ginjal pun dilakukan, tentu rumah sakit dengan fasilitas lengkap itu bisa menemukan ginjla yang cocok untuk gadis itu meskipun terbilang sangat langka. Namun tak membuat rumah sakit terbesar didunia itu menemukan ginjal untuk menyelamatkan nyawa gadis itu. Operasi pun berhasil dilakukan


Sam terduduk lemas menatap gadis munggil itu ditangannya terdapat sebuah amplop berwarna putih, tangannya bergetar kala melihat hasil 100% cocok bahwa gadis itu adalah putri kandungnya yang hilang selama 21 tahun yang lalu


“ Maafkan Daddy”. Lirihnya sambil menggengam erat tangan gadis itu dan menciumnya dengan begitu hangat dan penuh kasih sayang.


“ Dia memang putrimu Sam. Bersyukurlah dia masih bisa bertemu denganmu. Sekarang kita harus mencari cara untuk bisa menyembuhkan kankernya”. Jelas Dokter David


“ Lakukan semampumu David”. Lirih Sam yang sudah tak mampu berkata-kata saking bahagianya. Ingin segera dia memberi tahu Sean tapi dia juga tidak ingin menganggu kosentrasi anaknya itu dan terlebih dia dalam keadaan koma


“ Aku akan memindahkannya ke Mansionku. Persiapkan semua peralatan yang lengkap”. Ujar Sam


“ Baik”. Sahut David


Gadis itu pun dipindahkan kesebuah Mansion mewah milik Sam. Mansion dengan ukuran 2 ha persegi itu, tampil begitu elengan dan mewah. Tak main-main Sam menyiapkan kamar istimewa untuk putrinya, kamar yang didesain sedimikian rupa untuk perawatan putrinya. Didalam kamar itu difasilitas dengan perlengkapan rumah sakit yang sudah disediakan oleh Dokter David, dengan beberapa perawat yang siap 24 jam untuk melayani dan menjaga sang putrid.


“ Sam, apa kau melihat berita ini?”. Dokter David menyerahkan ponselnya pada Sam. Sam langsung meraih ponsel sahabatnya itu dan betapa terkejutnya dia, jika putrinya telah menggemparkan dunia dengan berita kehilangannya dan bahkan berita tersebut disiarkan diseluruh dunia, bahkan beberapa anggota mafia saling bunuh membunuh untuk mencari gadis itu.


“ Kau harus menjaganya Sam, sepertinya dia memang dalam keadaan bahaya”. Saran Dokter David


“ Baiklah Vid, aku akan menyembunyikannya”. Ucap Sam, wajahnya sangat panic dan khawatir takut jika ada orang yang akan mengambil putrinya dari sisinya lagi.


“ Aku akan menyembunyikan identitas dan keberadaannya. Aku yakin tidak akan ada seorang pun yang bisa menemukannya disini”. Tandas Sam.


“ Baiklah… Bagaimana dengan Sean , apa dia sudah mengetahui tentang adiknya?”. Tanya Dokter David


“ Aku belum memberitahunya. Biarkan saja dulu dia menyelesaikan urusannya di Jepang dan Shellena juga belum sadar dari komanya”. Lirih Sam dengan raut wajah sedihnya. Dia bisa membayangkan betapa putrinya telah melewati masa-masa sulitnya selama 21 tahun ini. Tapi Tuhan begitu baik, meskipun dipertemukan dengan cara seperti ini, tapi


setidaknya Tuhan menjawab semua doa-doa Sam selama ini. Sam tidak sabar ingin memberitahukan berita bahagia ini pada putra nya, karena dia tahu betapa putranya itu terpukul setelah kehilangan Ibu dan adiknya. Karena Sam adalah penerus pendiri perusahaan IT didunia jadi dengan begitu mudah dia menghapus semua berita itu. Sehingga berita itu pun hilang bak ditelan bumi.


Flashback off