(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 111 (S2): Berakhir


Lie Mei langsung memainkan seruling giok putih tersebut dengan sangat mahir, padahal sebenarnya saat itu adalah pertama kalinya Lie Mei memainkan seruling. Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin tiba-tiba saja menerima sejumlah kekuatan yang sangat besar saat Lie Mei memainkan seruling giok putih tersebut.


Berbeda dengan Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin yang mendapat kekuatan yang sangat besar dan juga banyak. Kekuatan dari semua monster iblis yang ada di lantai ke 14 tersebut malah semakin lemah karena pengaruh dari seruling giok putih yang dimainkan oleh Lie Mei.


Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin yang melihat para monster iblis yang sudah terlihat lemah itu langsung membunuh mereka semua. Lie Mei masih memainkan seruling giok putih nya selama Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin membunuh semua monster iblis yang ada di lantai 14 tersebut.


Lie Mei akhirnya berhenti memainkan seruling giok putih tersebut, karena semua monster iblis yang ada di sana sudah dibunuh oleh Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin. Lie Mei saat ini terlihat ngos-ngosan karena kekuatan energinya sudah terkuras setengah saat memainkan seruling giok putih tersebut.


"hhhhh, akhirnya selesai juga sekarang aku harus segera pergi ke Kekaisaran Meng" Ucap Lie Mei dengan nafas terengah-engah.


Lie Mei lalu memerintahkan Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin kembali ketempat mereka masing-masing. Setelah itu Lie Mei langsung pergi ke array pemindahan yang ada di lantai 14 untuk kembali ke lantai 1.


★di lantai 1 pagoda 13 lantai★


Setelah sampai di lantai 1 pagoda 13 lantai Lie Mei terkejut sambil membuka mulutnya lebar-lebar karena tidak percaya jika di lantai 1 masih terdapat para monster, hewan keramat, dan juga hewan suci yang bahkan memiliki kekuatan yang sudah mencapai tingkat Hewan Suci dan Dewa Iblis.


Lie Mei tidak bisa berkata apa-apa lagi setelah melihat hal tersebut. "hahahaha, bagus sekali Calon Raja Elf dari Ras Iblis kau sudah membuang banyak waktu ku karena perbuatan yang kau lakukan ini. Jadi jangan harap kau bisa kabur sebelum aku membunuhmu!!" Ucap Lie Mei dengan tertawa dengan keras.


Lalu langsung menyerang monster iblis, hewan keramat dan hewan suci yang ada disana dengan Pedang Iblis Biao Jin miliknya. Gerakan Lie Mei semakin lincah dan gesit dari sebelumnya saat menyerang semua lawannya itu.


★Sementara di Kekaisaran Meng★


'uhhh, tidak aku sudah tidak bisa menahan penjara es ini, jika seperti ini dalam beberapa menit lagi penjara es ini akan hancur' Batin Angel.


Lie Jiao dan Lie Chen tampak masih menyerang penjara es tersebut dari dalam, tapi kekuatan mereka berdua tetap saja diserap oleh penjara es tersebut. Tiba-tiba saja Angel merasa kekuatan energinya bertambah menjadi sangat banyak. Karena itu Angel masih dapat menahan penjara es miliknya.


"kalian Semua apa yang kalian lakukan??" Tanya Angel setelah melihat para prajurit menyalurkan energi kekuatan mereka kepada dirinya, agar Angel bisa bertahan menahan penjara es miliknya lebih lama lagi.


"kami tidak bisa hanya diam saja melihat anda menahan penjara es tersebut agar tidak hancur. Dan hanya ini yang bisa kami lakukan sekarang" Ucap salah satu prajurit.


Angel sedikit terharu melihat para prajurit Kekaisaran Meng tersebut membantu dirinya untuk menahan penjara es miliknya, agar Lie Jiao dan Lie Chen tidak bisa keluar dan terkurung di dalam sana sampai Lie Mei atau Lie Hao datang membantu mereka.


Semua prajurit yang merupakan seorang kultivator langsung memberikan energi kekuatan mereka kepada Angel. Satu persatu prajurit yang memberikan Angel kekuatan energi terlihat jatuh lemah di atas tanah karena kekuatan energi mereka sudah diberikan semua pada Angel.


Waktu terus berlalu 10 prajurit, 40 prajurit, 100 prajurit, 500 prajurit sampai 200 ribu prajurit kini sudah tumbang dan kini hanya tersisa Pasukan Pembunuh dan Pasukan Zombie milik Lie Mei yang masih bertahan memberikan energi kekuatan mereka kepada Angel.


'Lie Mei, Lie Hao cepatlah datang kesini. Penjara es ini sudah tidak dapat bertahan lagi. Jika penjara es ini sampai hancur Lie Jiao dan Lie Chen akan menyerang kami dan para rakyat yang tidak bersalah lagi' Batin Angel berharap Lie Mei dan Lie Hao datang membantu dirinya.


Melihat masih banyak monster iblis, hewan keramat, dan hewan suci yang berada di sana Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin langsung ikut membantu Lie Mei lagi.


Setelah beberapa saat kemudian, Lie Mei akhirnya berhasil membunuh semua monster iblis, hewan keramat, dan hewan suci tersebut bersama dengan Shang Cai, Ling Hun, dan Zhe Lin.


Segera Lie Mei keluar dari pagoda 13 lantai dan berharap tidak ada lagi halangan bagi dirinya untuk pergi menyelamatkan Kekaisaran Meng dari serangan Lie Jiao dan Lie Chen.


★di Kekaisaran Meng★


krakkkk


pranggg


Terdengar suara retakan yang berasal dari penjara es milik Angel kemudian penjara es tersebut hancur menjadi serpihan karena energi kekuatan Angel, pasukan pembunuh dan pasukan zombie milik Lie Mei sudah terkuras habis.


"wow, untuk ukuran manusia kalian cukup hebat juga karena bisa menahan kami sampai selama ini, tapi sayangnya kalian semua akan mati karena sudah berani menyerang kami" Ucap Lie Chen sedikit kagum.


"bukankah aku sudah mengatakan jika diantara manusia yang lemah ini pasti ada beberapa manusia yang cukup kuat, bahkan mungkin ada manusia yang lebih kuat dari kita" Ucap Lie Jiao mengulang perkataannya tadi.


"yah itu memang benar, tapi aku tidak yakin ada manusia yang lebih kuat dibandingkan kita. Tapi itu tidak penting, sekarang mari kita mulai lagi pembantaian Ras Manusia ini. Ah, sebelum itu kita bunuh dulu gadis manusia yang sudah membuat kita terkurung di dalam penjara es itu" Ucap Lie Chen dengan menyeringai dan menatap tajam pada Angel.


Kedua nya lalu segera terbang dengan sangat cepat menuju ke arah Angel dengan tombak yang sudah berada di tangan mereka. "hahaha, pergilah ke neraka dasar manusia bodoh dan tidak berguna" Ucap Lie Chen dan Lie Jiao bersamaan sambil menusuk jantung Angel.


jlebb


Terdengar suara tusukan tombak milik Lie Jiao dan lie Chen. "huh, itulah akibatnya jika kau menyerang kami" Ucap Lie Jiao dan Lie Chen serempak dengan menyeringai senang karena melihat darah yang sangat banyak mengalir di atas tanah tempat angel berada.


------•••××{∆∆^\=^}×ו••------


Maaf kalo ada typo yaa.


Jangan lupa like dan vote serta komentar agar author bisa lebih semangat melanjutkan perjalanan Lie Mei.


Nantikan chapter berikutnya besok.