(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 65: kembang api


"bagaimana bisa kutukan itu tidak bekerja pada manusia ini, apa ada masalah dengan kutukannya" pikir Xie Zhi itu menatap lie Mei dengan aneh.


"heii Xie Zhi aku sedang bertanya pada mu, kenapa kau diam saja" ucap lie mei kesal karena pertanyaannya tidak dijawab Xie Zhi.


"manusia apa kau beneran tidak merasakan apa apa pada tubuh mu, misalnya seperti ditusuk oleh pedang yang sangat banyak??" Tanya Xie Zhi memastikan lagi.


"tentu saja aku baik baik saja, kalo tidak bagaimana bisa aku masih ada disini untuk menyembuhkan mu??" tanya lie Mei dengan datar.


"jadi kau yang menyembuhkan ku, tapi bagaimana manusia seperti mu menyembuhkan tubuh ku, padahal luka ku sangat dalam jadi tidak mungkin aku bisa tertolong lagi" ucap Xie Zhi sambil melihat tubuhnya yang sudah tidak ada luka lagi.


"aku hanya memberikan mu obat penyembuh tingkat dewa saja, sebaiknya kau beritahu aku sekarang apa kutukan yang kau maksud tadi Xie Zhi" ucap lie mei tidak sabar.


"kutukan ini sebenarnya adalah rahasia bagi kami hewan keramat dan hewan suci yang sudah membuat ruang dimensi hitam untuk menyimpan mayat kami setelah mati, tapi karena kau sudah menyelamatkan hidup ku aku akan memberitahu mu" ucap Xie Zhi.


"ruang dimensi hitam ini sebenarnya hanya bisa dimasuki oleh kami hewan suci dan keramat, tapi dulu pernah ada satu manusia yang menemukan ruang dimensi hitam ini lalu manusia itu mengambil mayat kami dan menjualnya" ucap Xie Zhi menceritakan.


"karena hal itu lah jiwa pada mayat hewan keramat dan hewan suci yang diambil manusia itu sangat marah lalu manusia itu dibunuh oleh jiwa mayat itu dengan cara menusuknya dengan pedang berkali kali, sejak saat itu jika ada manusia yang masuk ke ruang dimensi hitam ini pasti akan merasakan sakit yang luar biasa seperti ditusuk pedang sama seperti manusia itu" ucap Xie Zhi melanjutkan ceritanya.


"jadi karena itu kami menyebutnya sebagai kutukan untuk manusia yang masuk kedalam ruang dimensi hitam ini, tapi anehnya kau yang manusia kenapa tidak terkena kutukan ini??" tanya Xie Zhi bingung.


"bukannya sudah jelas itu karena aku tidak memiliki sifat tamak seperti manusia manusia yang hanya menginginkan uang itu dengan menjual mayat kalian" ucap lie Mei dengan datar.


"yang kau katakan benar juga, jadi kenapa manusia sepertimu bisa ada di ruang dimensi hitam ini" tanya Xie Zhi.


"tadinya aku hanya berniat untuk berkenalan dengan mu yang adalah hewan penjaga hutan milik ku ini, karena dalam beberapa bulan lagi aku akan menjadi kaisar dari kekaisaran meng, jadi aku memutuskan untuk mencari mu di dalam gua setelah itu aku masuk ke sini karena di dorong oleh Shang cai" ucap lie Mei menjelaskan.


"dan setelah masuk kesini kau melihat aku yang sedang terluka lalu segera menyembuhkan ku dengan obat penyembuh tingkat dewa" lanjut Xie Zhi karena tahu apa yang akan dikatakan lie Mei.


"yah kira kira seperti itulah yang membuat aku bisa ada disini, kau sendiri bagaimana bisa sampai membuat ruang dimensi hitam ini" tanya lie Mei penasaran.


"hmm gimana yah sebenarnya beberapa hari yang lalu aku diserang oleh pria muda berambut silver dan juga seorang wanita muda berambut hitam pekat yang kedua nya mempunyai sepasang mata elang emas, aku juga tidak tahu kenapa mereka berdua menyerang ku" ucap Xie Zhi yang tiba tiba mengeluarkan aura membunuh nya karena mengigat kejadian itu.


"tenanglah Xie Zhi aku pasti akan membantu mu mencari kedua pria dan wanita mata elang emas itu, karena aku tidak akan membiarkan orang orang yang mencari masalah di wilayah ku ini" ucap lie mei sambil menenangkan Xie Zhi.


"sudah kuduga kau akan bilang begitu, tapi kau sebaiknya berhati-hati karena mereka berdua pasti berasal dari ras itu" ucap Xie Zhi menasihati lie mei.


"ras itu?? apa maksudmu Xie Zhi??" tanya lie Mei penasaran.


"ini belum saat yang kau mengetahui nya, tapi jika kau ingin mengetahui nya pergilah ke sekte Zhan karena disana adalah tempat ras itu berada aku juga yakin pria dan wanita mata elang emas itu pasti ada di sana" ucap Xie Zhi dengan meyeringai menyeramkan.


lie mei hanya mengangguk mengerti dengan yang dikatakan oleh Xie Zhi itu, lalu mereka berdua memutuskan untuk keluar dari ruang dimensi hitam.


sesampainya di luar ruang dimensi hitam lie mei pamit untuk kembali pada lie Hao, lie Jiao dan lie Chen, karena lie mei harus menyalakan kembang api kecil untuk menghentikan para prajurit yang masih berburu.


"tunggu manusia, aku lupa memberikan hadiah pada mu karena sudah menyelamatkan nyawa ku, terima lah hadiah dari ku ini" ucap Xie Zhi sambil memberikan sebuah token pada lie mei.


hmm bukan nya ini sama dengan token yang diberikan oleh raja Liao jin waktu itu, walaupun bentuknya sama, tapi token yang diberikan oleh Xie Zhi ini berbeda karena berwarna kuning keemasan dengan sebuah tulisan Si berada pada token tersebut.


sudahlah lebih baik aku pikirkan saja nanti, sekarang aku harus menyalakan kembang api kecil untuk menghentikan perburuan ini.


lalu lie mei segera mengambil token itu dan pergi dengan teleportasi ke tempat lie hao, lie Jiao, dan lie Chen berada. lie mei pun meninggalkan Xie Zhi di dalam gua itu sendirian.


★di luar hutan tempat lie Hao dan lainnya berada★


"kak lie Mei kenapa lama sekali padahal katanya cuma mau jalan jalan sebentar, apa jangan jangan terjadi sesuatu pada kak lie Mei" ucap lie Jiao khawatir


"itu tidak mungkin terjadi" ucap lie Hao dan lie Chen serempak.


"hehehe iya juga yah monster berbakat seperti kak lie tidak mungkin terjadi apa apa" ucap lie Jiao baru ingat.


lalu dibelakang mereka tiba tiba lie mei sudah muncul dengan teleportasi.


"ah kak lie Mei kau membuat kami kaget saja. kenapa kakak tiba tiba muncul di belakang kami" ucap lie Chen terkejut.


"kalian bertiga harus terbiasa dengan ini karena mulai sekarang aku akan sering menggunakan tel...eh, bukan array perpindahan ini" ucap lie mei sambil mengeluarkan kembang api kecil dari ruang penyimpanan nya.


kembang api ini belum aku coba setelah aku menggunakan sihir penyalin tadi pagi karena terburu-buru ke sini, semoga saja ini berhasil.


"kak apa yang sedang kau pegang itu, aku tidak pernah melihat benda seperti itu" tanya lie Chen penasaran.


"ini namanya kembang api, lie Hao keluarkan hewan penjaga milik mu itu perintahkan dia untuk mengendapkan suara di sekitar hutan ini" perintah lie Mei pada lie Hao.


"baik, Quan die keluarlah" ucap lie Hao lalu Quan die keluar dari cincin ruang milik lie Hao.


setelah Quan die keluar lie Hao segera memerintahkan untuk mengendapkan suara di sekitar hutan seperti yang dikatakan lie mei.


lie mei memerintahkan lie Hao untuk mengendapkan suara disekitar hutan pada Quan die karena ia tidak ingin membuat keributan di luar dengan suara dari kembang api miliknya.


lalu lie mei menyalakan kembang api kecil itu dengan sihir api milik nya, semua yang ada di hutan itu kecuali lie mei sontak dibuat terkejut oleh kembang api berwarna warni yang meledak di atas langit hutan itu.


"apa ini yang namanya kembang api benar benar sangat indah" ucap lie Hao takjub dengan keindahan dari kembang api berwarna warni itu.


"yah bagaimana bukan nya sangat indah" ucap lie mei sambil menikmati pemandangan kembang api itu.


★di tempat para prajurit yang masih berburu★


"sepertinya itu kembang api kecil yang dimaksud oleh panglima Xian mei, kalo begitu waktu perburuan sudah selesai" batin seorang prajurit.


"heii kalian berhenti berburu kita kembali ke luar hutan" perintah seorang prajurit.


"baik" ucap para prajurit yang ada disana.


dalam beberapa menit, semua prajurit segera berkumpul di hadapan lie Mei dengan membawa hasil buruan mereka masing masing.


"baiklah, letakan hasil buruan kalian di depan kalian masing-masing aku akan menilai hasil buruan kalian" perintah lie mei pada para prajurit.


"baik panglima Xian mei" ucap semua prajurit serempak lalu meletakkan hasil buruan mereka di depan mereka.


tidak disangka mereka bisa menangkap hewan keramat yang bahkan lebih kuat dari mereka, banyak prajurit yang berhasil menangkap hewan keramat dari jumlah yang sudah aku tentukan dan rata-rata mereka semua menangkap 5 hewan keramat.


"kalo begitu aku akan mulai menilai, bagi prajurit yang namanya di panggil harap maju ke hadapan ku" ucap lie Mei dengan datar.


"pemenang pertama Tuo Li dengan 14 hewan keramat, kedua Quen Tin dengan 12 hewan keramat, ketiga Jie Rui dengan 11 hewan keramat, keempat Hao cun dengan 11 hewan keramat, terakhir Wang Lee dengan 10 hewan keramat" ucap lie Mei sambil membaca nama nama pemenang.


"ternyata aku tidak menang, padahal kukira aku akan menang dan bisa bermain Xiang qi bersama dengan pemain pro seperti panglima Xian Mei" ucap seorang prajurit yang bernama Hong men dengan kecewa.


"aku belum selesai bicara, karena masih ada dua pemenang yang memiliki hasil yang sama dengan pemenang kelima pemenang nya adalah Guang Xing dan Hong men silahkan kalian berdua maju ke depan" ucap lie Mei dengan datar.


"ehhhh!!! a....ku me...nang" ucap prajurit bernama Hong men itu gagap.


lalu semua prajurit yang namanya dipanggil segera maju ke depan lie Mei dan lie Mei segera memberikan mereka bertujuh obat penyembuh tingkat dewa sebagai hadiah untuk mereka.


------•••××{∆∆^__^}×ו••-----


mohon maaf nanti malam tidak update karena ada ujian mendadak mohon pengertiannya


maaf kalo ada typo yaa


nantikan chapter berikutnya besok pagi