(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 25: makanan yang sangat enak


"heii kami ini pembunuh loh kenapa kau tidak ketakutan dan malah berani memerintah kami" ucap pembunuh 1 bingung dengan sikap lie Mei


"kalo pembunuh memang nya kenapa kalian tetap manusia juga kan" ucap lie mei santai


"apa kau benar tidak takut pada kami??" tanya pembunuh 1


"iya tentu saja, apa jangan jangan kalian pikir saat aku menghalangi kalian membunuh saat itu aku tidak tau kalo kalian itu pembunuh" ucap lie mei


"kalo kau sudah tau kami ini pembunuh kenapa kau masih mau menghalangi kami membunuh dan berbicara pada kami??" tanya pembunuh 1


"aku kan sudah bilang kalo aku tidak menghentikan kalian nanti kelompok kita akan didiskualifikasi, dan aku harus mengulang kembali ujian murid dalam" ucap lie mei


"cih terserah kau saja lah, kami pergi dulu ayo " ucap pembunuh 1


"baik" ucap pembunuh 2 lalu melepaskan lie Hao dan pergi


"kak apa yang dibicarakan pembunuh itu benar dan bagaimana bisa kakak mengizinkan mereka tinggal di asrama kita" ucap lie Hao


"yah itu benar, lagi pula asrama ini terlalu besar untuk kita berdua saja, jadi kalo ada yang ingin tinggal di sini akan lebih baik" ucap lie mei


"terserah kakak saja deh, ini bahan makanan nya aku menemukan banyak sekali sayuran dan buah buahan di hutan" ucap lie Hao memberikan bahan makanan pada lie Mei


"mana biar aku lihat, lie Hao apa benar ini kamu semua yang mengambil nya??" tanya lie Mei


"yah tentu saja bagaimana aku hebat kan bisa menemukan semua ini" ucap lie Hao dengan bangga


"hebat dari mananya yang kau ambil ini semua nya adalah tanaman beracun dan buah buahan yang tidak bisa di makan tau" Ucap lie Mei kesal


"eh, yang benar tapi bentuk nya sama persis dengan sayuran yang biasa kita makan" ucap lie Hao tidak percaya


"haah, ternyata aku salah sudah menugaskan mu mencari bahan makanan kalo begini kita tidak akan bisa makan hari ini" ucap lie


"hah tidak makan tapi sekarang aku sudah lapar" ucap lie Hao


★di tempat pembunuh★


"kakak apa kau percaya dengan yang dikatakan gadis itu kalo dia tidak takut pada kita??" tanya pembunuh 2


"aku bisa melihat dari matanya kalo dia tidak takut pada kita, bukannya kau juga melihat mata gadis itu kalo tidak ada ketakutan pada nya" ucap pembunuh 1


"yah aku memang melihat nya tapi aku masih tidak percaya kalo ada orang yang berbicara pada kita tapi tidak takut pada kita" ucap pembunuh 2


"aku juga tidak percaya, Wen pergi lah cari kayu bakar aku akan pergi mencari bahan makanan" ucap pembunuh 1


"baiklah, tapi kenapa kakak xin mencari bahan makanan bukannya adik gadis itu sudah membawa bahan makanan??" tanya Wen


"karena yang dibawa oleh adiknya itu bukan bahan makanan tapi tanaman beracun dan buah buahan liar, makanya aku mencarinya" ucap xin


"ternyata begitu kalo begitu aku pergi dulu" ucap Wen lalu pergi mencari kayu bakar


"cari lah yang cepat aku yakin mereka pasti sudah lapar" ucap xin


"tentu saja karena ini bukannya pekerjaan


kita saat guru pergi berburu" ucap Wen


"baiklah aku juga harus mencari bahan makanan sekarang" ucap xin


★di asrama★


"kak sekarang bagaimana kita akan makan??" tanya lie Hao


"tenang saja mereka pasti akan membawa nya pada kita, tugas mu sekarang pergi lah berburu hewan yang ada di hutan ini kalo bisa yang besar" ucap lie mei


"kalo berburu aku ahlinya, aku pergi dulu" ucap lie Hao lalu pergi


"baiklah karena sekarang semua nya sudah pergi sekarang waktunya aku merenovasi asrama ini" ucap lie mei


aktifkan sihir penyalin menyalin asrama yang baru dan mewah


"bagus sekarang asrama yang tidak terurus dan banyak tanaman liar itu sekarang sudah berubah menjadi asrama yang sangat mewah seperti asrama murid khusus" ucap lie mei


"sepertinya aku juga harus menambah pagar dan gerbang di sekeliling asrama ini, tapi kalo begitu bukannya ini bukan asrama lagi tapi malah seperti istana yah biarkan saja lagipula sekarang tempat ini sudah menjadi tempat tinggal ku juga" ucap lie mei


aktifkan sihir penyalin menyalin pagar dan gerbang di sekeliling asrama


"baguslah kalo begini kan jadi enak di pandang, tempat ini memang sangat cocok untuk menjadi tempat tinggal ku" ucap lie mei


"sebaiknya aku membuat pertanian di belakang asrama agar aku bisa menanam padi, sudah lama sekali aku tidak makan nasi" ucap lie mei


semenjak aku tinggal di dunia ini aku tidak pernah makan nasi lagi dan juga makanan di dunia ini tidak memakai bumbu atau minyak goreng untuk menggoreng tapi mereka hanya memakan daging yang di bakar lalu merebus makanan tapi air nya malah di buang dunia ini memang dunia yang mementingkan kekuatan dan uang saja


"mulai sekarang aku tidak akan membiarkan kalian makan makanan yang tidak enak lagi, biar aku tunjukkan pada kalian semua apa itu yang namanya makanan enak" ucap lie mei dengan semangat


"kak xin apa benar ini asrama yang tadi itu??" tanya Wen


"aku yakin kok kalo asrama nya di sini aku tidak mungkin salah arah" ucap xin


"tapi kenapa aku tidak melihat asrama, di sini malah ada pagar besar dan gerbang" ucap Wen


"tapi aku yakin asrama nya di sini kok, tapi kok bisa ada pagar dan gerbang di sini apa ini istana milik seorang" ucap xin aneh


"heiii minggir jangan menghalangi jalan ku aku harus memberikan hasil buruan ku pada kak lie Mei" ucap lie Hao


"sepertinya kak lie Mei benar ternyata kalian juga mencari bahan makanan, kenapa kalian diam saja di sini ayo masuk" ucap lie Hao


"kakak ini aku lie Hao aku sudah kembali, tunggu sejak kapan yah di asrama ini ada gerbang" ucap lie Hao lalu melihat ke atas


"wuaahhh, apa ini kenapa bisa ada gerbang dan pagar di sini apa aku salah jalan yah" ucap lie Hao terkejut


"kak sepertinya adik gadis itu juga tersesat seperti kita" ucap Wen


"yah seperti nya begitu, karena tidak mungkin asrama yang tidak terurus begitu bisa menjadi istana dalam sekejap" ucap xin


"lie Hao kau sudah kembali yah ayo masuk" ucap lie mei sambil membuka gerbang dari dalam


"kakak!!, kenapa kau bisa ada disini" tanya lie Hao tidak percaya


" kenapa kau bisa muncul disini" ucap xin


"oh kalian juga sudah datang yah, apa maksud kalian ini asrama kita tau" ucap lie mei


"kak yang benar saja ini istana bukan asrama yang sudah lama tidak ditinggali itu" ucap lie Hao


"tentu saja karena aku sudah mengubah asrama itu menjadi istana ini" ucap lie mei dengan santai


"sudahlah ayo kalian masuk saja aku akan segera memasak untuk kalian" ucap lie mei lalu masuk kedalam


★di dalam asrama★


"sepertinya kalian masih tidak percaya yah" ucap lie mei


"mana mungkin kami percaya begitu saja, bagaimana bisa asrama itu berubah menjadi mewah seperti ini" ucap xin


"tentu saja bisa karena aku mengunakan kekuatan milik ku, baiklah aku akan memasak dulu kalian boleh pergi berkeliling atau menentukan kamar kalian aku pergi dulu" ucap lie mei lalu pergi


★di dapur★


"sepertinya aku terlalu berlebihan mengubah asrama ini yah, sampai mereka saja tidak mempercayai nya yah sudah karena sudah terjadi biarkan saja terjadi" ucap lie mei


"sekarang tugas ku adalah memasak masakan enak hari ini" ucap lie


lalu lie mei memasak selama 1 jam


baiklah sudah siap aku harus menyiapkan nya di meja makan


★di meja makan★


"maaf sudah menunggu lama, ini makanannya silahkan di makan" ucap lie mei


"kak makanan apa itu aku tidak pernah melihat nya sebelum nya" ucap lie Hao


"aku juga belum pernah melihat makanan seperti itu" ucap Wen


"yang ini namanya ikan goreng yang di tangkap oleh lie Hao, lalu aku membuat sup sayur dari bahan makanan yang ditemukan oleh kalian, lalu ini adalah sate rusa dari hasil buruan lie Hao lalu buah buahan nya aku buat menjadi salad buah" ucap lie mei menjelaskan


"kalian akan tau kalo sudah memakan nya, selama makan" ucap lie mei lalu memakan makanan nya


"selamat makan, happ ini enak sekali ikan goreng ini, sup dan sate nya juga enak sekali bagaimana bisa kakak membuat makanan seenak ini" ucap lie Hao sambil memakannya dengan lahap


"tentu saja karena aku yang memasaknya" ucap lie mei membanggakan diri


"kalo begitu kami juga akan memakan nya, happ enak sekali makanan ini benar benar sangat enak" ucap xin


"iya ini benar-benar sangat enak, baru kali ini aku bisa merasakan makanan enak seperti ini" ucap Wen


†††††††††††


maaf kalo ada typo yaa


jangan lupa like dan komentar nya


nantikan chapter berikutnya