
Lie Mei dan Lie Hao kini sudah kembali ke Istana Kekaisaran Meng tepatnya di luar gerbang masuk Kekaisaran Meng. Lie Mei melirik ke sebuah kereta kuda yang terlihat berada di luar gerbang masuk, karena penasaran ia berjalan ke arah kereta kuda itu dengan bantuan Lie Hao.
Ia memperhatikan kereta kuda itu dengan baik begitu juga dengan Lie Hao. Melihat kereta kuda itu tidak memiliki lambang Kekaisaran Meng, Lie Mei dan Lie Hao menduga jika ada tamu yang sedang berkunjung ke Kekaisaran Meng.
"Kak, tampaknya kita kedatangan tamu penting dari Sekte Zhan hari ini." Ucap Lie Hao ketika melihat sebuah lambang dari Sekte Zhan yang terdapat di kereta kuda itu.
"Hm? Sekte Zhan? Sepertinya aku pernah mendengar nama itu, tapi aku lupa dimana aku pernah mendengar itu sebelumnya." Gumam Lie Mei tampak berpikir keras.
'Ah! Aku mengingatnya! Bukankah itu adalah sebuah perguruan beladiri yang terkuat dan terbesar di dunia ini, kalau tidak salah keberadaan Sekte Zhan itu sangat tersembunyi dan tidak ada yang tahu dimana letak sekte tersebut. Tapi mengapa seseorang dari sekte terkenal itu bisa berada di sini??' Lie Mei bertanya-tanya dalam hati nya.
Ketika mengingat nama Sekte Zhan, tiba-tiba terbersit sebuah ingatan dalam otak Lie Mei dimana dulu ia pernah membuat janji dengan Xie Zhi yang merupakan Hewan penjaga dari Hutan Kekaisaran Meng.
Janji itu adalah Lie Mei akan membantu Xie Zhi untuk menemukan pria dan wanita bermata elang emas yang pernah menyerang Xie Zhi. Dan dari informasi yang dikatakan oleh Xie Zhi tempat untuk mencari kedua orang itu adalah di sekte Zhan.
'Tampaknya sekarang saatnya untuk menepati janji itu' Pikir Lie Mei.
"Aku penasaran apa yang membuat seseorang dari Sekte yang terkenal seperti mereka bisa berada di sini..." Ucap Lie Mei.
"Entahlah aku juga tidak mengerti mengapa mereka bisa ada disini, sebaiknya kita sendiri yang memeriksa nya langsung di dalam." Ucap Lie Hao sembari memapah Lie Mei ke dalam istana.
★Di ruang tamu★
Terlihat seorang pria paruh baya yang sedang duduk berhadapan dengan jenderal Lie Fan. Pria itu juga datang dengan didampingi oleh dua orang pria muda lainnya yang merupakan murid dari Sekte Zhan.
"Ternyata ada hal seperti itu ya... Aku tidak menyangka akan mendengar cerita seperti ini..." Gumam Jenderal Lie Fan ketika selesai mendengar cerita dari pria paruh baya itu.
"Jadi apa yang membuatmu datang kesini apa kau bermaksud meminta bantuan ku untuk menghabisi 'Ras itu'. Ataukah kau memiliki maksud lain?" Tanya Jenderal Lie Fan.
Pria paruh baya itu menyeruput secangkir teh yang sudah disajikan di atas meja kemudian ia berkata. "Sesuai dugaan ternyata anda cepat tanggap. Ya benar, saya datang untuk meminta bantuanmu karena hanya anda yang dapat menghabisi mereka. Bukankah begitu Guru..." Ucapnya dengan tersenyum tipis.
"Hahaha... sepertinya panggilan itu sudah tidak cocok untukku lagi. Ketua sekte Zhan." Ucap Lie Fan tertawa kecil.
"Apa maksudmu Guru? Walau saya sudah menjadi Ketua dari Sekte Zhan bukan berarti guru bukanlah guru saya lagi. Dan juga saya bisa sampai seperti sekarang ini juga berkat bantuan guru yang sudah mengajarkan saya banyak hal selama ini." Ucap pria paruh baya itu.
"Aku tidak banyak membantu. Kau bisa menjadi seperti sekarang ini karena kau sudah berkerja keras atas usahamu sendiri,"
"Zhan Luo! Apa kau yakin membiarkanku untuk menghabisi 'Ras Elang Emas' itu. Kalau tidak salah ras itu hanya tinggal mereka berdua saja, terlebih lagi bukankah mereka berdua adalah muridmu yang sangat berharga??" Tanya Lie Fan menatap wajah pria paruh baya yang ada dihadapannya dengan serius.
"Ya, saya sudah yakin atas keputusan saya ini. Mereka sudah melakukan kejahatan yang tidak bisa dimaafkan, bukan hanya berkhianat pada ku tapi mereka juga sudah mengkhianati kepercayaan Sekte Zhan. Karena itu mereka pantas menerima akibatnya." Jawab Zhan Luo tanpa ragu-ragu.
"Hm, baiklah jika kau sudah memutuskan nya. Lalu..."
Tok tok tok
Ucapan Jenderal Lie Fan terhenti karena terdengar suara ketukan pintu yang berasal dari luar ruang tamu. Kedua penjaga yang menjaga di luar pintu membukakan pintu untuk membiarkan Lie Mei dan Lie Hao yang ada diluar memasuki ruangan.
"Kakek kami sudah kembali...." Ucap Lie Mei dan Lie Hao memberi salam. Lie Mei melirik ke pria paruh baya yang sedang duduk disofa ia hanya mengangguk dan tersenyum.
Zhan Luo entah mengapa melihat Lie Mei dan Lie Hao seperti sedang menyelidiki sesuatu yang menarik pada tubuh keduanya. Dia sedikit tersentak ketika melihat sesuatu yang luar biasa pada tubuh Lie Mei dan Lie Hao,
Kemudian ia tersenyum dan berkata. "Sepertinya guru mempunyai 2 orang cucu yang luar biasa..." Zhan Luo melirik Lie Fan dan beralih menatap Lie Mei dan Lie Hao, lalu ia berdiri dan membungkukkan badannya,
"Tampaknya ini adalah pertemuan pertama kita. Kalo begitu perkenalkan saya Zhan Luo, merupakan satu-satunya murid dari kakek kalian Lie Fan." Ucapnya memperkenalkan diri.
Lie Mei dan Lie Hao ikut berdiri dan membungkukkan badan mereka sedikit untuk mengenalkan diri mereka. "Senang bertemu dengan anda Tuan Zhan Luo... saya Lie Mei dan ini Lie Hao adik saya" Ucap Lie Mei melirik pada Lie Hao. Setelah selesai perkenalan ketiganya duduk kembali.
"Baik, kita lanjutkan pembicaraan kita tadi. Jadi apa rencana yang kau pikirkan untuk masalah ini? Masalah ini terlalu berbahaya karena mengingat 'Ras Elang Emas' berkerja sama dengan kelompok penjahat yang menyerang akhir-akhir ini." Tanya Lie Fan.
"Anda benar guru, kelompok penyerang yang menyerang akhir-akhir ini bahkan belum diketahui siapa dan mengapa mereka menyerang dunia kita. Yang pasti mereka benar-benar ahli dan juga sangat berbahaya." Ucap Zhan Luo menghela nafas resah.
"Dan karena masalah itu, sejujurnya saya juga belum memikirkan rencana tertentu untuk menangkap dan menghabisi kedua anak Ras Elang Emas itu. Bukankah guru sendiri tahu jika Ras Elang Emas merupakan Ras terkuat saat ini, jadi tidak akan mudah untuk menangkap mereka." Ucap Zhan Luo.
"Itu benar adanya, tapi bukan berarti kita tidak akan pernah bisa mengalahkan ras itu. Hanya saja kita perlu memikirkan rencana yang benar-benar matang untuk mengalahkan mereka." Ucap Lie Fan dan dibalas anggukan dari Zhan Luo.
Lie Mei dan Lie Hao tidak ikut campur dengan pembicaraan kakeknya, mereka hanya mendengar pembicaraan keduanya dengan baik. Walau begitu Lie Mei dapat memastikan jika Zhan Luo datang ke Kekaisaran Meng untuk meminta bantuan pada kakek untuk membasmi Ras Elang Emas yang berkerja sama dengan kelompok penjahat.
Lalu Lie Mei juga menduga jika Ras Elang Emas yang dibicarakan itu adalah pria dan wanita mata elang emas yang dicari olehnya. Lie Mei juga menyangka jika kelompok penjahat yang dibicarakan oleh kakek dan tuan Zhan Luo tadi adalah kelompok penjahat yang sama dengan kelompok monster manusia bayangan.
Karena Lie Mei sudah mengetahui kedua hal tersebut tentunya ia tidak akan melewatkan kesempatan ini untuk mencari pria dan wanita bermata elang emas dan tentunya juga mencari informasi lebih lanjut terkait kelompok monster manusia bayangan.
"Haah... Karena kita masih belum mendapatkan rencana untuk masalah ini, jadi sebaiknya kita pikirkan masalah ini nanti saja. Sekarang ini lebih baik kau terus memantau kedua muridmu itu, dan selalu beri laporan setiap hal yang dilakukan mereka padaku." Ucap Lie Fan pada Zhan Luo.
"Baik, guru. Kalo begitu saya pamit dulu..." Ucap Zhan Luo segera bangkit dari tempat duduknya.
"Tunggu tuan Zhan Luo... bolehkah masalah ini tuan berikan padaku dan Lie Hao?? Ah, maaf kalo saya lancang tapi saya memiliki urusan dengan dua orang dari Ras Elang Emas yang tuan bicarakan itu." Ucap Lie Mei.
"..... Apa anda yakin nona? Anda tahu jika masalah ini sangat berbahaya, terlebih..." Zhan Luo sedikit ragu dengan kemampuan Lie Mei, karena walaupun ia memiliki kekuatan yang menarik perhatiannya namun kekuatan Lie Mei itu saat ini sedang disegel.
"Sepertinya anda tidak yakin dengan kemampuan saya. Anda tenang saja tuan kekuatan saya tidak akan mengecewakan anda." Ucap Lie Mei tersenyum tipis.
"Baiklah, jika anda bilang begitu. Saya serahkan masalah ini pada anda Yang Mulia Kaisar... " Ucap Zhan Luo membuat Lie Mei tersentak karena ia mengira jika Zhan Luo tidak mengetahui dirinya sebenarnya adalah kaisar dari Kekaisaran Meng.
Bukan hanya Lie Mei yang terkejut Lie Hao dan dua orang murid Sekte Zhan yang datang bersama Zhan Luo juga ikut terkejut. Mereka tidak menduga bahwa gadis muda yang ada di hadapan mereka ternyata adalah seorang kaisar.
Zhan Luo dan kedua murid itu segera menunduk memberi hormat pada Lie Mei kemudian pamit dan segera kembali ke Sekte Zhan.
------•••××{∆∆^\=^}×ו••------
Maaf lama upnya author lagi gak sempet buat chapter baru 🙏🙏
Jangan lupa like dan vote serta komentar jika kalian suka dengan novel ini.
Nantikan chapter selanjutnya.