
setelah itu lie mei dan lie Hao segera pergi ke aula utama untuk menemui 4 kerajaan itu, lie mei juga memerintahkan lie Jiao dan lie Chen untuk memperhatikan para prajurit berlatih
★di aula utama★
setelah sampai di aula utama lie mei langsung menuju ke arah tahta nya dan duduk disana, dengan ditemani oleh lie Hao disebelah nya
Zhu Tao, Zhu Shen, dan Zhu Ting terlihat memasuki aula utama dengan bersama semua rombongan 4 kerajaan lain itu, setelah itu 4 kerajaan itu memberi hormat pada lie mei sebagai calon kaisar dari kekaisaran meng
lie mei yang melihat wajah dari para raja 4 kerajaan itu seketika tersenyum tipis, karena yang dilihat nya tadi dengan mata dewa tidak salah
ternyata mereka memang 4 keluarga besar dari 4 kerajaan di kekaisaran Yan, sebenarnya untuk apa mereka ke sini apa mereka ingin berkhianat dari kekaisaran Yan
"walaupun kaisar baru itu memakai topeng di wajahnya, aku sungguh tidak menyangka calon kaisar baru dari kekaisaran meng bisa semuda ini" batin kepala keluarga Jia
"apa yang membuat 4 keluarga besar kekaisaran Yan berada di kekaisaran meng ku ini??" tanya lie Mei dengan dingin
"hahaha, tidak di sangka yang mulia kaisar bisa mengetahui kami padahal sebelumnya kita tidak pernah bertemu satu sama lain" ucap kepala keluarga Fang takjub
sebenarnya kita pernah bertemu tau, tapi mereka tidak pernah melihat ku langsung karena waktu di pelelangan itu aku memerintahkan lie mei 2 untuk tidak bertemu dengan kalian
"sebenarnya ke datangan kami kesini untuk membuat kerja sama antara kekaisaran meng dan 4 keluarga besar kekaisaran Yan" ucap kepala keluarga Jia dengan jelas
"oh, dengan kata lain apa kalian ingin mengkhianati kekaisaran Yan??" tanya lie Mei
"anda salah yang mulia, kami bukan mengkhianati kekaisaran Yan tapi kami mengkhianati permaisuri ying yang sudah tega membunuh kaisar kekaisaran kami" ucap kepala keluarga Han dengan sangat marah
seketika wajah 4 keluarga besar itu berubah menjadi sangat marah setelah mendengar kata permaisuri ying dari mulut kepala keluarga Han, mereka juga tiba tiba mengeluarkan aura membunuh nya dan membuat seisi aula utama dipenuhi dengan aura membunuh milik mereka
karena aura membunuh milik mereka itu membuat para penjaga dan lainnya gemetar ketakutan dan juga ada beberapa yang tidak kuat sehingga membuat mereka pingsan
"tenang lah, apa kalian berempat ingin membuat seluruh orang di aula ini pingsan karena aura membunuh kalian itu" ucap lie mei dengan kesal
"maafkan kami yang mulia saya tidak sadar kalo aura membunuh saya juga keluar tanpa sadar" ucap kepala keluarga Jia dengan sedikit membungkuk meminta maaf pada lie mei lalu 4 keluarga besar itu memasukkan aura membunuh mereka kembali ke tubuh mereka
"jadi apa yang mulia menyetuju kerja sama antara kita, jika anda menyetujui nya kami 4 keluarga besar juga akan membantu anda dalam perang antara kekaisaran Yan, Teng dan kekaisaran Ling" ucap kepala keluarga Jia mencoba menyakinkan lie mei
"aku tidak membutuhkan bantuan dari kalian, dan juga apa kalian pikir kekaisaran meng tidak bisa menang tanpa bantuan dari kalian" ucap lie mei dengan menatap tajam pada 4 kepala keluarga besar
"mohon ampun yang mulia, saya tidak bermaksud untuk mengatakan hal itu" ucap kepala keluarga Jia dengan gemetar
"apa keuntungan kami jika aku menyetujui berkerja sama dengan kalian 4 keluarga besar??" tanya lie Mei
"jika anda menyetujui kerja sama antara kita, anda bisa mengambil kekaisaran Yan menjadi milik anda tapi tentu saja itu akan terjadi jika kerja sama antara kita berhasil" ucap kepala keluarga Jia
"heh, apa maksud mu kita akan berkerja sama untuk membunuh permaisuri ying" ucap lie mei dengan meyeringai
"anda memang hebat yang mulia, saya mengajukan kerja sama ini untuk membunuh permaisuri biadab itu" ucap kepala keluarga Jia
"tanpa kau bilang pun aku pasti akan membunuh nya langsung" ucap lie mei dengan sangat marah karena mengigat perbuatan permaisuri ying terhadap ayahnya
"apa yang mulia punya dendam terhadap permaisuri ying sampai membuat nya marah seperti itu" pikir semua kepala keluarga besar
"jadi intinya aku tidak perlu bekerja sama dengan kalian, jika ingin membunuh permaisuri ying biar aku sendiri saja yang membunuh nya" ucap lie mei dengan dingin
"apa yang mulia yakin tidak membutuhkan bantuan dari 4 keluarga besar kami??" tanya kepala keluarga Jia
"tentu saja" ucap lie mei dengan tegas
"baiklah kalo yang mulia bilang begitu, kalo begitu saya pamit undur diri bersama rombongan kami" ucap kepala keluarga Jia sambil membungkuk
ke empat keluarga besar saling menatap satu sama lain karena mereka tidak menyangka jika lie mei bisa dengan santai mengatakan nama dewa perang kekaisaran mereka
"yah tentu saja kami mengenal nya, karena tidak ada yang tidak kenal dengan nama dewa perang dari kekaisaran Yan" ucap kepala keluarga Jia
"tapi untuk apa yang mulia menanyakan dewa perang kekaisaran kami??" tanya kepala keluarga san dengan heran
"aku ingin titip pesan pada kalian pada nya, bilang pada nya jika dia tidak perlu mencari mereka lagi karena nanti pasti kau akan bertemu dengannya 2 bulan lagi" ucap lie mei
"ehh, baiklah kalo begitu kami pergi dulu" ucap kepala keluarga Jia tidak mengerti dengan yang lie mei katakan
setelah itu 4 keluarga besar kembali kekaisaran Yan dengan wajah penuh tanda tanya bersama dengan semua rombongan mereka
sementara lie mei dan lie Hao juga pergi meninggalkan ruang aula menuju ke kamar mereka masing masing Zhu Tao, Zhu Shen, dan Zhu Ting juga undur diri untuk melanjutkan pekerjaan mereka
★di tempat lie mei dan lie Hao★
"kak apa maksud dari perkataan mu tadi??" tanya lie Hao bingung
"bukan apa apa, aku hanya tidak ingin kakek khawatir dan mencari keberadaan kita terus" ucap lie mei sambil berjalan menuju ke kamarnya
"kakek apa jangan jangan dewa perang yang tadi dibicarakan oleh mereka itu adalah kakek kita??" tanya lie Hao tidak percaya
"yah kau benar, semenjak kepergian kita dari kekaisaran Yan itu kakek terus saja mencari kita makanya aku menitipkan pesan pada mereka agar kakek tidak perlu mencari kita lagi" ucap lie mei
"ehhh tidak disangka kalo dewa perang dari kekaisaran Yan itu adalah kakek kita benar benar tidak bisa dipercaya, tapi kenapa kakek bisa masih hidup bukan nya harus permaisuri ying membunuh nya karena dia juga berasal dari keluarga ayah??" tanya lie Hao heran
"kau ini bagaimana sih kakek itu dewa perang yang sangat dikagumi semua rakyat, dengan kekuatan milik nya itu bisa membuat semua lawannya bertekuk lutut jadi tidak mungkin permaisuri ying membunuh nya yang ada pasti permaisuri ying akan memanfaatkan nya saat peperangan besar nanti" ucap lie mei menjelaskan
"oh iya juga yah aku gak kepikiran, tunggu deh tadi kakak bilang peperangan besar....ehhhh kalo begitu kakek juga akan ikut ke Medan perang dong" ucap lie mei terkejut
"kenapa terkejut seperti itu, bukan nya wajar jika kakek ikut ke Medan perang kan dia seorang jenderal besar" ucap lie mei
"yah karena dia seorang jenderal, bukan dewa perang sudah pasti kita semua tidak akan bisa menang melawan kekaisaran Yan" ucap lie Hao dengan berkeringat dingin
"memang nya sekuat apa sih kekuatan milik kakek, sampai membuat kau tidak percaya diri seperti itu??" tanya lie Mei
"kakak kau harus tau kekuatan dewa perang itu bisa mengalahkan jutaan orang saat di Medan perang, bahkan ia juga dikenal sebagai pembunuh berdarah dingin yang tidak pernah melepaskan musuh nya begitu saja" ucap lie Hao dengan gemetaran
"wow segitu hebat nya yah, tidak disangka kalo ia akan menjadi kakek kita bukan nya itu hebat" ucap lie mei takjub
"apa nya yang hebat, kita pasti akan mati jika bertemu dengan nya saat perang nanti Kakek pasti tidak akan melepaskan kita karena kita sudah menjadi musuhnya" ucap lie Hao
"tenang saja, dengan kekuatan ku ini kakek tidak akan bisa membunuh kita walaupun ia adalah seorang dewa perang sekalipun" ucap lie mei menenangkan lie Hao
"yah semoga saja itu benar, tapi aku harap kakek tidak akan membunuh kita karena kita adalah cucu kandung nya" ucap lie Hao
lie mei hanya mengangguk, setelah sampai di kamar nya ia langsung masuk dan segera tidur karena hari sudah malam, begitu pun dengan lie Hao
tapi lie Jiao dan lie Chen tidak tidur karena masih memperhatikan para prajurit yang masih bekerja keras berlatih malam itu
†††††††††††
maaf kalo ada typo yaa
jangan lupa berikan like dan komentar nya
nantikan chapter berikutnya