(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 47: penerus


★di kamar lie mei★


"lie Hao cepat bangun" ucap lie mei sambil membangunkan lie Hao yang masih tertidur pulas


"iya iya aku bangun, kenapa membangunkan ku sepagi ini aku kan masih ngantuk" ucap lie Hao yang tengah bangun dari tidurnya


"nanti kau akan tau, cepat lah mandi kalo sudah selesai tunggu aku di halaman belakang" ucap lie mei


"baik" ucap lie Hao yang masih ngantuk pergi menuju kamar nya


lalu keduanya membersihkan diri di kamar masing-masing


sementara lie Jiao dan lie Chen sedang mencari lie mei dan tiba di depan kamar lie mei


tok tok tok


"iya tunggu sebentar" ucap lie mei yang masih sibuk memakai pakaian jubah hitam dan topeng milik nya


"oh ternyata kalian, karena sudah di sini aku tidak perlu lagi mencari kalian ayo ikut aku ke halaman belakang istana" ucap lie mei lalu pergi sambil menarik tangan mereka berdua


"ehh, tunggu kak lie mei kita mau pergi kemana??" tanya lie Jiao


"sudahlah nanti kalian juga tau kalo sudah disana" ucap lie Mei yang masih menarik tangan mereka


lalu mereka bertiga pergi ke halaman belakang istana, sesampainya di halaman belakang istana terlihat lie Hao yang sedang menunggu lie mei di sana


"kak akhirnya kau datang juga, ehh siapa mereka berdua kenapa kau memegang tangan mereka" ucap lie Hao yang kesal melihat lie Mei memegang tangan seseorang


"oh iya aku belum memberitahu mu yah, mereka berdua adik adik kita lie Jiao dan lie Chen" ucap lie Mei memperkenalkan lie Jiao dan lie Chen pada lie Hao yang salah paham


"ohhh ternyata lie Jiao dan lie Chen kirain siapa, APAAAA!!! tadi kakak bilang mereka berdua lie Jiao dan lie Chen apanya yang mirip dengan adik adik imut ku" ucap lie Hao terkejut tidak percaya sambil melihat lie Jiao dan lie Chen dari atas sampai bawah


lalu lie mei menceritakan apa yang terjadi pada lie Jiao dan lie Chen yang berubah menjadi anak berusia 15 tahun


lie Hao yang mendengar cerita dari lie Mei itu tidak mungkin bisa percaya dengan cepat, tapi akhirnya dia memutuskan untuk percaya dengan apa yang lie mei katakan


"baiklah karena sekarang sudah selesai masalah nya, aku akan memberitahu kalian bertiga kenapa aku membawa kalian ke sini" ucap lie mei


"baik" ucap mereka bertiga serempak


"jadi aku membawa kalian ke sini untuk berkultivasi karena aku akan mengajak kalian bertiga untuk ikut berperang melawan 3 kekaisaran 2 bulan lagi" ucap lie mei dengan tegas


lie Hao, lie Jiao dan lie Chen tidak membantah lie mei tapi malah senang karena mereka bisa berperang, dan terukir seringai menyeramkan di bibir ketiga nya


"aku tau kalian akan senang mendengar kita akan berperang tapi tetap saja kalian bertiga tidak boleh lengah karena kita tidak tau Lawan seperti apa yang akan kita hadapi nanti" ucap lie mei menasihati mereka bertiga


"baik kami mengerti" ucap mereka bertiga serempak


"kalo begitu kita mulai saja sekarang, lie Hao kau beritahu pada lie Jiao dan lie Chen cara berkultivasi dengan obat peningkat ini" ucap lie mei lalu memberikan tiga obat peningkat pada lie Hao


"ya baiklah" ucap lie Hao lalu pergi mengajar kan cara berkultivasi dengan obat peningkat pada lie Jiao dan lie Chen


"tuan, lihat lah simbol yang ada pada dahi tuan muda dan nona muda" ucap Shang cai pada lie mei


"yah aku melihat nya, kenapa bisa ada simbol matahari pada dahi lie Jiao dan lie Chen" ucap lie mei bingung


"ternyata begitu, aku mengerti sekarang" ucap lie mei


tapi kenapa aku merasa aneh yah, entah kenapa simbol itu seperti ada yang menyembunyikan nya sebaiknya aku melihat nya dengan mata dewa


setelah melihat simbol yang ada pada lie Jiao dan lie Chen, lie mei meyeringai senang karena dia melihat sesuatu yang tidak biasa pada simbol di dahi lie Jiao dan lie Chen


heh tidak disangka kalo mereka akan memiliki bakat meteor, mereka berdua pasti akan menjadi orang penting suatu hari nanti


tapi siapa yang menyembunyikan bakat mereka dengan pelindung dan mengubah nya menjadi bakat matahari, sudahlah itu tidak penting sekarang lebih baik aku juga berkultivasi agar bisa naik tingkat ke tingkat selanjutnya


lalu mereka semua berkultivasi dengan obat peningkat milik lie mei


di suatu tempat yang berada di dasar dunia, tempat yang bernama alam kegelapan yang ditinggali oleh para iblis


★di istana raja iblis★


"bagaimana apa kalian sudah mencari penerus yang menggantikan ku??" tanya raja iblis kepada prajurit iblis yang diperintahkan untuk mencari penerus nya yang sudah lahir ke dunia


"maaf yang mulia kami tidak berhasil menemukan penerus anda di alam kegelapan ini" ucap seorang prajurit iblis


"bagaimana bisa kau tidak menemukan penerus ku" ucap raja iblis dengan sangat marah dan membuat prajurit iblis itu gemetar ketakutan


"ayah tenang lah lagipula kenapa ayah sangat ingin sekali menemukan penerus anda, aku tidak ingin anda pergi meninggalkan ku disini" ucap yang mulia pangeran sedih


"sudahlah jangan bersedih begitu, bukannya kau sudah sering mengalami ini kenapa masih saja bersedih kalo aku pergi" ucap raja iblis


"itu karena ayah adalah master yang saya sukai dari semua master yang pernah saya temui, bahkan anda malah menganggap saya sebagai anak anda sendiri tidak seperti master saya yang dulu" ucap yang mulia pangeran


"aku tau itu, tapi aku sudah hidup sangat lama di dunia ini jadi biarkan penerus ku menggantikan aku memimpin kalian" ucap raja iblis


"baik aku mengerti" ucap yang mulia pangeran


"tapi ini aneh kenapa para prajurit yang aku perintahkan untuk mencari penerus ku tidak bisa menemukan penerus ku di alam kegelapan, padahal batu pendeteksi sudah bereaksi dan lagi yang bereaksi ada dua yang artinya penerus ku memiliki bakat meteor seperti ku tapi kenapa tidak bisa menemukan mereka di alam kegelapan ini" ucap raja iblis bingung


"kau benar ayah, apa jangan jangan penerus ayah bukan berada di alam kegelapan" ucap yang mulia pangeran


"yah itu mungkin saja, tapi kenapa iblis bisa berada di luar alam kegelapan??" tanya raja iblis


"apa mungkin penerus ayah muncul dari para iblis yang dibawa oleh pangeran ke dua ke dunia manusia" ucap yang mulia pangeran


"kalo itu memang terjadi wajar saja ada iblis yang keluar dari alam kegelapan ini, para prajurit cepat pergi cari penerus ku di dunia manusia tapi ingatlah untuk tidak membuat masalah pada manusia" ucap raja iblis pada prajurit iblis nya


"baik, kami akan melaksanakan nya"ucap kedua prajurit iblis itu lalu menghilangkan seketika


"aku bersyukur karena ayah bisa menjadi raja iblis yang baik hati, tidak seperti master ku yang lainnya yang hanya menggunakan kekuatan mereka untuk menindas yang lemah" batin yang mulia pangeran senang


††††††††††††


maaf kalo ada typo yaa


Jangan lupa berikan like dan komentar


nantikan chapter berikutnya