
di dahi Ling hun kini sudah terdapat simbol bergambar bunga lotus merah muda, lie Mei ingin bertanya tentang bunga lotus yang berada di dahi Ling hun itu, tapi ia tidak bisa karena sekarang sekelompok mayat hidup yang memperhatikan mereka dari tadi sudah datang menyerang mereka dari segala arah.
dengan cepat lie Mei mengaktifkan sihir cahaya miliknya untuk menyucikan para mayat hidup itu. Tapi para mayat hidup kembali bangkit setelah terkena serangan sihir cahaya lie Mei.
"cih kenapa sihir cahaya ku tidak mempan pada zombie ini" ucap lie Mei kesal lalu naik ke atas pohon dengan jurus meringankan tubuh nya.
"tuan mereka itu mayat jiwa abadi, mereka tidak akan pernah mati walaupun tuan menyerang nya dengan kekuatan penuh milik tuan sekali pun" ucap Shang cai yang sudah berubah ke bentuk mini nya.
"mayat jiwa abadi apa itu??" tanya lie Mei sambil memperhatikan Ling hun yang masih berusaha untuk menyerang sekelompok mayat hidup itu.
kemudian Shang cai menceritakan pada lie mei tentang mayat jiwa abadi yang dibicarakan nya itu.
mayat jiwa abadi hampir sama seperti zombie, tapi bedanya orang orang yang menjadi mayat jiwa abadi mempertaruhkan nyawa nya untuk bisa menjadi abadi walaupun menjadi mayat sekali pun.
mayat jiwa abadi juga seperti manusia, karena mereka masih memiliki akal sehat manusia pada diri mereka, berbeda dengan zombie yang tidak memiliki akal sehat sama sekali.
pada dasarnya mayat jiwa abadi ini terbentuk saat manusia menjalin kontrak jiwa dengan mayat orang mati. Dengan begitu mereka akan menjadi mayat yang memiliki jiwa dan juga mendapatkan hidup abadi, karena itu mereka disebut sebagai mayat jiwa abadi.
"aku mengerti jadi intinya para mayat jiwa abadi ini sebenarnya hanya memindahkan jiwa mereka pada tubuh mayat agar bisa hidup abadi kan??" tanya lie Mei.
"itu benar tuan" jawab Shang cai.
setelah mendengar jawaban dari Shang cai itu, lie Mei melompat turun dari atas pohon rindang itu menuju ke arah Ling hun yang masih menyerang sekelompok mayat jiwa abadi dengan kekuatan elf miliknya.
Shang cai tidak kembali berubah ke bentuk anting di telinga lie Mei, tapi ia juga ikut melompat turun dari pohon itu menuju ke arah pundak lie mei.
"master sekelompok mayat hidup ini tidak bisa dikalahkan. Padahal aku sudah mengeluarkan semua kekuatan alam milik ku" ucap Ling hun yang sekarang tengah kelelahan karena energi kekuatan nya sudah terkuras habis, setelah mengeluarkan semua kekuatan milik nya untuk melawan para mayat jiwa abadi itu.
"Ling hun istirahatlah dan serap kristal energi ini. Biar aku yang akan mengatasi para mayat jiwa abadi ini" perintah lie Mei sambil melempar kristal energi berwarna hijau yang didapatkan nya dari kaisar Ling tadi pada Ling hun.
Ling hun hanya bisa pasrah mengikuti perintah lie Mei itu, karena ia sekarang tidak mempunyai energi kekuatan untuk membantu lie Mei.
lie Mei sekarang sudah dikepung oleh para mayat jiwa abadi itu. Bukannya menyerang, lie Mei malah diam menunggu para mayat jiwa abadi itu menyerang nya.
melihat kesempatan itu pada mayat jiwa abadi itu langsung menerjang lie Mei yang masih diam disana, tapi semua mayat jiwa abadi itu seketika berhenti setelah mendengar perkataan dari lie Mei.
"kenapa masih berpura pura menjadi mayat hidup bukan nya kalian itu mayat jiwa abadi, atau aku harus membakar tubuh abadi kalian itu dulu baru kalian akan berhenti" ucap lie Mei dengan santai.
setelah mendengar perkataan lie Mei itu, para mayat jiwa abadi itu saling memandang satu sama lain. Karena mereka tidak percaya jika lie Mei mengetahui tentang mayat jiwa abadi. Terlebih lagi lie Mei mengetahui kelemahan dari tubuh abadi mereka itu.
walaupun tubuh mereka abadi dan tidak bisa mati sekalipun, tapi mereka tetap akan terluka jika diserang dengan kekuatan elemen api yang merupakan kelemahan mereka.
para mayat jiwa abadi itu langsung berlutut dihadapan lie Mei, ketika menyadari jika lie Mei adalah orang yang telah mereka tunggu selama ini. lie Mei tentu saja terkejut melihat mereka semua berlutut di hadapan nya.
"tuan mohon maafkan kami yang tidak sopan ini. kami tidak menyadarinya jika anda adalah penyelamat kami dari kota pembuangan ini" ucap mayat jiwa abadi A.
"penyelamat?? apa maksud kalian ini aku tidak mengerti?? tanya lie Mei bingung.
lalu para mayat jiwa abadi itu menceritakan semuanya pada lie mei, dari mereka menemukan buku jurus memindahkan jiwa pada tubuh mayat agar bisa abadi, sampai mereka menemukan buku yang mengatakan jika ada seorang gadis kecil yang akan menyelamatkan mereka dari kota pembuangan itu.
"kami yakin jika anda adalah orang yang dikatakan di buku itu. walaupun anda menggunakan topeng sekali pun kami tetap akan tahu jika anda adalah seorang gadis kecil itu" ucap mayat jiwa abadi A.
ternyata kedatanganku ke kota pembuangan ini sudah merupakan takdir yang diatur oleh langit yah. memang benar jika aku ingin menyelamatkan kota pembuangan ini, tapi setelah mengetahui jika mereka adalah mayat jiwa abadi aku jadi harus berpikir dua kali.
"hmm apa di kota ini hanya ada kalian mayat jiwa abadi??" tanya lie Mei dengan datar.
"tentu tidak, hanya kami orang dewasa yang menjadi mayat jiwa abadi. jadi masih ada anak anak di kota ini yang masih menjadi manusia" ucap mayat jiwa abadi B.
"kalo begitu dimana sekarang anak anak itu" tanya lie Mei.
"mereka semua sekarang ada di rumah sebelah sana" ucap mayat jiwa abadi B sambil menunjuk ke sebuah rumah tua yang ada di belakang lie Mei.
lie mei lalu mengajak Shang cai dan Ling hun yang sudah selesai menyerap kristal energi berwarna hijau, untuk pergi ke rumah tua itu.
sesampainya di rumah tua itu, lie Mei segera membuka pintu rumah itu. terlihat sekitar 5 anak laki-laki dan 3 anak perempuan dengan usia 8 - 11 tahun sedang menatap tajam pada lie mei, ketika lie Mei membuka pintu rumah tua itu.
"kenapa menatap ku seperti itu, apa kalian berniat untuk membunuh ku??" tanya lie Mei yang kini sudah mengeluarkan aura membunuh nya.
anak anak itu merinding setelah lie mei mengeluarkan aura membunuh nya. tapi hal itu tidak membuat nyali mereka menciut, justru mereka semua malah mengambil senjata mereka untuk menyerang lie Mei.
melihat keberanian anak anak itu, lie Mei seketika meyeringai tipis. lalu pergi meninggalkan anak anak itu.
"jika kalian tidak ingin menderita seperti ini lagi, ikut lah dengan ku" ucap lie Mei pada anak anak itu tanpa melihat ke belakang.
anak anak itu merasa sangat senang ketika lie Mei mengatakan hal itu, tanpa berpikir panjang anak anak itu segera mengikuti lie Mei dari belakang.
sepertinya anak anak ini sudah mengalami penderitaan yang sangat mengerikan, bahkan mereka semua tidak takut dengan aura membunuh ku. dan lagi kekuatan mereka semua bukan kekuatan yang bisa dimiliki seorang anak kecil.
"dari mana kalian mendapatkan kekuatan kalian itu" tanya lie Mei penasaran.
"kami tidak tahu, saat malam hilang nya orang orang dewasa kami semua sudah
mendapatkan kekuatan ini, dan kultivasi kami juga sudah mencapai tingkat prajurit level akhir" ucap anak laki laki yang berusia sekitar 11 tahun.
jangan jangan para mayat jiwa abadi memberikan semua kekuatan mereka pada anak anak ini sebelum mereka menjadi mayat jiwa abadi, jika memang begitu wajar anak anak ini memiliki kekuatan dan kultivasi di tingkat prajurit level akhir.
lalu lie Mei dan anak anak itu pergi ke pohon rindang tempat para mayat jiwa abadi berada. setelah sampai di pohon rindang itu, anak anak itu dengan cepat mengeluarkan senjata mereka untuk menyerang mayat jiwa abadi yang berada di depan mereka.
"kalian ini kenapa selalu mengeluarkan senjata kalian sih, memang nya kalian tahu kalo mereka itu orang jahat??" tanya lie Mei.
"kami tidak tahu, tapi mereka terlihat berbahaya jadi kami hanya ingin melindungi diri kami dari serangan mereka saja" ucap anak laki-laki tadi masih dengan posisi menyerangnya.
"berikan senjata kalian, aku tidak mengizinkan kalian memegang senjata sebelum kalian menjadi kuat" perintah lie Mei sambil mengulurkan tangannya pada anak anak itu.
dengan terpaksa anak anak itu menyerahkan senjata mereka pada lie Mei, karena mereka tidak mau jika lie Mei pergi meninggalkan mereka di kota pembuangan itu.
"bagus, dengan begini kalian sekarang sudah bisa pergi meninggalkan kota pembuangan ini" ucap lie mei pada anak anak itu.
"baik" ucap anak anak itu dengan sangat senang.
"kami senang jika tuan mau menolong anak anak ini, dengan begini kami sudah tidak khawatir dengan keadaan anak anak kami lagi" ucap mayat jiwa abadi A dengan sedikit sedih karena akan berpisah dengan anak nya.
"kenapa kalian berbicara seperti akan kehilangan mereka saja. kalian kan juga bisa ikut dengan kami jika kalian mau" ucap lie Mei dengan dingin.
raut wajah para mayat jiwa abadi itu seketika menjadi senang ketika mendengar jika lie Mei memperbolehkan mereka untuk ikut bersama nya.
"aku memang memperbolehkan kalian semua ikut bersama ku, tapi kalian para mayat jiwa abadi harus menjadi prajurit khusus milik ku terlebih dahulu" ucap lie Mei dengan tegas.
"kami siap melakukan apa saja demi bisa bersama dengan anak anak kami" ucap para mayat jiwa abadi dengan serempak.
"dan untuk kalian aku akan menjadikan kalian semua pasukan pembunuh milik ku" ucap lie Mei dengan tegas pada anak anak itu.
"kami mengerti" ucap semua anak anak itu dengan mata berbinar binar.
mereka semua tidak menolak lie Mei karena mereka lebih memilih untuk menjadi prajurit lie Mei, dari pada harus tinggal di kota pembuangan yang sudah membuat mereka menderita selama ini.
------•••××{∆∆^\=^}×ו••------
maaf kalo ada typo yaa.
jangan lupa like sebelum baca yah agar author bisa lebih semangat nulis nya.
lanjutkan chapter berikutnya.