Antara Dokter & Mafia

Antara Dokter & Mafia
Bab 56. S2


SELAMAT MEMBACA......


Zoalva memasuki halaman Mansionnya. Seperti biasa Mansion mewah itu akan seperti kuburan jika malam hari. Penghuninya hanya dia dan Kenny, sedangkan orangtuanya sedang berada diluar kota mengurus bisnis dan rumah sakit mereka yang ada disana.


“Kau baru pulang?”. Langkah Zoalva terhenti ketika mendengar pertanyaan itu.


“Bukan urusanmu”. Ucapnya acuh saja.


“Zo, apa kau tidak bisa bersikap sedikit lembut saja padaku?”. Ujar Kenny dengan lirihan sedihnya. Dia merasa iri dengan orang lain yang hubungan keluarga mereka sangat hangat dan berbeda dengan dia dan Zoalva yang terasa dingin.


“Tidak”. Zoalva menatap Kenny dengan tajam “Aku bisa saja memaafkanmu ketika kau membuat Grandfa meninggal. Tapi saat aku tahu kau dan Grace berusaha membunuh Zevanya, aku sama sekali tak ada niat untuk memaafkanmu. Jika saja aku tidak memikirkan Daddy sudah kupastikan tubuhmu akan menjadi santapan harimau peliharaanku”. Ucap Zoalva dingin dia menatap Kenny dengan benci.


Kenny menelan salivanya kasar. Bulu kudungnya berdiri saat Zoalva menyebut hariamu peliharaannya.


“Bukan aku, aku hanya mengikuti rencana Grace”. Kilah Zoalva.


“Aku tidak peduli. Ingat aku mengawasimu, aku membiarkanmu hidup bukan untuk membuatmu melakukan hal itu lagi tapi aku memberimu kesempatan hidup demi Mommy dan Daddy”. Zoalva segera meninggalkan Kenny yang mematung ditempatnya.


Kenny terdiam mendengar ucapan Zoalva. Hubungan mereka semakin dingin. Zoalva memang pria keras yang tidak bisa memaafkan kesalahan orang lain.


Kenny segera menuju mobilnya. Dia melajukan mobilnya dengan cepat hingga sampai disebuah club malam tempat biasa dia dan Grace menghabiskan malam bersama beberapa pria hidung belang.


“Kenapa dengan wajahmu?”. Tanya Grace heran, dia bersandar di bahu Aron. Mereka baru saja habis melakukan pemanasan ranjang berdua.


“Zoalva tahu jika kita yang menembak Zevanya”. Jawab Kenny lemes


“Bukankah kau bilang dia tidak akan berani mengatakannya pada siapapun?”. Grace heran sendiri. Sedangkan Aron memainkan rambut Grace yang tengah berbicara dengan Kenny.


“Iya!! Aku hanya takut jika dia terus mengancamku, kita tidak bisa lagi mencelakai gadis ****** itu”. Kenny menarik nafas dalam.


“Kalian tenang saja. Aku sendiri yang akan membunuh gadis itu”. Sambung Aron.


Aron terkekeh mendengar pertanyaan bertubi-tubi dari Grace “Kau tenang saja sayang. Aku akan bermain cantik. Mereka takkan tahu”. Ucap Aron dengan sombongnya “Karena aku sendiri yang akan merebut gadis itu dari mereka”. Senyum licik tergambar jelas dimata pria itu.


“Apa kau menyukainya?”. Ketus Grace.


Aron malah tertawa “Jika aku menyukainya kenapa? Bukankah itu akan membuatmu mudah mendapatkan Myron?”. Aron mencolek dagu Grace yang terlihat cemberut.


Kenny memutar bola matanya malas. Semua orang menyukai Zevanya. Entah apa kelebihan gadis jenius itu. Cantik juga biasa saja. Harusnya pria lebih tertarik pada dirinya yang cantik dan juga seorang dokter.


“Cihhh, kau pikir dengan mudah bisa mendapatkan Zevanya?”. Ledek Grace menatap tak suka saat Aron mengatakan menyukai Zevanya.


“Tentu saja, wanita mana yang menolak pesonaku?”. Ucapnya dengan nada sombong.


“Sudahlah. Aku pamit”. Kenny berdiri dari duduknya. Dia jenggah mendengar Aron yang mengatakan menyukai Zevanya. Kenapa tidak sekalian saja seluruh laki-laki didunia ini menyukai gadis itu.


Grace juga menatap Aron dengan kesal. Pria yang sudah lama menjadi teman ranjang nya itu terlihat begitu menyebalkan dan membuatnya muak dengan ucapannya yang tidak Grace sukai.


“Apa kau cemburu, hmmm?”. Aron menenggelamkan wajahnya dicekuk leher Grace sambil menghirup wangi vanilla ditubuh gadis itu


“Tidak”. Ketus Grace. Dia berusaha menahan ******* saat Aron mengigit lehernya.


“Benarkah?”. Aron masih terus menyusuri leher Grace.


Kenny melajukan mobilnya dengan kesal. Kenapa semua pria menyukai Zevanya?


"Arggghhhhh, dasar ******". Kenny memukul stir mobil "Awas saja Zevanya. Aku langsung yang akan menghabisi nyawamu". Dia mencengkeram stir mobil dengan kuat melampiaskan semua emosinya.


Bersambung.....


LoveUsomuch ❤️