(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 24: asrama


"hei berhenti kau, kembali pedang kami sekarang aku harus membunuh mereka berdua" ucap pembunuh 1


"akan ku kembali kan saat selesai ujian murid dalam nanti sampai jumpa" ucap lie mei dari kejauhan lalu kembali ke tempat nya


"kak apa kita tidak pergi mengambil pedang kita kembali??" tanya pembunuh 2


"tidak perlu, ini bukankah pertama kalinya ada orang yang berbicara pada kita selain guru" ucap pembunuh 1


"kau benar kak, apa dia tidak tau kalo kita ini pembunuh makanya dia berbicara pada kita" ucap pembunuh 2


"yah itu mungkin saja, dan saat dia tau kalo kita pembunuh dia pasti tidak akan berbicara pada kita lagi" ucap pembunuh 1


"kakak benar aku juga berpikir seperti itu" ucap pembunuh 2


★di tempat lie mei★


"kak lie Mei kemana saja kau, kenapa kau tiba tiba menghilangkan" ucap lie Hao


"aku cuma jalan jalan sebentar saja karena pertarungan ku sudah selesai, jadi bagaimana dengan pertarungan mu apa kau menang??" tanya lie Mei


"yah tentu saja aku menang, karena lawan ku benar benar sangat lemah padahal tadi kakak bilang lawan mu sangat kuat tapi aku bisa melawan nya berarti aku lebih kuat dari mu kan" ucap lie Hao menyombongkan diri


"yah kau lebih kuat dariku tapi hanya untuk sementara saja" ucap lie mei mencubit pipi lie Hao


"kakak jangan lakukan itu lagi aku bukan anak kecil lagi sekarang" ucap lie Hao sebal


"iya iya habis nya aku tidak tahan melihat wajah sombong mu itu" ucap lie mei


"pemenang kedua dari ujian murid dalam babak kedua adalah kelompok arena nomor 4" ucap kakak si


"untuk babak ke tiga atau babak final akan kita lakukan besok pagi hari, jadi hari ini kalian bisa istirahat di asrama kalian masing masing sekian dari saya, saya ucap kan selamat bagi kalian yang bisa menuju babak final" ucap kakak si


"aku kira ujian nya akan langsung di selesai kan hari ini tapi malah di lanjutkan besok pagi" ucap lie mei kecewa


"bukankah bagus karena kita bisa istirahat sebelum memulai ujian babak final, tapi kenapa kakak malah kecewa??" tanya lie Hao bingung


"habis nya aku tidak sabar memilih buku jurus beladiri untuk dipelajari, aku kira hari ini aku bisa langsung mendapat kan nya tapi nyata nya malah besok" ucap lie mei


"hanya karena buku jurus beladiri kakak sampai tidak sabar begitu, harus kakak tidak sabar memilih hewan penjaga untuk kakak karena aku akan memilih hewan penjaga yang sangat kuat nanti" ucap lie Hao


"hewan penjaga yah, kalo itu aku sudah mempunyai 3 jadi aku tidak perlu memilih lagi kan??" tanya lie Mei


"apa kakak bercanda bagaimana bisa kakak mempunyai 3 hewan penjaga sebelum menjadi murid dalam dan lagi walaupun kakak punya 3 atau 100 pun kakak juga harus tetap memilih hewan penjaga dari sekolah beladiri" ucap lie Hao


"eh apa itu benar aku harus memilih hewan penjaga lagi yang benar saja" ucap lie mei tidak percaya


"yang di katakan lie Hao itu benar walaupun kau sudah mempunyai hewan penjaga tapi tetap saja kau harus memilih hewan penjaga di sekolah beladiri ini" ucap guru ran


"guru ran ada apa kau ke sini, dan juga kenapa kita harus memilih hewan penjaga walaupun sudah mempunyai hewan penjaga??" tanya lie Mei


"aku datang ingin mengucapkan selamat pada kalian karena berhasil masuk babak final, dan juga mengantar kalian ke asrama lalu tentang pertanyaan mu itu kita bicarakan lagi di asrama nanti " ucap guru ran


"baiklah ayo pergi sekarang" ucap lie mei


lalu mereka bertiga pun pergi ke asrama


★di asrama★


"guru ran apa benar ini asrama nya dan lagi kenapa bisa ada asrama di pinggir hutan ini??" tanya lie Mei tidak percaya


"hahaha, sebenarnya ini asrama lama yang sudah tidak terpakai dan sekarang digunakan untuk asrama kalian sementara" ucap guru ran


"guru ran kau yakin ingin kita berdua tidur di asrama yang tidak terurus ini dan lagi banyak sekali tanaman liar di asrama ini" ucap lie mei sambil memegang tanaman liar yang ada di asrama itu


"ini asrama atau rumah hantu sih bahkan asrama murid luar saja lebih baik dari sini" ucap lie Hao


"aku minta maaf tapi asrama wanita tidak ada di sekolah ini jadi untuk sementara kalian tidur lah di sini dulu, kalo begitu aku pergi dulu sampai jumpa" ucap guru ran lalu kabur meninggalkan mereka


"lie Hao ternyata kau tega sekali yah meninggalkan kakak mu ini di sini, kalo seperti ini aku tidak akan mau memberikan mu obat peningkat lagi nanti" ucap lie mei sambil menarik baju lie Hao agar tidak kabur


"hehehe aku hanya bercanda saja kok, jadi kakak harus berjanji untuk memberikan aku obat peningkat itu pada ku lagi yah" ucap lie Hao


"padahal aku tidak mau tinggal di asrama yang menyeramkan ini tapi mau bagaimana lagi kalo aku meninggalkan kakak di sini sendiri nanti kakak tidak mau memberikan aku obat peningkat lagi" pikir lie Hao pasrah


asrama ini akan menjadi tempat tinggal kita saat nanti kita menjadi murid dalam, seperti nya aku harus merenovasi asrama ini karena tidak mungkin aku tinggal di tempat seperti ini


"lie Hao kau bantu aku mencari bahan makanan untuk malam ini, untuk asrama ini serahkan saja pada ku biar aku yang membersihkan nya" ucap lie mei


"baik aku akan segera pergi mencari bahan makanan nya kalo begitu aku pergi dulu" ucap lie Hao lalu pergi mencari bahan makanan


"baiklah sekarang waktunya aku menggunakan sihir penyalin untuk mengubah asrama ini" ucap lie mei


"siapa disana" ucap lie mei karena merasakan hawa keberadaan seseorang dari dalam hutan


"ternyata kau bisa merasakan hawa keberadaan kami walaupun kami sudah menyembunyikan nya" ucap pembunuh 1


"ternyata kalian yah, kenapa kalian disini apa kalian datang untuk mengambil pedang kalian bukankah sudah kubilang aku akan mengembalikannya saat ujian murid dalam selesai" ucap lie mei


"sebenarnya kami kesini untuk mencari asrama yang dibilang oleh kepala sekolah tapi tidak disangka kau juga ada di sini juga" ucap pembunuh 2


"ternyata begitu yah aku kira kau datang untuk mengambil pedang kalian" ucap lie mei


"tapi apa benar ini asrama bagaimana bisa kita di suruh tinggal di asrama tua dan tidak terurus ini" ucap pembunuh 1


"saat pertama datang ke sini aku juga berpikir begitu, tapi karena di sini tidak ada asrama perempuan jadi aku terpaksa harus tinggal di asrama ini lalu kalian kenapa bisa ada di sini bukan nya kalian harus nya berada di asrama laki laki??" tanya lie Mei


"itu karena di asrama laki laki sudah penuh jadi kepala sekolah menyuruh kami tinggal di sini untuk sementara" ucap pembunuh 1


"mana bisa aku bilang kalo kami tidak diizinkan tinggal di asrama laki laki karena kita adalah pembunuh" pikir pembunuh 1


"yah karena kalian bilang begitu, kalian tentu saja boleh tinggal di sini" ucap lie mei


"kakak aku kembali, lihat aku banyak membawa bahan makanan untuk malam ini " ucap lie Hao


"baguslah kalo begitu aku bisa membuat 4 porsi kalo begini" ucap lie mei


"eh apa ada tamu yang datang, kalian bukan nya pembunuh itu kenapa bisa ada di sini kak cepat lah lari kau bisa di bunuh oleh mereka nanti" ucap lie Hao terkejut


"cih ternyata ada orang lain di sini yah, jangan bergerak" ucap pembunuh 2 sambil menyandra lie Hao


"tidak ku sangka ada orang lain yang mengenal kami kalo begini wanita itu pasti tidak akan memberikan pedang itu pada kami lagi" pikir pembunuh 2


"cepat kembalikan pedang kami atau adikmu ini akan kami bunuh" ucap pembunuh 1 mengancam


"kalian ini kenapa sih, seperti nya sekarang aku tau kenapa kalian bisa ada di sini itu pasti karena mereka tidak mengizinkan seorang pembunuh tinggal di asrama laki laki" ucap lie mei


"kalo kau sudah tau cepat kembalikan pedang kami atau kami akan melukai adik mu ini" ucap pembunuh 1


"bukankah sudah ku bilang kalo aku akan mengembalikan nya saat selesai ujian murid dalam nanti, sudahlah walaupun kalian mengancam ku aku tetap tidak akan memberikan pedang kalian karena kalo aku kembalikan pasti kalian akan membunuh lagi" ucap lie Mei


"sekarang lebih baik kalian bantu aku mencari mencari kayu bakar untuk memasak nanti" ucap lie mei


"apa maksudmu apa kau tidak peduli dengan adikmu lagi??" tanya pembunuh 1 bingung


"bukan nya aku tidak peduli karena kalian mana bisa membunuh nya, dan lagi cepat lah kalian berdua cari kayu bakar nya kalo tidak kalian tidak boleh tinggal di asrama ini" ucap lie mei


††††††††††††


maaf kalo ada typo yaa


jangan lupa berikan like dan komentar nya


nantikan chapter berikutnya