
★di halaman belakang istana★
"aku sudah sampai, dimana kau sekarang??" tanya lie Mei.
"sekarang temui aku di pohon Yuan Jian" ucap suara itu.
dengan cepat lie Mei segera pergi kearah pohon Yuan Jian untuk menemui suara itu, sesampainya di pohon Yuan Jian lie Mei terkejut melihat seorang gadis kecil seperti peri tapi memiliki telinga dari ras elf.
"aku tahu kau terkejut dengan penampilan ku ini, tapi bisa kau tunjukkan kekuatan mu lagi pada pohon Yuan Jian ini" pinta peri kecil itu.
"untuk apa?? dan lagi siapa kau in??" tanya lie Mei penasaran.
"nanti aku akan memberitahu mu jadi bisa kau tunjukkan kekuatan mu terlebih dahulu pada pohon Yuan Jian ini" pinta peri kecil itu lagi.
lie Mei hanya bisa mengikuti kemauan peri kecil itu untuk menunjukkan kekuatan nya pada pohon Yuan Jian itu.
seperti tadi lie Mei mengarahkan tangannya pada pohon Yuan Jian dan memberikan sedikit kekuatan milik nya pada pohon Yuan Jian.
seketika pohon Yuan Jian itu berubah warna menjadi warna biru, lalu terus berubah sampai warna merah cerah yang sangat indah seperti yang ditunjukkan oleh kaisar Ling tadi.
"tidak disangka warna nya bisa sama seperti kaisar Ling padahal tadi saat aku menunjukkan kekuatan ku warna nya tidak secerah dan seindah ini" ucap lie Mei kagum melihat keindahan dari warna merah yang dikeluarkan oleh pohon Yuan Jian.
"warna nya tidak hanya berhenti pada warna merah saja lihat lah baik baik" ucap peri kecil itu.
pohon Yuan Jian yang tadinya berwarna merah kini sudah berubah menjadi warna biru tua yang sangat indah, hal itu membuat lie Mei dan Shang cai sangat terkejut karena mereka tidak menyangka jika kekuatan milik lie Mei bisa membuat pohon Yuan Jian berwarna biru tua yang sangat langka.
"ternyata kekuatan ku bisa sampai membuat pohon Yuan Jian berwarna biru tua, benar benar hebat" ucap lie Mei dengan senang.
"lihatlah pohon Yuan Jian berubah warna lagi menjadi warna ungu" ucap Shang cai tidak percaya dengan yang dilihat nya.
pohon Yuan Jian itu terus berubah warna sampai berwarna pelangi yang sangat indah dan juga tidak pernah muncul selama beribu ribu tahun lamanya.
tentu saja lie Mei dan Shang cai hanya bisa melongo tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
"i...ini benar benar warna pelangi??" tanya lie Mei yang masih tidak percaya.
"itu benar master, dan sekarang kau akan menjadi salah satu calon raja dari ras elf" ucap peri kecil itu dengan mata berbinar binar.
"master?? calon raja ras elf apa maksud mu aku tidak mengerti??" tanya lie Mei bingung.
"baiklah kalau begitu aku akan menceritakan semua yang terjadi pada master" ucap peri kecil itu.
lie Mei mengambil posisi duduk dibawah pohon Yuan Jian sebelum peri kecil itu bercerita.
"jadi aku akan memperkenalkan diri ku terlebih dahulu, aku adalah seorang peri elf yang hidup dari pohon Yuan Jian ini panggil saja aku Ling hun, kami peri elf adalah jiwa dari pohon Yuan Jian" ucap Ling hun menceritakan.
"aku mengerti, lanjutkan" ucap lie Mei.
"di dunia ini sebenarnya pohon Yuan Jian bukan hanya ada satu melainkan ada 3 pohon Yuan Jian di dunia ini, salah satu nya yaitu dunia manusia yang sekarang berada disini lalu dunia iblis atau biasa dikenal dengan alam kegelapan dan terakhir adalah dunia dewa, masing masing pohon Yuan Jian di 3 dunia ini memiliki 3 peri elf seperti ku" ucap Ling hun melanjutkan.
"ehh ternyata pohon Yuan Jian ada 3 yah, lalu apa tugas kalian sebagai peri elf??" tanya lie Mei ingin tahu.
"tugas kami para peri elf adalah mencari master yang akan menjadi calon raja dari ras elf, dan untuk saat ini hanya di dunia manusia saja yang belum menemukan calon raja dari ras elf, tapi sekarang sudah tidak lagi karena master sudah menjadi calon raja ras elf" ucap Ling hun.
"kalo begitu di dunia iblis dan dewa juga ada orang yang bisa membuat pohon Yuan Jian berwarna pelangi, lalu orang itu menjadi calon raja dari ras elf sepertiku??" tanya lie Mei.
"yah itu benar" jawab Ling hun.
"tapi bukannya aku ini manusia memang nya bisa seorang manusia seperti ku menjadi raja dari ras elf??" tanya lie Mei bingung.
"karena itulah aku akan memberikan darah milik ku agar master bisa menjadi seorang elf" ucap Ling hun.
hmm ternyata aku harus menjadi elf terlebih dahulu untuk bisa menjadi calon raja dari ras elf, menjadi calon raja dari ras elf memang tidak buruk juga.
"baiklah berikan darah mu pada ku agar aku bisa menjadi elf" perintah lie Mei dengan datar.
"tidak usah khawatir aku akan baik baik saja,
sekarang mulai lah" perintah lie Mei yang kini sudah duduk dengan posisi seperti berkultivasi.
lalu Ling hun menggoreskan jari tangan nya dan meneteskan darah nya pada dahi lie Mei, darah milik Ling hun itu dengan cepat menyerap pada tumbuh lie mei dan mulai bergabung dengan darah milik lie Mei.
"semoga saja master bisa bertahan, kalo tidak aku harus mencari master lain seperti dulu, karena semua master yang melalui proses perubahan menjadi elf ini tidak ada yang bisa bertahan" batin Ling hun.
lie Mei tentu nya tidak merasakan sakit sedikit pun dari penggabungan darah milik Ling hun, itu karena lie Mei memiliki tubuh yang sangat kuat setelah mempelajari buku jurus beladiri penguat tubuh miliknya waktu itu.
tidak berapa lama lie Mei sekarang sudah membuka mata nya karena proses perubahan menjadi elf itu sudah selesai, lie Mei yang tadinya seorang manusia sekarang sudah berubah menjadi elf yang sangat cantik.
"selamat master kau berhasil melewati proses perubahan menjadi elf dengan sangat cepat" ucap Ling hun dengan sangat bahagia.
"begitu yah, aku tidak merasakan perubahan yang terjadi pada tubuh ku ini setelah menjadi elf" ucap lie Mei kecewa.
"tentu saja tidak, karena sekarang master belum menjalin persahabatan dengan alam" ucap Ling hun.
"menjalin persahabatan dengan alam apa lagi itu??" tanya lie Mei penasaran.
"sebenarnya kami ras elf memiliki kekuatan dari alam, semakin seorang elf bersahabat dengan alam semakin kuat juga kekuatan yang mereka miliki, di dunia ini semua pohon memiliki jiwa tidak hidup tidak seperti kami jiwa peri elf, tapi jika master bisa menjalin persahabatan dengan semua jiwa tidak hidup ini anda akan memiliki kekuatan yang tidak terbatas" ucap Ling hun menjelaskan.
"ternyata begitu, lalu bagaimana cara aku untuk menjalin persahabatan dengan jiwa tidak hidup itu??" tanya lie Mei.
"tidak ada caranya, karena jiwa tidak hidup dari sebuah pohon itu sendiri yang akan memilih master jika mereka menyukai anda, oh iya setiap calon raja dari ras elf akan memiliki simbol darah apakah master sudah mempunyai nya??" tanya Ling hun penasaran.
setelah mendengar perkataan Ling hun itu lie Mei mengaktifkan mata dewa nya untuk mencari keberadaan dari simbol darah yang dikatakan oleh Ling hun.
"yah aku mempunyai nya ada di samping perutku" ucap lie Mei setelah selesai mencari simbol darah ditubuh nya dengan mata dewa.
"kalo begitu master sudah resmi menjadi calon dari raja ras elf, kalo begitu master tolong anda pakai gelang ini" pinta Ling hun sambil memberikan sebuah gelang dengan 2 permata pada lie mei.
lie Mei menuruti permintaan Ling hun dan memakai gelang itu, setelah lie Mei memakai nya tiba tiba muncul 1 permata lagi di gelang itu.
"apa ini kenapa bisa tiba tiba muncul permata lagi" ucap lie Mei terkejut.
"permata yang ada di gelang itu menunjukkan 3 calon raja dari ras elf lain nya, dengan resminya master menjadi calon raja dari ras elf gerbang ujian raja elf akan terbuka, jadi untuk menjadi raja dari ras elf master harus mengikuti ujian terlebih dahulu, dan jika permata bersinar artinya ada calon raja dari ras elf lain yang sudah mengikuti ujian raja elf" ucap Ling hun menjelaskan.
"kalo begitu salah satu dari kita bertiga akan menjadi raja elf setelah mengikuti ujian raja elf ini, lalu apa yang akan terjadi dengan kedua calon raja dari ras elf lainnya jika tidak berhasil melewati ujian raja elf ini??" tanya lie Mei.
"tentu saja mereka akan mati, kalo ada permata yang ada di gelang ini hancur artinya ada calon raja dari ras elf lain yang mati karena tidak berhasil melewati ujian raja elf" ucap Ling hun dengan santai.
tiba tiba lie Mei merasa kesal karena Ling hun tidak memberitahu nya kalo ia akan mati jika tidak berhasil melewati ujian raja elf.
"ada apa master apa ada yang salah dengan ucapan ku kenapa menatap kesal pada ku seperti itu??" tanya Ling hun dengan sedikit ketakutan.
plakk
lie Mei yang sudah tidak tahan akhirnya mendaratkan pukulannya yang sangat keras pada kepala Ling hun, karena pukulan lie Mei itu membuat sebuah benjolan besar pada kepala Ling hun.
"master apa salah ku kenapa memukul ku sekeras ini" ucap Ling hun sambil mengelus benjolan yang ada di kepala nya.
"salah mu karena tidak memberitahu ku kalo menjadi calon raja dari ras elf bisa membuat hidup ku terancam, kalo aku sampai mati saat melakukan ujian raja elf nanti aku akan membunuhmu bersama ku" ucap lie Mei kesal lalu pergi meninggalkan Ling hun dengan teleportasi nya menuju ke kamar nya.
------•••××{∆^__^∆}×ו••------
mohon maaf kepada pembaca nanti malam sampai Jumat depan tidak update dulu yah soalnya author mau fokus belajar untuk ujian dulu🙏🙏🙏
mungkin akan update saat hari Sabtu depan atau Minggu depan nya, mohon pengertiannya yah para pembaca 😊😊
maaf kalo ada typo yaa.
jangan lupa like sebelum baca yah agar author bisa lebih semangat nulis nya.