(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
Chapter 132 (S2): Pertarungan


Sementara itu di tempat Hong Zi. Ia terlihat kebingungan mencari jalan keluar dari hutan, tetapi ia terus berjalan kearah yang menurutnya benar.


Sudah beberapa menit ia berjalan mencari jalan keluar tetapi ia sadar bahwa dari tadi ia hanya melewati jalan yang sama berulang kali.


'Sepertinya ada yang sedang mempermainkan aku.' Pikirnya.


"Siapa kalian?! Keluar lah aku tahu kalian pasti ada disini!!" Teriak Hong Zi ditengah-tengah hutan.


Dibalik sebuah pohon muncul sesosok monster, bentuknya seperti naga dan unicorn ia memiliki taring yang tajam dikedua sisi mulutnya. Tubuhnya hampir sebesar Naga Merah.


Ia adalah Xie Zhi. Merupakan penjaga di Hutan Kekaisaran Meng. Lalu setelah Xie Zhi muncul. Dua sosok hewan lainnya juga terlihat berjalan keluar dari tempat persembunyiannya.


Mereka adalah Shang Cai si Ular Darah Merah dan Shang Zuo si Macan Putih, mereka berdua saat ini sedang berada dalam bentuk aslinya yang sangat besar.


Mereka bertiga terlihat marah dengan kehadiran Naga Merah Hong Zi. "Siapa kau ini?! Berani sekali memasuki wilayah kekuasaan milikku!!" Xie Zhi bertanya kepada Hong Zi dengan penuh penekanan.


Hong Zi merasa tertekan dengan aura yang dikeluarkan oleh Xie Zhi kepadanya, akan tetapi ia tidak ingin terlihat lemah dihadapan ketiga musuhnya.


Karena nya ia pun ikut mengeluarkan aura merah miliknya untuk menekan aura putih milik si penjaga hutan Xie Zhi.


"Aku sang Naga Merah yang sangat mulia ini tidak memiliki kewajiban untuk menjawab pertanyaan mu. Wahai Xie Zhi." Ucap Hong Zi dengan nada sombong merendahkan Xie Zhi.


Xie Zhi terlihat semakin marah mendengar perkataan Hong Zi, ia sekarang sudah tidak segan-segan lagi untuk melawan Hong Zi...


Suasana disana menjadi sunyi Hong Zi dan Xie Zhi bertarung dalam diam. Sementara Shang Cai dan Shang Zuo hanya mengamati pertarungan kedua nya dari kejauhan, karena mereka tidak ingin tekena dampak dari serangan keduanya.


Pertarungan dimulai dengan saling menekan lawan dengan aura milik mereka masing-masing. Dapat dilihat jika Hong Zi mulai kesusahan menahan aura milik Xie Zhi yang dominan lebih kuat darinya.


Kemudian Hong Zi menyerang dengan tenaga dalam nya ia menyemburkan api melalui mulut nya. Akan tetapi Xie Zhi dengan mudah memakan kobaran api besar tersebut.


Tidak menyerah Hong Zi membuka mulutnya dan membuat bola api yang sangat besar ia kemudian melemparkan bola api tersebut kepada Xie Zhi.


Xie Zhi mengerutkan alisnya dan menahan bola api tersebut dengan tanduk unicorn yang ada di kepala nya.


Bola api tersebut berputar putar di tandunya dan lama kelamaan bola api tersebut menyusut menjadi kecil lalu lenyap.


Hong Zi terlihat terkejut ia tidak menyangka bahwa serangannya dengan mudah dikalahkan oleh lawannya. "Heh. Baiklah sekarang giliran ku menyerang." Ucap Xie Zhi.


Xie Zhi membuka mulutnya ia menyemburkan kembali kobaran api besar yang di makannya kearah Hong Zi. Hong Zi menahan semburan api tersebut dengan menyemburkan api yang sama.


Tidak mengijinkan lawannya untuk menyerang kembali Xie Zhi langsung menyerang Hong Zi lagi dengan bola api besar yang muncul ditanduk nya, ia langsung melemparkan bola api tersebut ke Hong Zi.


Hong Zi yang belum selesai menahan semburan api dari Xie Zhi, ia dikejutkan kembali dengan bola api besar yang menuju kearah nya. Ia dengan cepat membuat bola api yang sama untuk menahan bola api Xie Zhi.


Tapi ternyata bola api miliknya tidak kuat menahan bola api yang dikeluarkan oleh Xie Zhi. Bola api besar Hong Zi langsung lenyap dan ia terlihat sudah pasrah menerima serangan bola api Xie Zhi yang menuju kearahnya.


Duarr


Ledakan besar terdengar di pertarungan tersebut. Hong Zi membuka matanya karena ia tidak merasakan apapun yang terjadi kepadanya.


Ternyata bola api tersebut malah meledak di belakang nya dan tidak mengenai tubuhnya. "A..apa yang terjadi!" Hong Zi bingung dengan situasi nya.


"Kau ini benar-benar bodoh, ya? Mengapa diam saja dan tidak menghindar?! Jika tadi aku tidak mendorong mu mungkin sekarang kau sudah terluka parah." Ucap Shang Zuo yang ada di belakang Hong Zi.


"Asal kau tahu aku menyelamatkan nyawa mu bukan tanpa alasan. Karena kau itu hewan penjaga milik adik Tuanku, jika kau kenapa-kenapa kami pasti akan di marahi oleh Tuan." Ucap Shang Zuo menjelaskan.


"Ya itu benar. Karena itu ikut kami dengan baik atau kami akan menyerang mu lagi bersama-sama." Shang Cai tiba-tiba muncul di samping Shang Zuo.


"Huh? Untuk apa aku menuruti perintah kalian, aku ini sang Naga Merah yang mulia dan sangat dihormati, seharusnya kalian yang menuruti perintahku dan berlutut dihadapan ku." Ucap Hong Zi tidak peduli.


Shang Cai dan Shang Zuo yang kesal langsung memperlihatkan tanda bintang yang ada di dahi keduanya. Seketika itu juga Hong Zi langsung membatu dan tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena tidak menyangka jika dihadapan nya sekarang ternyata adalah dua Raja dari Ras Ular dan Ras Macan.


"Sekarang mari ikut kami!" Perintah Shang Cai dan Shang Zuo bersamaan.


"Baik." Hong Zi tidak membantah dan langsung menurut kepada Shang Cai dan Shang Zuo.


"Ah iya, Xie Zhi kau juga ikut lah bersama kami menemui Tuan kami. Tuan kami juga sangat ingin bertemu dengan mu." Ucap Shang Zuo berbalik melihat ke arah Xie Zhi.


Mereka keempat kemudian berjalan kembali menuju tempat Lie Mei berada yaitu di Pohon Energi Spiritual.


★Di Pohon Energi Spiritual★


Lie Mei tampak masih bersantai di bawah Pohon Energi Spiritual, ia sepertinya sudah menyaksikan pertarungan Hong Zi dengan Xie Zhi dengan kekuatan Mata Dewa tahap awal miliknya.


Tidak lama setelah saat itu, Lie Hao dan Zao Yan tiba-tiba keluar dari portal hitam yang muncul di samping Lie Mei. "Kak, bagaimana keadaan disini?" Lie Hao berjalan kearah kakak nya.


"Kau akhirnya tiba juga. Hong Zi akan segera datang bersama hewan penjaga ku."


"Beberapa saat yang lalu Hong Zi dan Xie Zhi sedang bertarung di tengah hutan." Jelas Lie Mei.


"Baiklah, sepertinya sekarang kita hanya perlu menanyakannya kepada Hong Zi." Ucap Lie Hao melipat kedua tangannya.


Terlihat dari kejauhan Hong Zi dan yang lainnya berjalan menuju ke arah Lie Mei dan Lie Hao.


"Tuan! kami sudah selesai mengurus nya." Ucap Shang Zuo dengan girang.


Shang Zuo dan Shang Cai langsung berubah kebentuk mini nya dan berlari menghampiri tuannya.


"Ya, kalian berdua kerja bagus." Lie Mei mengelus kepala Shang Zuo dan Shang Cai.


"Jadi sebenarnya apa yang kau maksud dengan Pemburu Naga? Mengapa kau tidak memberitahu ku sebelum nya?!" Tanya Lie Hao menghampiri Hong Zi dengan tatapan dingin.


Hong Zi terdiam ia berkeringat dingin melihat Lie Hao menghampiri dirinya.


"M..master mohon ampuni saya. Saya bukan bermaksud menyembunyikan sesuatu dari anda, saya sebenarnya masih belum yakin untuk memberitahu hal ini kepada anda." Ucap Hong Zi menjelaskan.


"Apa maksudmu kau tidak mempercayai ku?!" Tanya Lie Hao.


"B..bukan begitu Master. Saya hanya belum siap untuk memberitahukan nya kepada anda." Jawab Hong Zi dengan gugup dan ketakutan.


"Kalau begitu ceritakan semua nya kepadaku sekarang, kalau tidak kau tahu sendiri apa yang akan terjadi kepada mu bukan?" Ucap Lie Hao menyeringai menatap tajam Hong Zi.


Hong Zi tidak bisa berbuat apa-apa lagi ia sudah tahu bahwa kekuatan milik Master nya bukan apa-apa jika di bandingkan dengan dirinya.


Bahkan saat di Kultivasi Tertutup waktu itu, ia sangat ingat dengan kekuatan Master nya yang sangat mengerikan bahkan dapat membunuh Raja Ras Singa dan Iblis Tingkat Tinggi dengan bakat Matahari, hanya dengan satu kali serangan.


Mengingat memori tersebut Hong Zi tiba-tiba langsung merinding dan membuat kakinya lemas terjatuh di tanah.


Hong Zi merubah tampilan nya menjadi manusia.


"Baik, akan saya ceritakan semua yang saya ketahui. Saya harap bahwa semua yang ada disini dapat merahasiakan nya dari orang lain." Ucap Hong Zi.


"Kalian mungkin sudah tahu bahwa Hewan Suci sebenarnya tinggal di Dunia Dewa. Tetapi ada beberapa alasan mengapa Hewan Suci juga ada di Dunia bawah (Dunia manusia dan Dunia Iblis)" Ucap Hong Zi.


"Hm itu masuk akal, sebenarnya aku juga ingin tahu kenapa Hewan Suci bisa berada di sini padahal tempat mereka sebenarnya ada di Dunia Dewa." Ucap Lie Mei.


Hong Zi kemudian memberitahu bahwa ada 3 alasan mengapa Hewan Suci bisa berada di Dunia bawah.


------•••××{∆∆^\=^}×ו••------


Terima kasih sudah membaca.


Jangan lupa untuk memberikan like, komentar, dan vote jika kalian suka dengan novel ini.


Sementara Author tidak up dulu. Maaf ya karena author mau memperbaiki alur cerita episode - episode sebelumnya.


Soalnya masih banyak kesalahan dalam penggunaan tanda baca, huruf kapital dll.


Jadi Author akan mulai dari awal lagi buat cerita nya karena akan ada perubahan alur dan cerita serta pengganti tokoh dan beberapa tokoh tambahan lainnya.


Judul Novel ini juga akan diganti karena tidak sesuai dengan genre nya.


Terima kasih sudah mendukung Author selama ini.