(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 38: hutan kekaisaran meng


karena kejadian hari itu, lie Hao pingsan selama 1 hari


"uhm, apa yang terjadi padaku" ucap lie Hao yang tengah bangun dari tempat tidur nya setelah pingsan


"akhirnya kau bangun juga, bagaimana bisa kau pingsan karena terkejut" ucap lie mei sambil memberikan air minum pada lie Hao


lalu lie Hao langsung meminum nya, dan mulai mengigat kejadian saat dia pingsan


"ah iya, naga itu dimana naga itu" ucap lie Hao panik sambil melihat ke segala arah


"heii tenang lah, kenapa panik begitu" ucap lie mei sambil menenangkan lie Hao yang tengah panik


"naga api waktu itu adalah salah satu dari hewan penjaga ku" ucap lie mei menjelaskan


"tapi bukannya, hewan penjaga kakak itu ular merah darah kenapa bisa jadi naga api" ucap lie Hao


"yah kau benar, tapi sebenarnya aku mempunyai 3 hewan penjaga lain sebelum aku mendapatkan Shang cai" ucap lie mei


"jadi naga api itu adalah hewan penjaga kakak, lalu bagaimana dengan 2 hewan lain nya" tanya lie Hao penasaran


lalu lie mei memanggil Shang Zhi, Shang Xie dan Shang Zuo untuk mengenalkan mereka pada lie Hao


karena sudah mengetahui nya dari lie Mei, lie Hao tidak terkejut lagi malah kagum melihat hewan penjaga milik lie Mei


lie Hao juga mengeluarkan rubah berekor tiga miliknya dari cincin penyimpanan untuk ditunjukan pada hewan penjaga lie mei


"rubah berekor tiga ini milikku namanya Quan die, semoga kalian bisa akrab satu sama lain" ucap lie Hao memperkenalkan Quan die pada hewan penjaga lie mei


"yah tentu saja, kami senang karena memiliki teman baru lagi" ucap Shang Zuo gembira


tapi tidak dengan Quan die yang hanya gemetar ketakutan setelah melihat 3 hewan suci sekaligus raja dari masing-masing ras berada di depan nya


lalu Quan die melompat masuk ke ruang penyimpanan lie Hao karena sangking ketakutan nya melihat hewan penjaga milik lie Mei


"lihat seperti nya Quan die ketakutan karena melihat hewan penjaga milik ku" ucap lie mei sambil tertawa terbahak-bahak


"yah tentu saja Quan die takut, itu karena hewan penjaga milik kakak sangat menyeramkan" ucap lie Hao kesal


"seram dari mananya mereka itu sangat imut tau" ucap lie mei sambil memeluk mereka bertiga


"terserah kakak lah" ucap lie Hao


waaaa, waaaa


tiba tiba terdengar suara tangisan bayi dari kasur tempat si kembar


lalu lie mei dan lie Hao segera pergi ke asal suara itu, setelah itu lie mei memeriksa kenapa mereka menangis


"ternyata mereka buang air besar yah" ucap lie mei sambil memeriksa mereka


"lihat mereka bahkan buang air besar saja barengan" ucap lie Hao tertawa kecil


"itu karena mereka kembar, lie Hao kau juga bantu aku membersihkan mereka" ucap lie mei


"baik" ucap lie Hao membantu lie mei


"ternyata mengurus bayi itu sangat melelahkan" ucap lie mei kecapean


"kau benar kak, ngomong ngomong apa kakak berencana merawat mereka??" tanya lie Hao


"hmm, aku tidak bisa meninggalkan mereka begitu saja dan juga kita yang menemukan mereka jadi sepertinya aku akan merawat mereka" ucap lie mei


"benarkah kalo begitu mereka akan menjadi adik adik ku kan, akhirnya aku bisa menjadi seorang kakak" ucap lie Hao sangat senang mendapatkan adik baru


"lie Hao apa kau benar benar menerima nya menjadi adik kita, bukannya kau tau kalo mereka adalah iblis" ucap lie mei


"kalo iblis kenapa, karena yang ada dihadapan ku sekarang bukan iblis lagi tapi mereka adalah adik adik ku" ucap lie Hao sambil bermain dengan bayi kembar


lie mei merasa lega karena mendengar perkataan adiknya itu, dia tidak menyangka kalo lie Hao akan menerima mereka sebagai adik adik nya


"kak karena mereka sudah menjadi adik kita, kita harus memberi mereka sebuah nama" ucap lie Hao


"hmm nama yah, bagaimana kalo lie Jiao untuk perempuan dan lie Chen untuk laki laki" ucap lie mei sambil memikirkan nama untuk mereka


"itu nama yang bagus, mulai hari ini kita akan memanggil mereka lie Jiao dan lie Chen" ucap lie Hao sambil tersenyum bahagia


"lie Hao sebaiknya kita sekarang melanjutkan perjalanan kita kekaisaran meng" ucap lie mei


"baiklah, ayo kita pergi sekarang" ucap lie Hao sambil pergi meninggalkan lie Jiao dan lie Chen


lalu kedua nya keluar dari ruang dimensi milik lie Mei, dan melanjutkan perjalanan mereka kekaisaran meng


mereka terus berlari dan akhirnya mereka berhasil keluar dari daerah kekaisaran Yan


dan melanjutkan perjalanan mereka menuju kekaisaran meng


lie mei dan lie Hao masih melewati hutan tapi suasana hutan yang sekarang mereka lewati tidak seperti di hutan kekaisaran Yan, karena suasana di hutan kekaisaran meng sangat menyeramkan bahkan hewan hewan yang tinggal di sana sangat ketakutan


itu semua disebabkan oleh aura hitam yang sudah menyebar luas di kekaisaran meng, mereka bahkan bisa merasakan hawa keberadaan iblis di kekaisaran itu


kekaisaran meng yang tadinya adalah kekaisaran kematian yang ditakuti semua orang sekarang berubah menjadi tempat tinggal nya para iblis


"kak apa ini benar benar kekaisaran meng, kenapa keadaan nya jadi seperti ini" ucap lie Hao tidak percaya sambil terus berlari


"tidak ku sangka akan separah ini" ucap lie mei sambil berlari


setelah terus berlari di hutan yang dipenuhi aura hitam itu


mereka berhenti setelah melihat tumpukan mayat manusia berserakan di depan mereka


†††††††††††


maaf kalo ada typo yaa


jangan lupa like dan komentar nya


nantikan chapter berikutnya