
"mereka tidak bisa berbicara karena tuan tidak memberi mereka makanan, aku bisa berbicara karena memakan iblis jahat di tubuh putra mahkota waktu itu" ucap Shang Zuo
"hehehe, iya juga yah selama ini aku tidak pernah memberikan Shang Zhi dan Shang Xie makan, aku minta maaf" ucap lie mei merasa bersalah
"tuan kau parah sekali tidak memberi mereka makan, coba saja kalo mereka hewan keramat mungkin sudah mati dari kemarin karena hewan suci bisa hidup 1 tahun tanpa makanan" ucap Shang cai
" Shang Zhi dan Shang Xie makan api ini" ucap lie mei sambil memberikan api milik nya pada mereka
lalu mereka menyerap api milik lie Mei sebagai makanan mereka
"lain kali ini tidak akan terjadi lagi, dan juga kalo kalian lapar kalian bisa keluar dari ruang dimensi aku akan memberikan kalian makanan" ucap lie mei
"ngomong ngomong kalian bertiga akan mempunyai teman baru, ini adalah ular merah darah namanya adalah Shang cai" ucap lie mei lalu Shang cai berubah ke wujud asli nya
"nama saya Shang Zuo macan putih sekaligus seorang raja lalu mereka adalah naga api yang bertanduk 2 Shang Zhi dan yang bertanduk 1 Shang xie" ucap Shang Zuo memperkenalkan diri
"baiklah aku harap kalian bisa akur satu sama karena kalian semua adalah raja dari ras kalian, oh iya Shang cai kau mempunya elemen apa??" tanya lie mei penasaran
"aku mempunyai elemen kegelapan, aku tau kalo elemen ini sangat sulit didapatkan jadi aku bisa mencari makanan ku sendiri" ucap Shang cai
"tidak perlu, aku juga mempunyai elemen kegelapan jadi kau bisa makan kekuatan kegelapan milikku" ucap lie mei
"aku ingin memberikan pedang tingkat tinggi ini pada kak Wen dulu, jadi kalian bisa kembali ke tempat kalian" ucap lie mei
lalu Shang zou, Shang Zhi dan Shang Xie kembali ke ruang dimensi dan Shang cai kembali berubah menjadi anting di telinga lie Mei
lalu lie Mei segera pergi ke kamar Wen untuk memberikan pedang yang sudah di ubahnya menjadi pedang tingkat tinggi
★di kamar Wen★
tok tok tok
"kak Wen ini aku, aku datang ingin memberikan pedangnya pada mu" ucap lie mei sambil mengetuk pintu
"ternyata cepat juga, aku kira akan sangat lama" ucap Wen sambil membuka pintu nya
"kalo aku yang mengubah nya pasti akan cepat, ini pedang nya apa kah bagus??" tanya lie mei
"hmm, pedang ini sangat bagus tidak ku sangka kau bisa mengubah pedang itu menjadi pedang yang sangat bagus" ucap Wen kagum
"tentu saja, seperti nya kak Wen berhasil mempelajari buku jurus beladiri kakak yah" ucap lie mei
"yah, aku baru saja berhasil mempelajari tapi ternyata butuh waktu yang lama" ucap wen
"tapi itu sudah bagus karena kakak bisa berhasil mempelajari nya, kalo begitu aku akan kembali ke kamarku dan mempelajari buku jurus beladiri ku juga" ucap lie mei lalu kembali ke kamarnya
"yah pergi lah, semoga kau berhasil mempelajari nya juga" ucap Wen sambil tersenyum
★di kamar lie mei★
"baiklah sekarang aku akan mulai mempelajari buku jurus beladiri penguat tubuh ini" ucap lie mei sambil mengambil buku jurus beladiri nya dan membacanya
setelah membaca nya lie mei mulai melatih jurus beladiri yang ada di buku jurus beladiri itu, jurus penguat tubuh seperti namanya dapat menguatkan tubuh seseorang yang mempelajari nya
tapi seberapa kuatnya sesuai kemampuan orang yang mempelajari buku jurus beladiri itu
setelah 2 jam mempelajari jurus penguat tubuh
"hmm, aku sudah mempelajari nya tapi kenapa aku tidak bisa merasakan kekuatan nya apa ada masalah yah" ucap lie mei bingung
"tuan, tidak ada masalah pada jurus itu tapi sepertinya tuan berhasil mempelajari jurus itu sampai tahap akhir jadi tuan tidak bisa merasakan kekuatan nya" ucap Shang cai
"ternyata begitu yah, baguslah aku bisa mempelajari nya sampai tahap akhir dengan begini tidak akan ada musuh yang bisa melukaiku lagi" ucap lie mei senang
"tuan seperti lebih baik kau juga memakan inti aura hitam waktu itu, mungkin jurus penguat tubuh milik tuan akan lebih kuat dari ini" ucap Shang cai
"benar juga, aku melupakan inti aura hitam itu kalo begitu aku akan mengolahnya menjadi obat penguat tubuh dengan begitu aku bisa memakan nya dan meningkatkan jurus penguat tubuh ku" ucap lie mei
lalu lie mei mengeluarkan inti aura hitam dari ruang penyimpanan dan mengolahnya menjadi obat penguat tubuh dengan sihir peracik obat milik nya
"yah tuan itu obat penguat tubuh nya, tidak ku sangka tuan bisa membuat obat penguat tubuh dengan sekejap mata" ucap Shang cai takjub pada lie Mei
"kalo begitu aku akan memakannya dan meningkatkan jurus penguat tubuh ku" ucap lie mei lalu memakan obat penguat tubuh itu
setelah memakan obat penguat tubuh
sekarang aku tidak perlu khawatir lagi jika ada musuh yang ingin melukaiku, karena aku sudah mempunyai jurus penguat tubuh ini
"baiklah sekarang lanjut mempelajari buku jurus penyerap alam" ucap lie mei lalu membaca jurus penyerap alam
"tuan memang seorang monster berbakat bahkan bisa mempelajari 1 buku jurus beladiri dengan cepat, sepertinya aku tidak salah memilih tuan yang sangat kuat seperti nya" pikir Shang cai
setelah selesai membaca buku jurus beladiri penyerap alam, lie mei langsung mempelajari jurus itu
buku jurus beladiri penyerap alam adalah buku yang bisa menyerap energi alam semesta dan menjadikan nya sebagai kekuatan yang sangat kuat dan tidak terbatas
setelah 2 jam mempelajari buku jurus beladiri penyerap alam
"jurus ini memang sangat hebat walaupun tidak sehebat jurus buku kematian tapi ini sudah termasuk sangat kuat" ucap lie mei kagum
"tuan kau hebat sekali bisa mempelajari buku jurus beladiri secepat itu, padahal orang lain saja perlu waktu sekitar 1 hari baru bisa mempelajari nya" ucap Shang cai tidak percaya dengan apa yang dilihat nya
"itu karena aku bukan orang biasa seperti mereka, makanya aku bisa mempelajari nya dengan cepat" ucap lie mei sombong
lalu tiba tiba terdengar suara teriakan lie hao yang memanggil lie mei dari luar
"ada apa lie Hao, kenapa kau berteriak seperti itu dan juga kenapa kau buru buru seperti itu" ucap lie mei sambil membuka pintu
" wuaa kakak ayah, ibu dan kak lie song kak mereka.." ucap lie mei Hao sambil menangis
"ehh ada apa lie Hao kenapa kau menangis, apa yang sebenarnya terjadi??" tanya lie Mei sambil memeluk lie hao yang sedang menangis
lalu lie Hao memberikan surat yang dia dapat kan dari kerajaan kepada lie mei
lie mei pun segera membaca surat yang diberikan oleh lie Hao, dia terkejut sekaligus sedih setelah membaca surat itu
xin dan Wen segera keluar dari kamar nya setelah mendengar suara tangisan dari bawa
"lie mei, lie Hao apa yang terjadi kenapa kalian menangis??" tanya xin
"ini tidak mungkin surat itu pasti hanya bohong itu tidak mungkin terjadi pada mereka hiks... hiks" ucap lie mei menangis tidak percaya dengan apa yang tertulis di surat itu
"huaa.. kakak itu tidak benar kan apa yang ada di surat itu pasti palsu kan kak iya kan kak" ucap lie Hao sambil menangis
"kak liat surat ini" ucap Wen sambil memberikan surat nya pada xin
"ini apa kabar ini benar benar terjadi, bagaimana mungkin permaisuri berkhianat dan membunuh kaisar serta semua keluarga kaisar" ucap xin tidak percaya
"lie Hao, lie Hao berhenti lah menangis kita tidak boleh menangis terus kita harus membalas dendam pada mereka yang membunuh ayah, ibu dan kak lie song" ucap lie Mei dengan mengeluarkan aura membunuh nya
"kakak benar, aku pasti akan membunuh mereka dan membalas kan dendam mereka" ucap lie Hao dengan mengeluarkan aura membunuh nya juga
"kak xin, kak Wen kami tidak bisa tinggal di sini lagi, karena mereka pasti juga akan mencari kami di sini karena itu kami akan pergi sekarang" ucap lie mei
"aku mengerti lie Mei terima kasih atas semua yang kau lakukan pada kami, kami pasti tidak akan melupakan kebaikan mu selama ini" ucap xin
"aku tau itu, aku juga pasti akan kembali ke sini untuk membalas dendam atas kematian keluarga kami" ucap lie mei
lalu mereka berdua pergi meninggalkan asrama dan segera pergi ke hutan untuk keluar dari kekaisaran Yan
†††††††††††
maaf kalo ada typo yaa
jangan lupa berikan like dan komentar nya
nantikan chapter berikutnya