(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 73: pergi ke kota pembuangan


★dikamar lie Mei dan lie Jiao★


"master, aku minta maaf karena tidak memberitahumu sebelumnya jadi tolong jangan buang aku master" ucap Ling hun yang mengikuti lie Mei ke kamar nya.


"sudahlah aku sudah tidak mempermasalahkan nya lagi, lagipula aku tidak akan pernah mati sebelum aku menjadi kuat dan diakui semua orang di dunia ini" ucap lie Mei sambil membaringkan tubuhnya di atas kasur, disamping lie Jiao yang masih tertidur pulas.


sebelum membaringkan tubuhnya lie Mei tidak lupa untuk mengubah dirinya menjadi manusia lagi, wujud elf nya kini sudah berubah menjadi manusia seperti sedia kala.


melihat lie mei yang sudah berbaring untuk tidur Ling hun pun juga ikut membaringkan tubuhnya di samping lie Mei, mereka pun akhirnya tertidur lelap malam itu.


★di dunia dewa tempat calon raja dari ras elf berada★


di dunia dewa itu terlihat sesosok pria elf sedang berlatih berpedang dengan sangat serius, yang di temani oleh peri elf yang sama seperti Ling hun.


pria elf itu menghentikan latihan berpedang nya ketika melihat gelang permata yang sama seperti yang diberikan oleh Ling hun kepada lie Mei, muncul 1 permata yang artinya calon raja dari ras elf di dunia manusia sudah muncul.


"benar benar tidak disangka jika di dunia manusia juga ada 1 manusia yang bisa menjadi calon raja dari ras elf. Jika itu iblis aku masih bisa percaya, tapi bagaimana mungkin manusia lemah bisa membuat pohon Yuan Jian berwarna pelangi" ucap pria elf itu


"tapi bukannya itu bagus dengan begini gerbang ujian raja elf akan terbuka, dan master bisa menunjukkan jika kita ras elf asli yang akan menjadi raja elf" ucap peri elf yang berada di pundak pria elf itu.


"yah kau benar, elf palsu seperti mereka tidak pantas menjadi raja dari ras elf" ucap pria elf itu menyetujui perkataan dari peri elf.


lalu pria elf itu kembali mengayunkan pedangnya untuk berlatih berpedang, dengan ditemani oleh peri elf yang kini berada di kepala pria elf itu.


di sisi lain calon raja dari ras elf di dunia iblis sekarang sedang berada di hutan untuk berkultivasi dan juga menjalin persahabatan dengan jiwa tidak hidup dari pohon yang ada di hutan itu.


beberapa jiwa tidak hidup sudah menjalin persahabatan dengan pria iblis yang kini sedang dalam wujud elf nya itu.


pria itu masih berkultivasi dan tidak menyadari jika gelang permata nya sudah muncul 1 permata lagi. Peri elf milik nya yang melihat perubahan dari gelang permata itu segera memberitahu masternya.


"master di gelang permata milik anda sekarang telah muncul 1 permata lagi, yang berarti di dunia manusia sudah muncul calon raja dari ras elf" ucap peri elf itu.


setelah mendengar ucapan dari peri elf itu. Dengan cepat pria itu membuka mata nya dan menghentikan kultivasi nya.


"baguslah dengan begini gerbang ujian raja elf akan dibuka, aku sangat tidak sabar menunjukkan kekuatan ku pada calon raja dari ras elf asli itu kalo ras iblis lah yang paling kuat di dunia ini" ucap pria itu dengan meyeringai misterius.


kemudian pria itu kembali melanjutkan kultivasi nya. peri elf hanya bisa menatap heran pada masternya itu karena tidak peduli dengan calon raja dari ras elf di dunia manusia.


★keesokan harinya di aula utama★


sekarang di aula utama kekaisaran Ling sudah berkumpul semua tamu undangan yang menginap di istana kekaisaran Ling.


"untuk semua tamu yang sudah hadir di festival Yuan Jian kemarin aku sangat berterima kasih karena kalian semua sudah datang jauh-jauh kekaisaran Ling ini, karena itu aku akan memberikan 1 kristal energi berwarna hijau sebelum para tamu pergi dari kekaisaran Ling ini" ucap kaisar Ling.


kaisar Ling lalu menyuruh para prajurit nya membagikan 1 kristal energi berwarna hijau pada masing masing tamu, setelah itu para tamu yang sudah mendapatkan kristal energi itu segera pamit pada Kaisar Ling untuk kembali ke kediaman mereka masing masing.


termasuk juga dengan lie mei dan lainnya yang sudah meninggalkan aula utama dan menuju ke kereta kuda mereka, kaisar Ling tentunya masih sangat marah karena lie Mei berhasil mengalahkan nya dalam permainan Xiang qi dan mengambil wilayah bagian Utara milik nya yang sangat berharga.


"cih panglima Xian Mei itu benar benar sangat menyebalkan, lihat saja aku kaisar Ling akan mengambil kembali apa yang menjadi milik ku saat peperangan nanti" ucap kaisar Ling dengan sangat marah.


lie Mei dan lainnya sekarang sudah berada di dalam kereta kuda untuk kembali kekaisaran meng.


★di dalam kereta kuda★


"Hahaha, kak lie Mei aku yakin si kaisar Ling itu masih marah karena kakak berhasil mengalahkan nya dan mengambil wilayah bagian Utara milik kekaisaran Ling" ucap lie Chen tertawa terbahak-bahak.


"yah itu benar sekali, si kaisar Ling itu pasti berpikir akan mengalahkan kakak saat peperangan nanti dan mengambil kembali wilayah bagian Utara nya itu" ucap lie Hao yang ikut tertawa juga.


"dia pikir bisa mengalahkan kak lie Mei yang sangat kuat ini" ucap lie Jiao sambil menatap kagum pada lie mei.


"tentu saja kaisar ling itu tidak bisa mengalahkan ku bahkan dia saja tidak bisa mengalahkan aku dalam permainan Xiang qi bagaimana mungkin bisa mengalahkan kekuatan ku ini" ucap lie Mei dengan dingin.


lie Mei pun menceritakan pada mereka jika ia bertemu dengan 2 prajurit iblis yang diperintahkan oleh raja iblis untuk mencari penerus nya, yaitu lie Jiao dan lie Chen.


mereka bertiga sangat terkejut mendengar apa yang diceritakan oleh lie Mei, terutama lie Jiao dan lie Chen yang tidak percaya jika mereka adalah penerus dari raja iblis.


raut wajah lie Jiao dan lie Chen seketika berubah menjadi sedih setelah memikirkan jika suatu saat nanti mereka akan berpisah dengan lie mei, karena mereka harus menjadi raja iblis dari ras iblis.


"tidak usah sedih, aku tidak akan membiarkan kalian berdua berpisah dari ku, jika tidak mereka akan aku bunuh, walaupun itu raja iblis sekali pun" ucap lie Mei dengan percaya diri.


"kami mengerti kak" ucap lie Jiao dan lie Chen bersamaan dengan senang.


tapi aku yakin jika raja iblis itu tidak akan tinggal diam, untuk mendapatkan lie Jiao dan lie Chen kembali.


"ini benar-benar hebat calon raja dari ras elf dan calon raja dari ras iblis bisa berada di sini, terlebih lagi kedua nya tidak saling berselisih satu sama lain" batin Ling hun dengan kagum.


"Zhu Tao berhentilah saat kita melewati kota pembuangan kemarin" perintah lie Mei pada Zhu Tao.


Zhu Tao hanya bisa mengikuti kemauan lie Mei, karena dia tahu walaupun sudah memperingatkan lie Mei ia pasti tetap akan pergi ke kota pembuangan itu.


tidak berapa lama kemudian lie Mei dan lainnya melewati kota pembuangan itu lagi, suasana di kota itu masih sama seperti sebelumnya memiliki suasana yang sangat suram dan juga mengerikan.


lie Mei segera turun dari kereta kuda dan pergi menuju ke kota pembuangan yang kini sudah berada di hadapan nya. Sebelum lie Mei pergi ia memerintahkan lie hao, lie Jiao dan lie Chen serta Zhu Tao untuk tidak mengikutinya ke kota pembuangan itu.


★di dalam kota pembuangan★


lie Mei memasuki kota pembuangan itu bersama dengan Ling hun yang sekarang sedang berada di pundak lie Mei. Tiba tiba lie Mei mengerutkan dahi nya, ketika melihat seorang kakek tua yang menghalangi jalan nya untuk masuk ke kota pembuangan itu.


"sebaiknya kalian tidak masuk ke kota ini, karena mungkin kalian tidak akan kembali hidup hidup setelah masuk ke kota ini" ucap kakek tua itu memperingatkan lie Mei untuk tidak masuk ke kota pembuangan itu.


"aku tidak akan pernah mati di kota ini, dan lagi bukannya kakek sendiri masih hidup" ucap lie Mei sambil memperhatikan kakek tua itu dari atas sampai bawah. Betapa terkejutnya lie Mei setelah melihat kaki kakek itu tidak menginjak tanah.


"gadis kecil aku harap kau bisa menolong kota pembuangan ini" ucap kakek itu dengan tersenyum tulus, lalu menghilang begitu saja dari cahaya yang datang menjemput nya.


lie Mei tahu betul jika kakek itu adalah hantu, tapi itu tidak membuat nya takut karena di kehidupan sebelumnya ia sudah sering melihat banyak hal semacam itu.


"master kau sedang berbicara dengan siapa??" tanya Ling hun bingung karena dari tadi lie Mei berbicara sendiri.


"bukan apa apa" jawab lie Mei dengan tersenyum tipis karena lie Mei tidak menyangka jika dirinya akan bisa melihat hal gaib seperti itu lagi.


mereka pun kembali melanjutkan perjalanan mereka ke dalam kota pembuangan itu. Semakin mereka kedalam kota pembuangan itu semakin terlihat banyak tulang belulang manusia yang mati karena penyakit mereka tidak disembuhkan.


karena luasnya kota pembuangan itu, mereka akhirnya memutuskan untuk berhenti di sebuah pohon rindang yang berada di depan mereka. Segera lie Mei mengaktifkan mata dewa nya untuk melihat sekeliling kota pembuangan itu.


hmm kenapa aku tidak melihat manusia yang masih hidup kemarin, kemana perginya mereka dan lagi kenapa aku merasa ada yang aneh dengan kota ini.


setelah menjelajahi seluruh kota pembuangan itu, lie Mei seketika menyeringai kecil karena melihat sesuatu yang tidak biasa berada di kota itu.


"master kenapa aku merasa seperti ada yang memperhatikan kita dari tadi" ucap Ling hun ketakutan sambil memegang tangan lie Mei.


"Ling hun bersiap lah kita mungkin akan segera diserang oleh mereka" ucap lie Mei masih dengan seringai kecil nya.


Ling hun tidak mengerti dengan yang dibicarakan oleh lie Mei. Tapi ia segera bersiap siap dengan mode serangan nya.


------•••××{∆∆°\=°}×ו••------


maaf kalo ada typo yaa.


jangan lupa like sebelum baca yah agar author bisa lebih semangat nulis nya.


lanjut kan chapter berikutnya.