(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 112 (S2): rahasia


Lie Jiao dan Lie Chen tersenyum menyeringai melihat banyak darah yang mengalir di tempat Angel berada. Tapi saat mereka melihat ke arah Angel, mereka berdua langsung terkejut karena darah yang mengalir itu bukanlah milik Angel.


Melainkan darah yang mengalir tersebut berasal dari tangan milik Lie Mei dan Lie Hao yang tiba-tiba datang dan menghentikan tombak Lie Jiao dan Lie Chen sebelum menusuk jantung Angel dengan menggunakan tangan mereka.


"wahh gawat tampaknya luka nya cukup dalam juga yah, jika begini terus aku akan kehabisan darah" Ucap Lie Mei langsung mengambil obat penyembuh dari ruang penyimpanan nya dan langsung memakan nya.


"Ah iya, Lie Hao kau juga makan obat penyembuh ini jika tidak kau akan kehabisan darah. Dan aku sangat senang melihat kau bisa berhasil mencapai target yang sudah kau tetapkan dalam kultivasi tertutup" Ucap Lie Mei dengan tersenyum senang sambil memberikan 1 obat penyembuh pada Lie Hao.


"ya, aku juga senang bisa melihat kakak lagi" Ucap Lie Hao dengan sedikit tersenyum.


"baiklah, sekarang mari kita lihat apa yang harus kita lakukan dengan dua adik kita yang membuat masalah ini" Ucap Lie Mei dengan menyeringai kecil.


Lie Jiao dan Lie Chen seketika merinding melihat seringai dari Lie Mei. Terlebih mereka berdua bisa merasakan aura kekuatan yang sangat kuat dari diri Lie Mei dan juga Lie Hao, karena itu mereka semakin merinding ketakutan.


'heii Lie Jiao apa-apaan kedua manusia ini, ba... bagaimana bisa mereka berdua memiliki kekuatan yang sangat kuat dan juga sangat menakutkan seperti ini' Batin Lie Chen sambil melirik ke arah Lie Jiao.


'aku juga tidak tahu, tapi kedua manusia ini memiliki kekuatan yang lebih kuat dari kita. Kalo seperti ini nyawa kita tidak akan selamat dan hari ini kita pasti akan mati' Batin Lie Jiao dengan menunduk dan tidak berani menatap Lie Mei dan Lie Hao.


Walaupun Lie Jiao dan Lie Chen tidak memiliki kekuatan telepati seperti milik Lie Hao. Tapi karena mereka adalah sepasang saudara kembar, ikatan batin mereka berdua sangat kuat satu sama lain. Karena itu mereka bisa mengetahui isi pikiran satu sama lain.


"kalian berdua benar-benar tidak ingat dengan kami yah" Ucap Lie Mei sambil mengamati Lie Jiao dan Lie Chen.


Saat Lie Mei mengamati tubuh Lie Jiao dan Lie Chen ia mengerutkan keningnya karena melihat ada banyak aura hitam yang berada di dalam tubuh Lie Jiao dan Lie Chen. Lie Mei yang melihat itu langsung mengerti jika sebenarnya Lie Jiao dan Lie Chen menjadi kejam dan jahat karena pengaruh dari aura hitam tersebut.


"hm tidak bisa dibiarkan bisa-bisanya dia melakukan hal ini pada adik-adik ku yang baik ini" Gumam Lie Mei dengan sangat marah.


"kak Lie Mei, aura hitam yang masuk ke dalam tubuh Lie Jiao dan lie Chen ini bukan perbuatan dari Raja Iblis melainkan anak keduanya yaitu pangeran kedua" Ucap Lie Hao ketika mendengar gumaman Lie Mei.


Lie Mei sangat terkejut dengan Lie Hao juga dapat melihat aura hitam yang seharusnya tidak bisa dilihat oleh manusia biasa. Dan ia juga terkejut mendengar Lie Hao dapat mengetahui jika pangeran kedua adalah pelaku yang membuat Lie Jiao dan Lie Chen menjadi seorang iblis yang sangat kejam.


Tiba-tiba Lie Mei merasakan kehadiran beberapa iblis yang menuju dengan cepat ke arah mereka berempat. Segera ia bersiap-siap untuk menyerang para iblis tersebut. "tenang kak mereka bukan musuh" Ucap Lie Hao dengan datar.


Dari kejauhan kini sudah terlihat beberapa prajurit iblis bertudung merah yang sama seperti di hutan bagian barat tadi. Semua prajurit iblis tersebut langsung berlutut dihadapan Lie Hao. "saya memberi hormat pada Yang Mulia" Ucap salah satu prajurit iblis yang ada di barisan depan tersebut.


"saya sudah mengikuti perintah anda, dan sesuai dugaan anda pemimpin prajurit iblis yang membawa aura hitam tersebut adalah pangeran kedua yang merupakan anak kedua dari Raja Iblis" Ucap prajurit iblis di barisan depan tersebut.


"hmm begitu. baiklah pekerjaan mu sudah selesai kembalilah ke tempatmu" Perintah Lie Hao pada prajurit iblis tersebut. Seketika semua prajurit iblis yang ada di belakang prajurit iblis barisan depan semua nya menyatu kembali dengan dirinya, setelah itu prajurit iblis tersebut berubah menjadi sesosok manusia bayangan dan langsung masuk ke banyangan Lie Hao.


Zhe Lin tampak tersenyum sekaligus terkejut setelah melihat manusia bayangan yang masuk ke dalam banyangan Lie Hao itu, karena Zhe Lin sangat mengenal dengan sosok manusia bayangan tersebut.


"yah tentu saja. Tapi jika tidak keberatan bisakah kakak juga menceritakan semua rahasiamu yang sudah kau sembunyikan selama ini??" Tanya Lie Hao dengan menatap Lie Mei.


"hahhh, baiklah aku sebenarnya juga tidak ada niat untuk menyembunyikannya. Mari kita bicarakan di ruang kerjaku. Ah, kakek aku minta tolong untuk mengurus masalah yang ada di sini" Ucap Lie Mei pada jenderal Lie Fan.


"ya, serahkan saja masalah yang ada disini pada kakekmu ini, jadi pergilah selesaikan masalah kalian" Ucap jenderal Lie Fan.


Lie Mei dan Lie Hao mengangguk bersamaan lalu mereka berdua saling berpegangan tangan sambil memegang tangan Lie Jiao dan Lie Chen, kemudian keempat nya langsung menghilang dari sana karena sudah berteleportasi ke ruang kerja Lie Mei di Kekaisaran Meng.


Melihat mereka sudah pergi jenderal Lie Fan langsung memerintahkan para prajurit yang masih dapat bergerak untuk membantu para prajurit yang sudah kehabisan energi kekuatan mereka karena diberikan semua nya kepada Angel untuk mempertahankan penjara es miliknya.


Angel saat ini masih tidak percaya dengan apa yang terjadi kepada Lie Jiao dan Lie Chen sehingga ingin membunuh dirinya. Di tambah dengan Lie Mei dan Lie Hao yang tiba-tiba memiliki aura kekutan yang sangat menakutkan pada tubuh mereka hanya dalam waktu beberapa tahun saja.


"keempat bersaudara itu benar-benar tidak normal. Untungnya dulu aku tidak membuat masalah kepada mereka jika tidak aku pasti sudah mati sejak dulu" Ucap Angel lega karena tidak menjadi musuh dari Lie Mei, Lie Hao, Lie Jiao, dan Lie Chen.


★di ruang kerja Lie Mei★


Sebelum mendengar cerita dari Lie Hao dan membicarakan tentang rahasia dirinya, Lie Mei dan Lie Hao memutuskan untuk menyelesaikan masalah dari Lie Jiao dan Lie Chen terlebih dahulu.


Keduanya kemudian mengeluarkan aura hitam dari tubuh Lie Jiao dan Lie Chen. Setelah aura hitam pada tubuh mereka dikeluarkan Lie Jiao dan Lie Chen terlihat pingsan karena ketakutan melihat Lie Mei dan Lie Hao. "eh, kenapa mereka berdua malah pingsan??" Tanya Lie Mei bingung.


"kak Lie Mei, biar aku yang akan membawa Lie Jiao dan Lie Chen ke kamar mereka. Kakak tolong urus para aura hitam itu saja" Ucap Lie Hao sambil menggendong Lie Jiao dan Lie Chen dan pergi dari ruang kerja Lie Mei.


"heii aku tahu jika kalian ini bukan aura hitam biasa yang selalu aku temui sampai saat ini, karena itu apa kalian bisa memberitahu aku apakah Raja Iblis dan pangeran kedua itu merencanakan sesuatu pada kami. Jika tidak mungkin kalian akan mendapatkan siksaan yang lebih menyakitkan daripada kematian" Ucap Lie Mei dengan wajahnya yang sangat marah dan juga menakutkan.


"qiiiii qiqiiqiiqi qiqi qiqiqiqiqi qiqiqiqqi" Ucap aura hitam tersebut langsung menceritakan semua nya kepada Lie Mei sangking ketakutan nya melihat Lie Mei.


"hmm apa benar yang kalian katakan itu?? jika kalian berbohong aku pasti akan menyiksa dan membunuh kalian" Ucap Lie Mei mengancam aura hitam tersebut.


'Bagaimana bisa Tuan mengerti dengan bahasa para aura hitam itu. Aku bahkan tidak mengetahui apa yang mereka bicarakan tadi' Batin Shang Cai sedikit terkejut. Begitu juga dengan Ling Hun dan Zhe Lin.


-----•••××{∆∆^\=^}×ו••------


Maaf 🙏🙏 pada para pembaca author gak bisa up kemarin dan hari ini author hanya bisa up 1 karena author lagi sibuk dengan ujian jadi gak bisa up 2 dulu. Kalo author sudah selesai ujian author baru up 2 lagi.


Jangan lupa like dan vote serta komentar agar author bisa lebih semangat lagi melanjutkan perjalanan Lie Mei 🤧🤧🤧


Maaf kalo ada typo yaa. Nantikan chapter berikutnya besok.