
lie mei dan lie Hao menatap tumpukan mayat manusia itu, mereka tidak menyangka akan banyak manusia yang dimangsa oleh aura hitam
"kak, apa ini semua perbuatan dari aura hitam itu??" tanya lie Hao sambil menatap tumpukan mayat itu
"yah itu perbuatan mereka, tapi untung nya mereka belum menjadi iblis karena kalau mereka sudah menjadi iblis aku tidak bisa menyucikan mereka lagi" ucap lie mei lega
"tuan biar saya saja yang mengurus mereka, karena mereka bisa menjadi makanan ku" ucap Shang cai
"oh benar juga kau memiliki elemen kegelapan, baiklah kau saja yang mengurus mereka" ucap lie mei
lalu tiba tiba Shang Zuo keluar dari ruang dimensi
"tuan apa saya juga boleh memakan mereka" ucap Shang Zuo dengan mata berbinar binar tidak sabar memakan aura hitam yang berada di tumpukan mayat itu
"tentu saja, kalo begitu aku akan melanjutkan perjalanan ku setelah selesai kalian langsung kembali pada ku" ucap lie mei
"baik tuan" ucap mereka berdua
setelah itu mereka pergi melanjutkan perjalanan kekaisaran meng
walaupun para mayat yang sudah dimangsa para aura hitam, tapi jika mereka belum berubah menjadi iblis mereka masih bisa disucikan agar hidup kembali menjadi manusia
karena Shang cai dan Shang Zuo memiliki elemen kegelapan mereka bisa menyerap aura hitam untuk menjadi makanan mereka dan para mayat itu juga bisa kembali hidup menjadi manusia lagi
disisi lain ada sesosok pria misterius yang sedang mengikuti lie mei dan lie Hao karena pria itu tertarik pada lie mei setelah melihat lie mei mempunyai 2 hewan suci sekaligus raja
tentunya lie mei juga mengetahui jika dia diikuti oleh pria misterius itu, tapi dia membiarkan nya karena dia ingin tau apa yang sedang pria itu incar dari mereka
"lie Hao berhati hati lah ada yang mengikuti kita di belakang" ucap lie mei dengan telepati
"ternyata perasaan ku benar yah, kalo kita sedang diikuti" ucap lie Hao dengan telepati
mereka terus berlari dengan diikuti pria misterius itu sampai akhirnya lie Mei kesal dengan keberadaan nya yang terus mengikuti nya
"cih, berhenti lah mengikuti kami sebenarnya siapa kau ini" ucap lie mei kesal sambil menghadap ke belakang
"ternyata kau bisa merasakan keberadaan ku yah, padahal aku sudah menyembunyikan hawa keberadaan ku memang gadis yang sangat hebat" ucap pria misterius itu
"siapa kau kenapa kau mengikuti kami terus dari tadi" ucap lie Hao dengan mengeluarkan aura membunuh nya
"hei hei tenanglah aku tidak bermaksud jahat pada kalian, aku hanya tertarik pada kalian karena kalian memiliki 2 hewan suci dan raja" ucap pria itu dengan sedikit ketakutan
"kalo begitu berhenti mengikuti kami, karena keberadaan mu membuat ku tidak nyaman" ucap lie mei dengan menatap tajam pada pria itu
"hehehe, maaf aku cuma penasaran saja pada kalian tapi anak kecil seperti kalian kenapa bisa ada di hutan yang menyeramkan ini" tanya pria itu
"kau tidak perlu tau, kalo tidak ada urusan lagi silakan kau pergi dari sini" ucap lie mei dingin
dan mereka berdua pergi meninggalkan pria misterius itu untuk melanjutkan perjalanan mereka kekaisaran meng
"hmm, ternyata anak itu tidak seperti yang kakak ceritakan pada ku tapi dia gadis yang sangat menarik" ucap pria itu dengan menyeringai senang lalu pergi meninggalkan hutan itu
disisi lain lie Mei dan lie Hao yang terus berlari akhirnya sampai di kekaisaran meng,
keadaan kekaisaran meng tentu nya sangat mengerikan seperti berada di neraka karena banyak rakyat di sana yang sedang dimangsa oleh aura hitam dan juga ada beberapa rakyat yang disiksa oleh para iblis disana
lie mei yang melihat itu tidak tahan, dan segera mengeluarkan 2 pedang milik nya yaitu biao Qin dan biao Lin
"kalian berdua leyapkan aura hitam dan iblis itu tanpa tersisa" ucap lie mei dengan mengeluarkan aura membunuh nya
lalu kedua pedang itu segera menjalankan perintah dari lie Mei untuk melenyapkan aura hitam dan para iblis itu tanpa tersisa
dan mereka segera melanjutkan perjalanan ke istana kekaisaran meng dimana tempat kaisar yang dikenal kejam itu berada
sekarang aku tau kenapa kaisar itu disebut kejam dan keji, itu sudah terlihat karena kaisar bahkan tidak peduli pada rakyat nya yang sedang menderita
kaisar seperti itu tidak bisa disebut sebagai kaisar dan seperti nya masalah ini tidak diselesaikan oleh kaisar malah tugas itu diberikan pada kerajaan kerajaannya
aku yakin sekarang kaisar itu sedang bersenang-senang di istana nya tanpa peduli dengan rakyat nya yang sedang menderita
"kau benar kak, aku juga tidak sabar bertemu kaisar itu dan menghajarnya jika perlu" ucap lie Hao sangat kesal
lalu mereka segera pergi ke istana kekaisaran meng karena sudah tidak sabar menemui kaisar untuk menghajar nya
setelah sampai di istana kekaisaran meng lie mei dan lie Hao memakai jubah dan topeng diarea mata yang disiapkan lie mei untuk menutupi identitas mereka
lalu tanpa sopan santun lie mei langsung menghancurkan gerbang istana dan membuat seluruh penjaga dan pelayan kaget dan mengira ada penyusup yang masuk ke istana
dan salah satu penjaga yang melihat kejadian itu langsung memberi laporan pada kaisar kalo ada penyusup yang masuk ke dalam istana
"cih, benar benar menyebalkan kenapa kita harus menghancurkan gerbang ini harusnya kita langsung saja masuk keruangan nya dan menghajar kaisar itu kalo begini kan jadi harus buat keributan" ucap lie mei kesal karena lie Hao menyuruh nya menghancurkan gerbang
"kakak jangan gegabah, kita sebaiknya menangkap nya terlebih dahulu lalu baru kita bunuh" ucap lie Hao menenangkan amarah lie mei
"baiklah, kali ini aku akan menuruti permintaan mu lain kali aku tidak akan berbuat seperti ini lagi" ucap lie mei
disaat mereka sedang berbicara kaisar yang mendengar kejadian itu langsung keluar dari ruangan nya dan segera menuju ke gerbang tempat lie mei dan lie Hao berada
"siapa yang berani nya menyusup masuk ke istana ku ini dan menghancurkan gerbang milik ku ini" ucap kaisar marah
"akhirnya kau keluar juga kaisar Shing, bagaimana bisa kau membuat aku menunggu lama di sini" ucap lie mei
"beraninya kau berkata tidak sopan seperti itu, siapa kau ini" ucap kaisar Shing marah tapi ditahan oleh pengawal pribadi nya
"kau tidak perlu mengetahui siapa aku, yang pasti sekarang aku akan menangkap mu" ucap lie mei sambil menerjang ke arah kaisar
para pengawal kaisar tidak tinggal diam mereka segera menyerang lie Mei setelah melihat lie mei Ingin menyerang kaisar
lie Hao yang melihat itu tidak membiarkan mereka menyerang lie mei dan langsung mengeluarkan pedang batu energi untuk menyerang mereka
karena dibantu oleh lie Hao, lie mei berhasil menangkap kaisar Shing dan dia segera mengikat nya dengan tali khusus miliknya
"heii, lepaskan aku apa yang kau lakukan pada kaisar seperti ku" ucap kaisar Shing berusaha melepaskan ikatan nya
"diam lah jika tidak aku akan membunuhmu sekarang juga" ucap lie mei mengancam sambil mengeluarkan aura membunuh nya sehingga membuat kaisar Shing ketakutan
"bagaimana bisa aura membunuh nya bisa mengerikan seperti ini, bahkan lebih menakutkan dari aura membunuh yang aku miliki" pikir kaisar Shing tidak percaya
setelah itu lie mei menyuruh para pelayan yang sedang melihat kejadian itu untuk membawa kaisar dan para pengawalnya ke dalam istana
mereka tentu saja tidak bisa membantah perintah lie mei karena lie mei menunjukkan aura membunuhnya pada mereka
★di dalam istana kekaisaran meng★
lie mei yang masuk ke dalam istana langsung duduk di tahta kekaisaran meng, dan ditemani oleh lie Hao yang berada di sebelah nya
sebagai seorang kaisar tentunya kaisar Shing sangat marah, tapi dia menahannya amarah karena dia tau kalau lie mei dan lie Hao bukanlah orang sembarang
"berani sekali dia duduk di tahta ku lihat saja aku pasti akan membunuhmu karena aku sudah memberitahu ketiga putra ku untuk datang kesini, kita lihat apakah kau masih bisa bersikap seperti itu lagi setelah putra ku menghajar kalian" pikir kaisar Shing
kau kira aku tidak tau tentang rencana mu itu, aku pasti akan membunuh ketiga putra mu itu jika berani menyerang ku nanti
"heii kaisar apa kau tau kenapa aku tiba tiba menyerang mu seperti ini??" tanya lie mei dengan sorot mata tajam yang tertuju pada kaisar Shing
"sa..saya tidak tau itu tuan" ucap kaisar Shing dengan gemetaran
"mana aku tau kenapa kau tidak tiba menyerang ku dan lagi beraninya dia menyoroti ku dengan mata seperti itu" pikir kaisar Shing kesal
††††††††††††
maaf ya kalo ada typo
jangan lupa berikan like dan komentar nya
nantikan chapter berikutnya