
SELAMAT MEMBACA......
Seorang gadis cantik tengah duduk didepan cermin sambil menatap pantulan dirinya. Dia sangat cantik dengan gaun pengantin mahal yang melekat ditubuhnya. Gaun pengantin cari desainer ternama. Gaun yang dilengkapi dengan taburan mutiara Korea dan berlian berasal dari negeri ginseng tersebut.
Rambutnya tergerai indah. Dikepalanya tertanam mahkota indah. Anting mahal juga tergantung dikedua telinganya. Kalung terbuat dari intan permata juga melingkar indah di leher jenjang dan putih itu. Ada gelang tangan yang ikut menghiasi tangannya.
Dia tersenyum simpul menatap dirinya. Tak disangka ternyata dia memang cantik. Sangat cantik malah. Hidung mancung, buku mata lentik, mulut kecil, ada tahi lalat yang tumbuh didekat bibirnya, alisnya sangat tebal, senyumnya manis dan menggoda, bibirnya seksi. Siapapun kaun Adam yang menatapnya akan berebut-rebut hanya untuk sekedar menjabat tangannya.
"Sayang".
Seorang pria paruh baya menghampiri. Pria itu tersenyum hangat melihat putri kecilnya sangat cantik.
"Cantik sekali". Dia berjongkok menyamakan tinggi badannya dengan putrinya yang duduk dikursi meja rias.
"Daddy". Mata gadis itu berkaca-kaca.
"Berbahagialah sayang. Daddy akan bahagia jika Zeze bahagia". Dia merangkul tubuh putrinya agar masuk kedalam pelukkannya.
"Hikssss Daddy".
"Sttttttttttt. Jangan menangis. Nanti make up-nya luntur". Secepatnya dia menenangkan putri bungsunya "Harusnya Zeze bahagia. Jangan menangis ya". Dia mengusap pelan air mata putri kesayangannya ini "Setelah ini, tanggung jawab Daddy akan lepas. Berbahagialah bersama suamimu. Hormati dan sayangi dia. Layani dia setulus hati". Pesannya.
Gadis itu menunduk patuh. Dia menatap Daddy nya dengan penuh cinta. Pria pertama yang mencintai dan pria pertama yang dia lihat ketika lahir didunia.
"Ayo sayang". Sang Ayah mengulurkan tangannya pada sang putri dan tersenyum lembut.
Gadis itu menyambut tangan Ayahnya. Dia juga tersenyum hangat.
Hari ini adalah hari bahagia untuknya. Dimana hari ini dia dipersunting oleh pria yang dia cintai. Pria yang menumbuhkan rindu dalam hatinya. Pria yang nanti akan menjadi suami dan Ayah dari anak-anak nya. Pria itu telah menemani nya beberapa tahun belakangan ini untuk melawan kanker jaringan lunak yang dia derita. Hingga dia dinyatakan sembuh secara total.
Seorang pria yang berdiri didekat altar tengah menunggu gadis yang sebentar lagi akan menjadi istrinya.
Pria itu menitikkan bahagia melihat gadisnya tengah berjalan kearahnya dengan diiringi oleh sang Ayah yang membiarkan tangannya dipeluk.
Pria itu tak mampu menahan harunya. Haru dan bahagia. Wanita ini adalah wanita pertama yang membuat jantungnya berdebar hebat. Wanita yang telah membuatnya jatuh cinta.
Semua tamu undangan dan para hadirin yang hadir terpesona melihat kecantikan gadis itu. Sungguh sangat cantik, bak putri negeri dongeng.
"Zeze". Zehemia dan Zehekiel serentak melihat kearah Zevanya yang diiringi oleh Fillipo.
"Dia sangat cantik". Batin Zehemia menatap adiknya dari jauh.
"Adikku". Batin Zehekiel.
Pria kembar yang sebentar lagi menjadi Ayah itu sangat terharu melihat gadis kecil kesayangan mereka sangat cantik hari ini
Ya hari ini adalah hari pernikahan Myron dan Zevanya. Setelah badai yang mereka lewati, kini mereka bisa menuai dari hasil perjuangan cinta keduanya. Myron yang berjuang menemani zevanya melawan penyakitnya. Kini bisa tersenyum lega dan bahagia dan sebentar lagi, wanita itu akan menjadi milik Myron seutuhnya.
Pemberkatan di selenggarakan Manhattan Gereja Kristen terbesar di New York, Amerika Serikat.
Fillipo menyerahkan Zevanya pada Myron. Dia teringat pada pernikahannya 25 tahun yang lalu. Seandainya, Fitri masih hidup pasti istrinya itu akan heboh mempersiapkan pernikahan putrinya.
"Silahkan kalian saling menghadap". Ucap sang Pendeta
Myron dan Zevanya saling menghadap satu sama lain. Tak bisa dibohongi bahwa Myron gugup bukan main. Ini pertama kalinya dan akan menjadi yang terakhir untuknya.
Ps : Maka tibalah saat nya saya akan meresmikan perkawinan saudara. Saya persilahkan saudara untuk menjawab pertanyaan saya.
Ps : Saudara Myron De Wilson, maukah saudara menikah dengan Zevanya Anggela Wilmar, yang hadir disini dan mencintainya seumur hidup baik dalam suka mau pun duka?
Myron : Ya saya mau.
Ps : Saudari Zevanya Anggela Wilmar, maukah saudara menikah dengan Myron De Wilson, yang hadir disini dan mencintainya seumur hidup baik dalam suka mau pun duka?
Zevanya : Ya saya mau.
Ps : Silahkan kalian saling mengucapkan janji suci.
Myron : Saya Myron De Wilson mengambil engkau Zevanya Angella Wilmar, sebagai istri saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya; Pada waktu sudah mau pun senang, pada waktu kelimpahan mau pun kekurangan, pada waktu sehat mau pun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai mau memisahkan, sesuai dengan hukum Allah yang Kudus, ini lah janji setiaku yang tulus.
Zevanya : Saya Zevanya Anggela Wilmar mengambil engkau Myron De Wilson, sebagai suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya; Pada waktu sudah mau pun senang, pada waktu kelimpahan mau pun kekurangan, pada waktu sehat mau pun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai mau memisahkan, sesuai dengan hukum Allah yang Kudus, ini lah janji setiaku yang tulus.
Ps : Selanjutnya pemasangan cincin (Pastor mengambil dua cincin yang dibawa oleh Grabielle)
Ps : Cincin ini bulat tanpa awal dan tanpa akhir, sebagai lambang tanda kasih Kristus, yang tanpa awak dan tanpa akhir. Atas dasar itu, cincin ini menyatakan bahwa saudara berdua, untuk meniru kasih Kristus dalam hidup berumah tangga: Dengan mengasihi pasangan tanpa awal dan tanpa akhir.
Ps : Silahkan mempelai pria untuk memasangkan cincin terlebih dahulu (Myron mengambil cincin yang dibawa Grabielle)
Myron : Zevanya Anggela Wilmar. Cincin ini aku berikan kepadamu sebagai lambang cinta kasih dan kesetiaan ku (Myron memasangkan cincin itu ke jari manis Zevanya. Tangannya dingin karena gugup).
Ps : Silahkan mempelai wanita untuk memasangkan cincin (Zevanya mengambil cincin yang dibawa Grabielle).
"Kalian sudah sah menjadi pasangan suami istri. Biarlah kehidupan rumah tangga kalian berpondasi pada kasih Kristus". Ucap sang Pastor
"Silahkan mempelai pria mencium mempelai wanita".
Myron membuka cadar yang menutupi wajah cantik istrinya. Dia tersenyum lebar menatap wajah cantik itu.
Cupppppppppppppppp
Satu kecupan mendarat dikening Zevanya. Zevanya dan Myron memejamkan mata bersama meresapi ciuman pertama keduanya. Meski mereka berpacaran cukup lama namun Myron tidak pernah menyentuh Zevanya diluar batas. Dia selalu menjaga wanita nya dengan baik. Karena Myron tidak mau Zevanya merasa tidak aman dan nyaman dengannya.
"Aku mencintaimu".
"Aku juga mencintaimu".
Acara berlangsung meriah. Para tamu undangan berbondong-bondong menyaksikan pernikahan dua anak kolomrat terkaya didunia.
Beberapa model dan artis papan atas ikut meramaikan. Para penjabat Negera dan rekan bisnis Fillipo dan Mars juga turun hadir dalam acara mewah itu.
Acara yang digelar di Mansion mewah keluarga Ranlet Flint, berlangsung meriah. Tak tanggung-tanggung tamu yang berdatangan berjumlah puluhan orang. Zevanya dan Myron sengaja mengundang orang-orang yang ekonomi nya dibawah rata-rata, serta membagi-bagikan sedekah untuk mereka.
Kedua pasangan suami istri itu memang suka berbagi dengan orang yang tidak mampu. Sehingga tak heran jika banyak yang menyukai keduanya
"Selamat yang sayang". Zehemia memeluk adiknya "Kakak bahagia". Ucap Zehemia melepaskan pelukkanya.
"Terima kasih Kak". Balas Zevanya.
"Selamat Kak Myron. Titip dia untukku".
"Pasti".
Ucapan selamat dan salam-salaman terus berdatangan dan menyalimi mereka secara bergantian.
"Zeva". Kenny dan Grace memeluk sahabatnya.
"Hai para Mahmud". Kedua wanita yang berstatus Ibu itu merenggut kesal.
"Kau ini. Selamat ya". Senyum Grace.
"Terima kasih Gege". Grace memutar bola mata nya malas.
"Grace, Zeva bukan Gege". Ralat Grace. Zevanya hanya terkekeh pelan.
"Selamat ya Zeva". Kenny juga memberikan pelukkan hangat pada sahabatnya ini.
"Terima kasih Niny". Celetuk Zevanya.
"Ck". Kenny memutar bola matanya malas.
"Selamat Kak Myron". Ucap kedua wanita itu bersamaan.
"Terima kasih". Sahut Myron datar. Bagaimana pun dia tidak melupakan kejahatan Kenny dan Grace pada istrinya.
Dave dan Arata juga naik ke atas pelaminan memberikan ucapan selamat pada pasangan yang baru saja sah itu.
"Ze".
"Kak Dave". Secepatnya Myron melingkarkan tangannya dipinggang Zevanya dengan posessif. Dia harus waspada sebab Dave masih memiliki perasaan untuk istrinya.
Zevanya hanya menghela nafas saja. Suaminya memang posesif bahkan saat mereka masih pacaran saja Myron tak mengizinkan Zevanya berdekatan dengan siapapun.
"Selamat ya". Dave mengulurkan tangannya.
"Terima kasih Kak". Belum Zevanya menyambut uluran tangan Dave. Myron sudah menarik tangan istrinya dengan cepat.
"Terima kasih". Ketus Myron.
Dave mengendus kesal. Pria prosesif itu membuatnya jengkel.
"Selamat Ze". Tutur Arata.
"Terima kasih Kak Ar". Senyum Zevanya.
Acara itu berlangsung dari pagi hingga tengah malam. Tamu undangan berdatangan kian banyak. Hingga membuat Zevanya sangat kelelahan.
Bersambung......
LoveUsomuch ❤️