(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 59: kunci dan token


★di kamar raja Liao jin★


sementara paman Qi Lin masih terjaga dan tidak tidur karena paman Qi Lin ingin menjaga raja Liao jin yang masih tidak sadarkan diri di kasur nya itu


tiba tiba jari tangan raja Liao jin bergerak sedikit, paman Qi Lin sangat bahagia melihat pergerakan jari tangan raja Liao jin itu


"yang mulia raja, saya sangat senang anda bisa sadar kembali" ucap paman Qi Lin sambil memeluk raja Liao jin yang masih berusaha untuk membuka mata nya


"Qi Lin apa yang terjadi pada ku" tanya raja Liao jin dengan nada lemah dan serak nya itu


"sebaiknya anda minum air ini dulu, saya akan menceritakan semuanya pada anda jika yang mulia raja sudah merasa baikan" ucap paman Qi Lin sambil memberikan segelas air yang sudah disiapkan nya tadi pada raja Liao jin


raja Liao jin langsung mengambil air itu dari tangan paman Qi Lin dan langsung meminum habis air itu, paman Qi Lin juga memerintahkan penjaga di depan kamar raja Liao jin untuk meminta pelayan menyiapkan makanan untuk raja Liao jin yang baru sadar


dengan cepat para pelaya segera menyiapkan makanan untuk raja Liao jin dan segera mengantar nya ke kamar raja Liao jin


"yang mulia raja anda makan lah, saya akan menceritakan apa yang terjadi pada anda dan juga kerajaan ini selama anda makan" ucap paman Qi Lin


"yah ceritakan lah aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada ku ini" ucap raja Liao jin penuh tanda tanya sambil memakan makanan nya


selama raja liao jin makan paman Qi Lin pun menceritakan semuanya yang terjadi pada raja Liao jin dari wabah aneh yang muncul tiba-tiba di kerajaan Liao, setelah itu meminta bantuan dari kekaisaran meng, lalu siluman ular yang selama ini menyamar menjadi raja Liao jin, sampai lie mei yang menyembuhkan para rakyat yang terkena wabah dan berhasil menyelamatkan kerajaan Liao dari wabah aneh itu


"jadi begitu lah yang terjadi pada anda dan kerajaan ini" ucap paman Qi Lin yang menceritakan semuanya sampai raja Liao jin selesai memakan makanan nya


"ternyata begitu, kalo begitu aku harus berterima kasih pada yang mulia kekaisaran meng yang sudah mau menyelamatkan kita dari wabah aneh ini" ucap raja Liao jin sambil berdiri dari duduknya


"yang mulia raja ini sudah sangat malam aku yakin sekarang yang mulia masih tertidur, anda tidak mungkin kan ingin membangunkan yang mulia dari tidurnya hanya untuk berterima kasih pada nya" ucap paman Qi Lin sambil menahan raja Liao jin yang ingin pergi ke kamar lie Mei


"ehh sekarang sudah malam yah, tentu saja aku tidak bisa mengganggu tidur yang mulia kalo begitu" ucap raja Liao jin


"tapi jika yang mulia raja ingin berterima kasih pada yang mulia sebaiknya anda memenuhi syarat yang diberikan oleh yang mulia sebelum menyetujui membantu kerajaan kita ini " ucap paman Qi Lin


"syarat?? syarat apa yang kau maksud itu Qi Lin??" tanya raja Liao jin penasaran


"sebenarnya yang mulia memberikan 1 syarat sebelum menyetujui membantu kerajaan kita, yang mulia memberikan syarat untuk menjadikan kerajaan Liao sebagai kerajaan besar dari kekaisaran meng saya juga menyetujui syarat dari yang mulia itu karena saya yakin yang mulia raja juga akan menyetujui syarat itu" ucap paman Qi Lin


"menjadikan kerajaan Liao sebagai kerajaan besar dari kekaisaran meng yah, itu tidak buruk aku memang akan menyetujui syarat itu tapi jika itu saja aku rasa itu terlalu kecil untuk yang mulia sebaiknya kita juga memberikan yang mulia hadiah 2 pusaka kita" ucap raja Liao jin sambil berpikir


"saya tadinya juga berpikir untuk memberikan 2 pusaka kita itu, tapi saya tidak berani memberikan 2 pusaka itu tanpa izin dari yang mulia raja jadi saya berpikir untuk memberitahu anda jika sudah sadar" ucap paman Qi Lin


"aku tidak masalah jika kau memberikan 2 pusaka kita itu pada yang mulia tanpa izin dari ku, karena yang mulia memang pantas mendapatkan hadiah berharga itu" ucap raja Liao jin sambil tersenyum kecil


"baiklah kalo begitu saya akan memberikan 2 pusaka itu pada yang mulia besok pagi, jadi yang mulia raja sebaiknya anda kembali tidur sekarang" ucap paman Qi Lin


"aku mengerti, tapi biar aku sendiri saja yang memberikan 2 pusaka itu pada yang mulia" ucap raja Liao jin sampai membaringkan tubuhnya di atas kasur


paman Qi Lin mengangguk menyetujui perkataan raja Liao jin setelah itu pergi meninggalkan kamar raja Liao jin yang sudah tertidur


pagi harinya lie mei dan lainnya segera bergegas membersihkan diri mereka, lalu segera pergi ke aula utama untuk bertemu dengan raja Liao jin yang kini sudah duduk di singgasana milik nya


★di aula utama kerajaan Liao★


"raja Liao jin aku senang kau sudah sadar dan baik baik saja" ucap lie mei dengan datar yang sudah memasuki aula utama kerajaan Liao


"kau tidak perlu sungkan raja Liao jin, karena kerajaan Liao dan kekaisaran meng merupakan tetangga jadi wajar saja aku membantu anda" ucap lie mei sambil duduk di kursi sebelah raja Liao jin


"yang mulia, aku juga sudah menyetujui syarat dari mu untuk menjadikan kerajaan Liao sebagai kerajaan besar dari kekaisaran meng" ucap raja Liao jin


baguslah raja Liao jin menyetujui nya, karena dengan begini kerajaan Liao jin bisa ikut ke peperangan besar antara 3 kekaisaran nanti


sebenarnya lie mei sudah mengetahui jika kerajaan Liao sebenarnya adalah kerajaan independen yang dibentuk oleh seorang pejuang, seorang pejuang adalah sebutan untuk orang orang yang berpetualang untuk menjadi lebih kuat atau bisa dibilang orang orang yang berkultivasi menjadi lebih kuat dengan berpergian ke berbagai tempat untuk meningkatkan kultivasi mereka


karena kerajaan Liao dibentuk oleh seorang pejuang semua rakyatnya pun juga merupakan seorang pejuang, dengan kata lain kerajaan Liao adalah kerajaan yang paling kuat di antara kerajaan lain karena memiliki rakyat seorang pejuang


karena hal ini lah yang membuat kerajaan Liao menjadi kerajaan independen dan tidak ingin terikat oleh kekaisaran manapun, tapi tentu saja berbeda dengan kekaisaran meng yang menyelamatkan hidup mereka


"sebenarnya aku juga ingin memberikan 2 hadiah untuk anda selain menyetujui syarat dari yang mulia itu" ucap raja Liao jin pada lie Mei


"oh hadiah apa itu raja Liao jin??" tanya lie Mei penasaran


"penjaga berikan 1 kotak pusaka itu pada ku" ucap raja Liao jin pada penjaga yang sudah membawa 1 kotak pusaka ditangan nya


penjaga itu langsung memberikan 1 kotak pusaka yang ada di tangan nya pada raja Liao jin, setelah itu raja Liao jin membuka kotak itu dan memberikan 2 benda yang dianggap nya sebagai pusaka berharga itu pada lie Mei


lie mei yang melihat 2 benda itu bingung karena hadiah yang diberikan oleh raja Liao jin adalah sebuah kunci yang sepertinya sudah sangat lama dan sebuah token berwarna hijau dengan tertulis kata san pada token tersebut


"yang mulia anda pasti bingung dengan hadiah yang aku berikan ini, jujur saja sebenarnya saya juga tidak tahu dengan kunci dan token ini tapi saya yakin kedua benda ini akan berguna untuk anda dimasa depan jadi terima lah" ucap raja Liao jin sambil memberi 1 kotak pusaka yang berisi kunci dan token itu pada lie Mei


dengan mata dewa milik lie Mei ia bisa melihat jika kunci dan token itu bukan lah benda biasa karena ada aura suci yang melindungi kedua benda itu, lie Mei tentu saja merasa tidak enak karena harus menerima hadiah berharga itu ia juga sudah menolak hadiah itu tapi raja Liao jin tetap saja ingin memberikan 2 hadiah itu pada lie Mei


lie mei pun akhirnya terpaksa mengalah dan mengambil 2 hadiah itu dari tangan raja Liao jin


"raja Liao jin aku harap kau tidak menyesal karena memberikan dua benda berharga ini pada ku" ucap lie mei mengingatkan raja Liao jin bahwa hadiah pemberian nya adalah hadiah berharga


"yang mulia walaupun kedua hadiah itu adalah benda pusaka yang sangat berharga bagi kerajaan kami, tapi hidup kami lebih berharga daripada 2 benda itu" ucap raja Liao jin dengan senyum tulusnya


"haahh baiklah aku akan menerima nya, karena masalah nya sudah selesai aku akan pamit untuk kembali kekaisaran ku" ucap lie mei segera berdiri dari tempat duduknya


"yah tentu saja semoga anda aman selama perjalanan anda kekaisaran meng" ucap raja Liao jin sambil membungkukkan badan nya


"oh iya karena kalian sudah menjadi kerajaan besar ke 5 dari kekaisaran meng, kalian juga harus mengikuti peperangan yang akan terjadi nanti" ucap lie mei membalikkan badannya pada raja Liao jin


"peperangan!! apa maksudmu yang mulia??" tanya raja Liao jin terkejut mendengar perkataan lie mei


"yang pasti dalam waktu 2 bulan lagi kekaisaran Yan, Teng, dan Ling akan berperang dengan kekaisaran meng, untuk informasi lebih lengkap nya anda sebaiknya datang kekaisaran meng untuk membahas tentang peperangan ini bersama 4 raja kerajaan besar lainnya" ucap lie mei sambil keluar dari aula utama bersama dengan yang lainnya


††††††††††


maaf kalo ada typo yaa


jangan lupa berikan like sebelum baca yah agar author bisa lebih semangat nulis nya


nantikan chapter berikutnya nanti malam yah