
Lie Mei mengambil posisi duduk bersila ia lalu memejamkan mata nya, kemudian Lie Mei menyerap kekuatan dari 3 aksesoris yang diberikan oleh 3 hewan penjaga hutan kekaisaran Yan saat Lie Mei berhasil melewati ujian dari mereka bertiga.
Cincin yang diberikan oleh Naga Kegelapan tiba-tiba saja menghilang dari jari nya, setelah Lie Mei menyerap semua kekuatan didalam cincin tersebut. Kalung yang diberikan oleh Serigala Halilintar dan gelang yang diberikan oleh Macan Neraka juga ikut menghilang secara bersamaan.
'sekarang aku hanya harus menyatukan ketiga kekuatan hewan penjaga hutan ini dengan kekuatan dari buku kematian' Batin Lie Mei. Kemudian ia mengeluarkan kekuatan buku kematian yang dulu pernah ia pelajari. Walaupun Lie Mei sudah mempelajari jurus buku kematian tapi selama ini ia belum pernah memakai jurus tersebut karena kekuatan nya yang sangat kuat dan juga besar.
Lie Mei masih berusaha untuk menyatukan 3 kekuatan hewan penjaga hutan dari Kekaisaran Yan dan kekuatan buku kematian nya. Proses penyatuan keempat kekuatan tersebut hanya membutuhkan waktu selama 15 menit saja untuk selesai.
Kini di telapak tangan Lie Mei sudah terlihat bola cahaya besar berwarna hitam dengan aura yang pekat keluar dari bola cahaya hitam tersebut. Langsung saja Lie Mei melempar bola cahaya hitam tersebut ke arah sepuluh ular kecil yang ada di depannya.
Brakkkk
Boommm
Angin berhembus kencang dengan pasir yang ikut berterbangan kearah Lie Mei, setelah bola cahaya hitam tersebut dilemparkan ke arah sepuluh ular kecil. Lie Mei menutup kedua matanya dengan menggunakan tangan nya agar pasir yang berterbangan itu tidak masuk kematanya.
Beberapa saat kemudian angin dan pasir yang berterbangan itu sudah menjadi tenang. Saat ini Lie Mei dapat melihat dengan sangat jelas kerusakan yang disebabkan oleh kekuatan gabungan antara kekuatan buku kematian dan kekuatan dari 3 hewan penjaga hutan di kekaisaran Yan miliknya.
"ahh, apa aku terlalu berlebihan menggunakan kekuatan ku yah. Jika kerusakan nya sebesar ini, seharusnya aku tadi menggunakan kekuatan buku kematian saja" Ucap Lie Mei syok setelah melihat kerusakan yang dibuat dengan kekuatan buku kematian dan 3 kekuatan dari 3 hewan penjaga hutan kekaisaran Yan.
Empat Elf yang menonton Lie Mei dengan cermin surgawi juga syok melihat kekuatan Lie Mei yang sebenarnya. Setelah melihat kekuatan Lie Mei yang sangat luar biasa kuat itu keempat Elf itu tidak berani membuat masalah dengan Lie Mei.
Karena kerusakan yang disebabkan oleh kekuatan gabungan Lie Mei dapat menghancurkan 1 kekaisaran dengan mudah. Melihat sepuluh ular kecil itu sudah tidak ada di sana ia memastikan jika ular kecil tersebut sudah mati. Lie Mei akhirnya menjatuhkan diri ke atas tanah karena semua Kekuatan dan tenaga nya sudah habis dipakai untuk menyerang sepuluh ular kecil tadi dengan kekuatan gabungan nya.
"hahhh akhirnya ujian Raja Elf ini selesai juga. Apa aku sudah men..jadi..Ra...ja..E..lf" Ucap Lie Mei merasa lega setelah itu ia menutup matanya dan tertidur karena kelelahan.
Terlihat Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin keluar dari ruang dimensi setelah mereka sudah merasa tenang karena obat penenang milik Lie Mei. "Yang mulia, anda sudah bekerja keras selama 1 tahun ini, selanjutnya biar kami yang menjaga dan melindungi anda" Ucap Zhe Lin menggendong Lie Mei dan masukkan Lie Mei kedalam ruang dimensi milik nya.
"ingat apapun yang terjadi nanti kita harus melindungi master sampai akhir, walau harus mempertaruhkan nyawa kita" Ucap Ling Hun dengan serius. Shang Cai dan Zhe Lin hanya mengangguk.
Tiba-tiba ruang dimensi tempat ujian Elf sejati berada berguncang hebat lalu Shang Cai Ling Hun dan Zhe Lin dikeluarkan dari ruang dimensi, karena ruang dimensi tersebut tidak dapat menahan guncangan hebat yang berasal dari pagoda 13 lantai dan menjadi rusak.
"ternyata yang dikatakan oleh penjaga lantai 11 benar" gumam Ling Hun. "bersiaplah segel lantai dasar pagoda 13 lantai ini sudah terbuka, sebentar lagi mereka pasti akan kesini" Ucap Ling Hun yang sekarang sudah dalam mode tempurnya.
Sebenarnya saat gadis Elf penjaga lantai 11 tadi mengetahui jika Calon Raja Elf dari Ras Iblis menghilang dan memiliki aura hitam yang sangat banyak, ia sudah memiliki perasaan buruk jika calon Raja Elf dari Ras Iblis tersebut akan membuka segel di lantai dasar pagoda 13 lantai. Karena itu ia memberitahu tentang hal tersebut pada Ling Hun dengan jurus penghubung pikiran nya.
★di tempat keempat para Elf★
"wuaahhh, apa yang terjadi kenapa pagoda 13 lantai ini berguncang hebat seperti ini' Ucap pemuda Elf berambut merah.
"tidak disangka akan dimulai secepat ini. Kalian bertiga bersiaplah!! pertarungan kita sudah dimulai, Jangan sampai para tahanan lantai dasar keluar dari pagoda 13 lantai ini" Ucap gadis Elf penjaga lantai 11 dengan lantang.
Di saat bersamaan Lie Jiao dan Lie Chen kini sudah diselimuti oleh aura hitam yang entah datang dari mana. Aura hitam tersebut tampak memasuki tubuh Lie Jiao dan Lie Chen. Setelah itu Lie Jiao dan Lie Chen bangun dari tempat tidur mereka dan beranjak pergi keluar dari kamar tempat mereka berada.
"Lie Jiao! Lie Chen! apa yang kalian lakukan diluar, kalian masih harus berada didala.." Jack yang belum menyelesaikan perkataannya tiba-tiba ditusuk oleh Lie Hao dengan menggunakan tombak miliknya.
"berani nya seorang manusia rendah seperti mu berbicara padaku yang seorang Raja iblis!! Apa kau tidak tahu jika aku ini adalah Raja Iblis!!" Ucap Lie Chen dengan melotot tajam pada Jack.
"cih, bahkan sekarang manusia Ras rendah saja berani berbicara pada kita. Tampaknya kita harus memberi pelajaran pada Ras rendahan seperti mereka ini" Ucap Lie Jiao dengan menatap sinis pada Jack dan Angel.
"kau benar Lie Jiao, mari kita musnahkan ras manusia yang tidak berguna ini" Ajak Lie Chen dengan menyeringai.
Keduanya langsung menghilang dari hadapan Jack dan Angel dan pergi meninggalkan istana kekaisaran Meng. Angel yang tadinya hanya bisa diam mematung setelah melihat Lie Chen menyerang Jack, akhirnya menghampiri Jack yang kini sudah jatuh tengkurap di atas tanah.
"Jack!!! huhuhu bertahanlah Jack a..ku akan pergi meminta pertolongan dari jenderal Lie Fan, jadi kumohon...hiks..bertahanlah sampai aku kembali" Ucap Angel dengan menangis lalu langsung berlari dengan mengunakan jurus meringankan tubuh nya ke tempat jenderal Lie Fan berada yaitu di halaman belakang istana kekaisaran Meng.
★di sebuah hutan di bagian barat★
Dari kejauhan terlihat beberapa prajurit iblis dengan memakai jubah bertudung merah sedang terburu-buru pergi ke suatu tempat di hutan itu. Setelah beberapa lama prajurit iblis tersebut berlari dengan jurus meringankan tubuh mereka, akhirnya mereka berhenti di sebuah mansion yang tampak sangat mengerikan.
Segera semua prajurit iblis tersebut memasuki mansion tersebut. Lalu berlutut dihadapan seorang pria yang berada di atas tahtanya. "hormat kami pada Yang Mulia" Ucap semua prajurit iblis tersebut.
"Bagaimana apa pekerjaan kalian sudah selesai??" Tanya sosok pria di atas tahta itu sendiri dingin.
"semua berjalan sesuai rencana anda, Yang Mulia" Jawab salah satu prajurit iblis di bagian depan semua prajurit iblis lainnya.
"hmph, pergilah" Ucap sosok pria tersebut dengan singkat. Semua prajurit iblis tersebut langsung pergi keluar dari mansion.
"ptfff..hahahaha, akhirnya setelah sekian lama mimpiku bisa menjadi kenyataan. Kini aku hanya perlu duduk diam sambil menunggu anak-anakku tersayang memusnahkan para manusia rendah dan tidak berguna itu" Ucap sosok pria tersebut dengan tertawa jahat.
sosok pria tersebut sudah pasti adalah anak kedua dari Raja iblis yaitu pangeran kedua, yang juga merupakan ayah kandung dari Lie Jiao dan Lie Chen.
"sekarang waktunya ramalan Era Kehancuran ke-2 dimulai" Ucap pangeran kedua tersebut dengan menyeringai iblis.
------•••××{∆∆^\=^}×ו••------
Halo para pembaca hari ini up satu dulu yah.
Maaf kalo ada typo yaa.
Nantikan crazy up nya besok malam.