
★di luar hutan bagian barat★
Lie Mei dan Lie Hao sekarang sudah keluar dari hutan bagian barat. Dan sedang menunggu Lie Jiao dan Lie Chen yang sedang bertarung dengan Pangeran Kedua.
"Kak... apa kakimu akan bisa disembuhkan? Bahkan dengan obat tingkat dewa milikmu, racun hitam ini tidak mungkin bisa disembuhkan." Ucap Lie Hao khawatir jika Lie Mei tidak akan bisa menggunakan kakinya lagi.
"Memang benar obat penyembuh tingkat dewa milikku tidak bisa menyembuhkan kakiku ini. Tapi tenang saja aku yakin pasti ada cara untuk menghilangkan racun hitam ini." Ucap Lie Mei yang ada dipunggung Shang Zuo.
"Ya, aku harap itu benar. Ngomong- ngomong Lie Jiao dan Lie Chen kenapa lama sekali bukankah harusnya mereka sudah membunuh Pangeran Kedua dari tadi?" Tanya Lie Hao.
"Entahlah aku juga tidak tahu, dan lagi aku tidak bisa melihat mereka dengan jurusku karena energi kekuatanku sudah habis. Tapi aku yakin mereka akan baik-baik saja." Jawab Lie Mei dengan sangat yakin.
Setelah mengatakan itu tiba-tiba Lie Jiao dan Lie Chen muncul di depan Lie Mei dan Lie Hao dengan nafas terengah-engah. Kemudian mereka mengatakan apa yang terjadi pada mereka dan informasi yang mereka dapatkan dengan terburu-buru.
Lie Mei dan Lie Hao terkejut mendengar informasi yang disampaikan oleh Lie Jiao dan Lie Chen, mengenai Pangeran Kedua adalah petinggi dari kelompok monster manusia bayangan yang menyerang mereka saat peperangan besar dulu.
"Ternyata begitu ya. Sepertinya mereka sudah mulai bersiap-siap untuk menyerang kit... ah tidak mungkin saja tujuan mereka adalah menyerang Ras manusia..." Ucap Lie Mei berpikir keras.
"Jika itu benar bukankah kita akan dalam masalah besar? Terlebih sepertinya mereka adalah dalang yang membuat Era Kehancuran terjadi lagi." Ucap Lie Hao.
"Hahh... Ya itu benar sekali. Era Kehancuran yang sebenarnya akan segera terjadi, tapi aku tidak tahu kapan mereka akan memulainya. Jika ingin menyelamatkan Dunia Manusia ini kita juga harus bertambah kuat agar bisa mengalahkan mereka saat Peperangan dimulai kembali." Ucap Lie Mei dengan serius.
Lie Hao, Lie Jiao, dan Lie Chen mengangguk menyetujui perkataan Lie Mei. "Dan karena terjadi sesuatu yang tidak terduga, aku memutuskan untuk membatalkan niatku untuk pergi ke Alam Kegelapan." Ucap Lie Mei.
Lie Jiao dan Lie Chen bingung mendengar perkataan kakaknya itu, karena mereka tidak tahu jika akan pergi ke Alam Kegelapan atau Dunia Iblis. "Hm, kak Lie Mei untuk apa kau pergi ke Alam Kegelapan? Bukankah itu adalah tempat tinggal para iblis?" Tanya Lie Jiao penasaran dengan tujuan Lie Mei pergi ke Alam Kegelapan.
"Untuk apa??" Tanya balik Lie Mei, "Tentu saja kita akan kesana untuk menebus dosa yang sudah kalian perbuat beberapa hari yang lalu. Dan disanalah tempat yang cocok untuk menebus dosa kalian." Ucap Lie Mei memandang lie Jiao dan Lie Chen yang ada didepannya dan tersenyum misterius.
Melihat ekspresi wajah Lie Mei itu membuat firasat Lie Jiao dan Lie Chen mengatakan jika ada sesuatu yang buruk dan menakutkan telah menanti mereka di Alam Kegelapan.
"Hahhh, syukurlah karena kita tidak jadi pergi kesana..." Gumam Lie Jiao dan Lie Chen menghela nafas lega.
"Ah, jangan khawatir. Karena kalian akan tetap pergi ke Alam Kegelapan!!" Ucap Lie Mei dengan tersenyum kecil.
"Eh... APA!!!" Ucap Lie Jiao dan Lie Chen terkejut, "T..tapi bu..bukannya kakak berkata jika kita tidak akan pergi?!! Lalu kenapa sekarang kami harus tetap pergi?!!" Ucap Lie Chen terbata-bata.
"Sepertinya kalian salah paham, aku mengatakan jika aku membatalkan niatku untuk pergi ke Alam Kegelapan tapi aku tidak berkata jika kalian tidak akan pergi. Karena itu bersiaplah mungkin sebentar lagi mereka akan datang menjemput kalian." Ucap Lie Mei memandangi sekeliling nya. Kemudian terbang keatas dengan Shang Zuo mencari seseorang.
"Baik...." Lie Jiao dan Lie Chen pasrah karena mereka tidak bisa membantah perkataan kakaknya. Terdapat sedikit kesedihan pada sorot mata keduanya karena mereka merasa tidak ingin berpisah dengan Lie Mei dan Lie Hao.
Lie Hao yang melihat kedua adik kembarnya itu merasa sedih pergi menghampiri mereka. Lie Hao mengelus lembut kepala mereka lalu berucap, "Kalian sudah tumbuh besar bahkan sudah melebihi tinggiku. Walau begitu aku tidak lupa jika kalian berdua ini sebenarnya masih anak kecil." Ucapnya tertawa kecil.
"Kalian mungkin sedih dengan perpisahan ini, karena kalian tidak akan bisa bertemu dengan kami selama beberapa tahun kedepan. Namun kami melakukan hal ini untuk melindungi kalian agar kejadian serupa seperti kemarin tidak terulang kembali,"
"Perpisahan ini memang akan lama, tetapi bersabarlah karena aku dan kak Lie akan selalu menunggu kalian." Ucap Lie Hao kemudian memeluk Lie Jiao dan Lie Chen.
Terlihat Lie Mei sudah kembali menunggangi Shang Zuo bersama 5 prajurit iblis. 5 prajurit iblis itu adalah pemandu jalan yang akan membawa Lie Mei dan adik-adiknya tapi karena Lie Mei dan Lie Hao tidak akan ikut, jadi para prajurit iblis itu akan memandu Lie Jiao dan Lie Chen menuju Alam Kegelapan.
"Lie Jiao! Lie Chen! Apa kalian sudah siap? Aku lupa mengatakan jika kalian pergi ke Alam Kegelapan bukan hanya menebus dosa kalian tapi disana kalian akan mendapatkan pelatihan dari Raja Iblis." Ucap Lie Mei dengan berwajah datar.
"Ini memang mendadak tapi aku sudah berbicara dengan Raja Iblis beberapa saat yang lalu dengan menggunakan Mutiara Komunikasi ini." Ucap Lie Mei menunjuk sebuah mutiara besar di tangan prajurit iblis yang ada di barisan depan.
"Seperti kataku tadi jika kita harus bertambah kuat, karena dengan situasi sekarang Dunia Manusia akan diserang kapan saja oleh kelompok yang tidak kita ketahui itu. Dan karenanya kalian harus bertambah kuat untuk bisa melindungi Dunia Manu... Bukan tapi seluruh dunia ini dari tangan-tangan kelompok penjahat yang menginginkan kehancuran dunia ini." Ucap Lie Mei dengan menatap Lie Jiao dan Lie Chen dengan serius.
Lie Jiao dan Lie Chen meneguk ludah nya dan mengangguk bersamaan menyetujui perkataan Lie Mei. Lie Mei turun dari tubuh Shang Zuo, Lie Hao dengan sigap langsung membantu menopang tubuh Lie Mei dan berjalan ke arah Lie Jiao dan Lie Chen.
"Aku sebenarnya ingin melatih kalian tapi aku tidak tahu bagaimana cara melatih kalian yang adalah seorang iblis. Karena itu aku terpaksa meminta bantuan dari Raja Iblis itu untuk melatih kalian." Ucap Lie Mei.
"Lie Jiao! Lie Chen! Aku... tidak kami akan selalu menunggu kalian. Tunjukan padaku seperti apa kekuatan dari Raja Iblis yang sebenarnya. Jangan kecewakan aku di pertemuan kita yang selanjutnya." Ucap Lie Mei tersenyum lembut.
"Itu sudah pasti!! Kami berjanji akan kembali dan menjadi lebih kuat dari dirimu, kak. Dan kami juga tidak sabar melihat kekuatan kakak yang sebenarnya." Ucap Lie Chen dengan semangat.
Lie Mei membalas dengan tersenyum kemudian ia berbalik badan dengan masih menopang pada tubuh Lie Hao, ia melihat para prajurit iblis di belakang nya dengan tatapan tajam serta mengintimidasi. "Ingat jika terjadi sesuatu pada adik-adikku kalian pasti tahu apa akibatnya, sampaikan itu juga pada raja kalian." Ucap Lie Mei dengan nada dingin.
"B...Baik Yang Mulia Raja Elf." Ucap kelimanya membungkuk dengan ketakutan.
"Baiklah, kak Lie Mei! Kak Lie Hao! Kami pamit pergi dulu sampai jumpa lagi." Ucap Lie Jiao dan Lie Chen serentak dan melambaikan tangan mereka kemudian pergi meninggalkan Lie Mei dan Lie Hao mengikuti para prajurit iblis.
"Tunggu!!" Ucap Lie Mei menghentikan langkah mereka.
Lie Jiao dan Lie Chen kemudian berbalik dan kembali pada Lie Mei. Lie Mei mengeluarkan sesuatu dari dalam ruang penyimpanannya. Itu adalah mutiara komunikasi yang sama seperti milik para prajurit iblis tadi. Lie Mei membuat mutiara komunikasi itu dengan kekuatan sihir penyalinnya.
Lie Mei segera memberikan 1 mutiara komunikasi itu pada tangan Lie Chen. Setelah itu ia berkata, "Gunakan ini jika kalian ingin berbicara dengan kami. Tapi mutiara ini hanya bisa digunakan satu kali jadi gunakan saat kalian sedang ada masalah" Ucap Lie Mei.
"Terakhir, ingatlah jika aku akan selalu memperhatikan kalian walaupun dari kejauhan. Dan kemana pun kalian berdua berada kita pasti tetap akan terhubung satu sama lain. Karena itu kalian tidak perlu merasa kesepian tanpa kami" Ucap Lie Mei.
"Ya, kami mengerti terima kasih kak Lie Mei. Kalo begitu kami pergi sekarang." Ucap Lie Jiao dan Lie Chen dengan senang kemudian segera kembali pada para prajurit iblis dan melanjutkan perjalanan mereka ke Alam Kegelapan.
Tidak lama Lie Mei dan Lie Hao sudah tidak dapat melihat punggung Lie Jiao dan Lie Chen. "Shang Zuo kau bisa kembali sekarang!" Perintah Lie Mei.
"Baik, Tuan" Jawab Shang Zuo dan segera kembali ke ruang dimensi Lie Mei.
"Baiklah kita harus segera kembali ke Kekaisaran Meng. Karena aku ingin meminta penjelasan pada kakek tentang ayah." Ucap Lie Mei.
"M..Maksud kakak??" Ucap Lie Hao bingung.
"Hm, intinya aku baru mengetahui jika ayah kita yaitu Kaisar dari kekaisaran Yan sebenarnya bukan ayah kandung kita." Ucap Lie Mei membuat Lie Hao terkejut serta tidak percaya.
"Kita lanjutkan saja nanti di kekaisaran Meng." Ucap Lie Mei kemudian mengaktifkan sihir teleportasi untuk kembali ke Kekaisaran Meng.
------••××{∆∆^\=^}×ו•------
Maaf lama upnya, akhir-akhir ini Author jadi susah ngatur waktu ditambah lagi gak mood nulis karena gak dapet ide jadi update lama.
Update selanjutnya juga gak tentu, karena sekarang gak bisa up tiap hari lagi mungkin Updatenya hanya 3-5 episode tiap minggunya 😞😞
Terima kasih bagi yang masih mendukung author sampai sekarang 🙏🙏 Ditunggu chapter berikutnya.