
sementara pertarungan lie Mei dan monster manusia bayangan hitam itu masih berlanjut dengan sangat cepat dan juga sangat sengit. walaupun begitu lie Mei dan monster itu masih dapat menghindari semua serangan lawan mereka masing masing dengan akurat dan tepat.
"monster ini cukup hebat, bahkan bisa mengimbangi kekuatan ku sampai saat ini terlebih kecepatan nya juga tidak kalah dengan ku" batin lie Mei masih menangkis serangan monster itu.
"khekekeke manusia kau cukup hebat juga, aku akui kehebatan mu karena bisa bertahan dari serang ku ini. tapi aku tetap harus membunuh mu hari ini" ucap monster itu takjub melihat kekuatan lie Mei.
kemudian monster itu mencakar lie Mei dengan serangan bertubi tubi dan juga sangat cepat, tapi lie Mei tetap bisa menghindari serangan itu dengan mudah.
walaupun lie Mei terus menerus menghindari serangan monster itu, tapi monster itu terus menambah kecepatan serangan nya dan berhasil melukai sedikit pipi lie Mei.
"cih, bisa bisanya aku lengah" batin lie mei kesal sambil mengusap luka nya.
"baiklah karena kau berani melukaiku aku akan bertarung dengan serius sekarang, jadi terima lah akibatnya karena sudah mencari masalah dengan ku" ucap lie Mei dengan menatap tajam dan meyeringai iblis pada monster itu.
seketika monster manusia bayangan itu terkejut dan gemetar melihat ekspresi lie Mei itu, lie Mei sudah tidak bermain main lagi sekarang dia terlihat mulai serius untuk bertarung dengan monster manusia bayangan dihadapannya.
lie Mei menambahkan kecepatan jurus meringankan tubuh nya dan menyerang monster itu dengan sangat cepat menggunakan pedang iblis nya yaitu biao jin.
karena kecepatan lie Mei yang sangat cepat monster itu tidak dapat memprediksi keberadaan dan serangan dari lie Mei, akibatnya monster itu tidak bisa menghindari serangan pedang lie Mei dan membuat tubuh nya dipenuhi luka tebasan dari lie Mei.
"ada apa bukan nya kau tadi sangat sombong ingin membunuh mu, kenapa sekarang diam saja" ucap lie Mei masih menyerang monster itu dengan sangat cepat dan bertubi tubi.
semua orang yang ada di aula itu hanya bisa menatap tidak percaya pada lie mei karena mereka tidak dapat melihat pergerakan lie Mei sama sekali. terlebih mereka juga sangat tahu jika jurus meringankan tubuh milik lie Mei sudah mencapai level 3 yaitu jurus langkah angin tak terlihat.
setiap orang yang mempelajari beladiri atau seorang pendekar pedang pastinya mereka semua mempunyai yang nama nya jurus meringankan tubuh. tapi jurus meringankan tubuh memiliki 3 level, pertama adalah level 1 yaitu langkah cepat level ini adalah yang paling banyak digunakan oleh kultivator dan pendekar pedang.
kedua adalah level 2 yaitu langkah angin yang dapat menguasai level ini hanya ada sebagian dari kultivator dan pendekar pedang. terakhir adalah level 3 yaitu langkah angin tak terlihat para kultivator dan pendekar pedang yang dapat menguasai level ini bahkan dapat di hitung dengan jari.
karena itu setelah lie Hao dan lainnya melihat lie mei yang dapat menguasai level 3 dari jurus meringankan tubuh ini mereka semua hanya bisa menatap tidak percaya pada lie mei. berbeda dengan lie Hao, lie Jiao, dan lie Chen yang sudah mengetahui betapa abnormal nya kakak mereka, jadi mereka bisa menerima kenyataan itu dengan cepat.
lie Mei masih terus menerus menyerang monster itu dengan menggunakan setengah kekuatan nya, karena sudah bosan dengan monster itu yang dari tadi tidak dapat menyerang balik dirinya, akhirnya lie Mei menebas tubuh monster itu dengan pedang iblis nya
karena tebasan lie Mei itu monster manusia bayangan itu mati dengan tubuh yang terus mengalirkan darah segar dari luka tebasan yang dibuat oleh lie Mei. setelah tubuh monster itu terkapar di lantai, tubuh monster itu kembali berubah menjadi tubuh permaisuri ying lagi.
"tidak seru ku kira akan mendapatkan lawan yang kuat, nyatanya malah tidak sesuai ekspektasi ku" ucap lie Mei dengan kecewa sambil menatap tubuh permaisuri ying lalu segera pergi menuju ke arah lie Hao, lie Jiao, dan lie Chen serta lie Fan dan 4 kepala keluarga besar yang sudah menunggu nya.
sebelum lie Mei dan yang lainnya pergi meninggalkan aula utama, lie Mei memerintahkan biao jin, biao Qin dan biao Lin untuk menyerap semua mayat yang ada di sana. setelah mereka bertiga selesai menyerap semua mayat yang ada di aula utama itu tanpa menyisakan sedikit darah pun, lie Mei memasukan mereka kembali ke ruang penyimpanan nya.
"yah kita akan kembali ke sana tapi sebelum itu aku harus pergi ke penjara bawah tanah dulu, karena aku masih harus menyelamatkan seseorang" ucap lie Mei dengan datar lalu segera pergi meninggalkan mereka semua.
karena lie Mei tidak tahu letak dari penjara bawah di istana kekaisaran Yan, jadi ia memutuskan untuk mencari nya dengan mata dewa miliknya. setelah mencari keberadaan penjara bawah tanah dengan mata dewa nya selama 5 menit, ia menemukan sebuah pintu rahasia di bawah tanah yang ada di halaman belakang istana kekaisaran Yan.
lie Mei langsung melompat ke setiap atap bangunan yang ada di sana, untuk menuju ke arah halaman belakang istana kekaisaran Yan dengan menggunakan jurus meringankan tubuh nya. lie Mei sangat yakin jika pintu rahasia itu adalah pintu masuk penjara bawah tanah.
"aku sangat yakin jika putra mahkota berada di sana, aku harus segera cepat menyelamatkan nya dan pergi dari sini" batin lie Mei lalu segera menuju kearah halaman belakang istana kekaisaran Yan dengan sangat cepat.
★di halaman belakang istana kekaisaran Yan★
sesampainya di halaman belakang istana kekaisaran Yan lie Mei langsung membuka pintu rahasia yang ada di tanah itu lalu terlihat di dalam pintu rahasia itu terdapat sebuah tangga bawah tanah, segera lie Mei turun ke bawah untuk mencari putra mahkota.
semakin lie Mei turun kebawah ia dapat mencium dengan jelas bau darah yang sangat kuat dari sana, lie Mei mempercepat langkahnya karena takut terjadi apa apa pada putra mahkota. setelah lie Mei sampai ke bawah ia bisa melihat banyak sel sel penjara di sisi kiri dan kanan nya.
karena tidak ingin membuang waktu lagi lie Mei segera mencari keberadaan putra mahkota di setiap sel penjara itu, tapi ia hanya mendapatkan jika semua sel yang diperiksa nya kosong dan tidak ada apa pun.
lie mei mengerutkan dahi nya dengan sangat marah saat memeriksa sel penjara yang terakhir, karena yang dilihat nya saat ini adalah sesosok pria yang tidak sadarkan diri dengan kondisi tergantung di dinding dan terikat oleh rantai di kedua tangannya serta tubuh yang dipenuhi luka akibat dicambuk ratusan kali.
pria itu tidak lain adalah putra mahkota yang dicari oleh lie Mei, setelah melihat kondisi dari putra mahkota yang di penuhi oleh luka itu, lie Mei tiba tiba mengeluarkan air mata. entah mengapa lie Mei bisa merasakan jika hatinya sangat sakit seperti di tusuk ribuan jarum setelah melihat kondisi putra mahkota.
"eh apa ini kenapa tiba tiba aku menangis setelah melihat putra mahkota seperti ini, aku bahkan hanya pernah menemuinya saat aku menyembuhkan nya waktu itu. tapi kenapa aku merasa seperti pernah mengalami hal yang sama sebelum nya" ucap lie Mei sambil menghapus air mata nya dan menatap bingung pada putra mahkota.
walaupun lie mei masih bingung tapi ia lebih memilih untuk menyelamatkan putra mahkota terlebih dahulu, karena lie Mei bisa melihat jika putra mahkota sedang sekarat karena kehilangan terlalu banyak darah.
lie Mei langsung menghancurkan sel penjara dihadapannya dengan sihir kegelapan miliknya. lalu lie Mei segera menghampiri putra mahkota yang masih tergantung di dinding dengan kedua tangan yang terikat oleh rantai. melihat itu lie Mei juga langsung menghancurkan rantai yang mengikat putra mahkota dengan sihir kegelapan nya.
setelah itu lie Mei meletakkan putra mahkota di atas tanah lalu segera mengambil obat penyembuh tingkat dewa dari ruang penyimpanan nya untuk diberikan pada putra mahkota.
------•••××{∆∆^--^}×ו••------
maaf kalo ada typo yaa.
jangan lupa like dan vote untuk terus mendukung author.
nantikan chapter berikutnya besok.