(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 116 (S2): Perubahan Biao Jin


"Tapi apa??" Tanya Pangeran kedua.


"Tapi apa ayah tidak tahu jika kami berdua ini adalah Calon penerus yang akan menjadi Raja Iblis di masa depan?? Jadi menurut ayah apakah pantas bagi kami berdua untuk menuruti kemauanmu yang padahal lebih rendah dari posisi kami" Ucap Lie Chen tersenyum menyeringai.


"Kau!!! Dasar anak tidak berguna!!! Lebih baik kalian mati saja dan pergi ke neraka" Ucap sang Pangeran Kedua dengan nada meninggi.


Pangeran Kedua yang saat ini sangat marah atas perkataan Lie Chen tersebut, tiba-tiba langsung menyerang Lie Jiao dan Lie Chen dengan melempar dua buah belati tajam yang sudah dialirkan kekuatan darah khas Ras Iblis miliknya.


Kedua belati milik Pangeran Kedua tersebut melesat ke arah leher Lie Jiao dan Lie Chen. Sebelum kedua belati tersebut sampai pada Lie Jiao dan Lie Chen, keduanya mendadak menghilang lalu tiba-tiba muncul di atas pangeran kedua. Tanpa berpikir panjang Lie Jiao dan Lie Chen bersama melempar tombak milik mereka pada pangeran kedua dengan kecepatan suara.


Tidak sampai 1 detik tombak Lie Jiao dan Lie Chen kini sudah berada di hadapan pangeran kedua. Tapi Pangeran Kedua menghindar sebelum kedua tombak tersebut mengenai dirinya. Sayangnya, walaupun pangeran kedua menghindar kecepatan tombak milik Lie Jiao dan Lie Chen tersebut tetap berhasil melukai bahu kirinya.


'Kekuatan macam apa yang dimiliki mereka itu!! Bagaimana bisa anak campuran manusia seperti mereka bisa memiliki kekuatan seperti ini?!! Jika saja aku telat sedikit untuk menghindari serangan mereka itu mungkin kedua tombak tersebut sudah menusuk jantung ku dari tadi' Batin Pangeran Kedua dengan memegang luka dibahu kirinya sambil meringis kesakitan.


Pangeran Kedua mencabut kedua tombak Lie Jiao dan Lie Chen dari bahunya, lalu dirinya segera melarikan diri keluar dari mansion. Tapi Lie Jiao dan Lie Chen tidak membiarkan pangeran kedua melarikan diri begitu saja, kedua nya segera mengambil tombak milik mereka lalu segera pergi mengejar pangeran kedua dengan menggunakan jurus meringankan tubuh milik nya yang sangat cepat.


★ditempat Lie Mei saat ini★


Lie Mei yang sedari tadi sedang menuju ke mansion pangeran kedua tiba-tiba berhenti melangkah, karena dirinya saat ini sedang dihalangi oleh Calon Raja Elf dari Ras Iblis yang sebelumnya diperintahkan oleh Pangeran Kedua untuk mengurus Lie Mei.


"Hee, tidak disangka aku bisa bertemu dengan dirimu disini. Biar aku tebak kau pasti diperintahkan oleh Pangeran ******** itu untuk membereskan diriku ini, apa tebakan ku benar Calon Raja Elf dari Ras Iblis??" Tanya Lie Mei dengan tersenyum.


"Jaga ucapan mu itu dasar manusia rendah, beraninya kau berkata kasar seperti itu pada Yang Mulia Pangeran yang sangat agung dan terhormat!!!" Ucap Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut dengan mengerutkan dahinya kesal.


"Agung?? Terhormat?? Dilihat dari manapun si pangeran sialan itu tidak memiliki sisi agung dan terhormat sedikitpun, karena dia itu hanya seorang pangeran kurang ajar yang memanfaatkan status miliknya saja" Ucap Lie Mei dengan dingin.


"Ck, berhenti bicara omong kosong dan tutup mulut mu itu karena aku akan segera membawa dirimu itu ke neraka." Ucap Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut dengan sangat marah lalu langsung menerjang dan menyerang Lie Mei dengan pedang tingkat tinggi nya secepat kilat.


Lie Mei hanya menyeringai lalu tiba-tiba menghilang dan muncul dibelakang Calon Raja Elf dari Ras Iblis, setelah berada di belakang Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut Lie Mei pun langsung mengayunkan pedang iblis yang berada dutang nya itu pada Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut dengan sangat cepat.


Punggung Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut mendapat luka dari serangan Lie Mei walau luka yang dibuat Lie Mei tidak dalam, karena dari awal Lie Mei tidak berniat untuk langsung membunuh Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut karena dirinya ingin menyiksa Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut terlebih dahulu.


Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut langsung membalikkan badannya dan berniat untuk menyerang Lie Mei dengan pedangnya, tapi saat ia berbalik badan keberadaan Lie Mei sudah tidak berada disana lagi. Lie Mei saat ini terlihat sudah berada di atas Calon Raja Elf dari Ras Iblis, dan dirinya langsung menyerang Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut sama seperti serangannya yang sebelumnya.


"Heii, Bukannya tadi kau mengatakan jika akan membawaku ke neraka?? Tapi jika kau seperti ini terus bukankah yang terjadi malah jadi sebaliknya??" Ucap Lie Mei dengan suara datar.


Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut semakin kesal mendengar ucapan Lie Mei itu, tapi dirinya tidak bisa menyangkal akan hal itu. Karena saat ini dirinya memang benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa terhadap serangan dan pergerakan Lie Mei yang cepat itu


Lie Mei masih terus menyerang Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut dengan sangat cepat tanpa diketahui keberadaannya oleh Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut. Walaupun begitu masih ada satu atau dua serangan Lie Mei yang berhasil di tangkis oleh Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut. Tapi Lie Mei yakin jika itu hanya sebuah keberuntungan saja.


Waktu terus berjalan dan pertarungan mereka masih belum selesai. Pergerakan Lie Mei saat ini bukannya melemah tapi malah semakin bertambah kuat dan sangat cepat, pergerakan Lie Mei tersebut bahkan sampai membuat Calon Raja Elf dari Ras Iblis tidak dapat mengikuti pergerakan nya itu.


Luka Calon Raja Elf dari Ras Iblis yang didapatkan dari serangan Lie Mei sepanjang pertarungan tadi itu sekarang sudah bertambah semakin banyak, bahkan seluruh tubuh Calon Raja Elf dari Ras Iblis itu kini sudah ditutupi darah segar yang berasal dari luka yang ada di sekujur tubuh nya.


Lie Mei tidak memberikan belas kasih sedikit pun pada Calon Raja Elf dari Ras Iblis itu. Karena dirinya tidak akan pernah melepaskan siapapun yang berani mengusik dirinya dan juga orang-orang terdekatnya. Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut hanya bisa pasrah membiarkan tubuhnya diserang oleh Lie Mei, karena walaupun mau dirinya tidak akan bisa menghentikan dan menyerang balik Lie Mei yang bahkan keberadaan nya saja tidak dapat dilihat oleh dirinya.


'Hmm, baik sekarang tinggal serangan terakhir' Batin Lie Mei dengan senang karena berhasil mencapai target serangannya.


Srashhh


Serangan terakhir, Lie Mei memberikan sebuah tebasan yang cukup besar dan juga dalam pada tubuh Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut. Calon Raja Elf dari Ras Iblis itu terbatuk dan mengeluarkan darah segar dari mulut nya, seketika itu juga dirinya sudah tidak bernyawa dan tumbang ke atas tanah.


"Ah, ini benar-benar sangat melelahkan. Walaupun begitu aku berhasil menyerang Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut dengan jurus serangan seribu luka milikku ini" Ucap Lie Mei dengan nafas terengah-engah.


"Wuahh!! Biao Jin bisa-bisanya kau menyerap darah dari Calon Raja Elf dari Ras Iblis. Apa darah yang kau dapatkan dari pertarungan ku di Ujian Raja Elf waktu itu belum cukup??" Ucap Lie Mei merasa heran dengan jumlah darah yang dibutuhkan oleh pedang iblis nya itu.


Biao Jin terus menyerap semua darah milik Calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut sampai habis tak tersisa. Lie Mei hanya geleng-geleng kepala melihat kerakusan Biao Jin yang tidak bisa berhenti menyerap darah walaupun sudah menyerap sangat banyak darah selama ini.


Ketika darah Calon Raja Elf dari Ras Iblis sudah diserap habis oleh Biao Jin, tiba-tiba saja dari ujung mata pedang iblis Biao Jin perlahan-lahan dialiri energi merah pekat yang berasal dari darah yang diserap oleh Biao Jin selama ini. Energi merah pekat yang muncul entah dari mana itu menjalar secara perlahan keseluruh pedang iblis, sampai ke ujung gagang pedang Biao Jin.


Setelah energi merah pekat tersebut menutupi seluruh bagian pedang iblis milik Lie Mei tersebut. Wujud Biao Jin tiba-tiba berubah menjadi sebuah pedang iblis berwarna merah pekat dengan simbol tengkorak yang sangat menyeramkan berada di gagang pedang tersebut. Jika dibandingkan dengan yang dulu perubahan Biao Jin saat ini terlihat seperti sebuah pedang iblis yang sesungguhnya.


Melihat perubahan wujud dari Biao Jin membuat Lie Mei tidak bisa berkata apa-apa lagi dirinya sekarang ini sangat terkejut, bingung tapi juga takjub melihat perubahan aneh tersebut. Entah mengapa mendadak Lie Mei merasakan sakit kepala yang hebat dan perlahan pandangan Lie Mei menjadi kabur, saat itu juga Lie Mei terhuyung dan jatuh tidak sadarkan diri di tanah tepat disebelah mayat Calon Raja Elf dari Ras Iblis.


------•••××{∆∆^__^}×ו••-----


Maaf 🙏🙏 kayaknya author akan sering up satu, karena tugas sekolah author akhir-akhir ini jadi tambah banyak.


Satu hari aja bisa dikasih 4 - 5 tugas, belum lagi author masih ada 2 tugas kelompok yang belum selesai, jadi karena itu author beberapa hari yang lalu gak bisa up dua 😭😭


Mohon pengertiannya yah para pembaca sekalian. Satu lagi hari Sabtu dan Minggu author gak up dulu karena mau kerjain tugas kelompok dulu, jadi besok terakhir author up.


Kalo tugas sekolah author lagi tidak banyak, pasti author akan up dua. Jangan lupa like dan vote serta komentar yah, nanti akan author kasih bonus chapter jika kalian like, vote dan juga komentar 😊😊


Terima kasih. Sampai jumpa di chapter berikutnya besok. Bye bye 👋👋