(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
Chapter 131 (S2): Hong Zi si Naga Merah


Sesampainya di Kekaisaran Meng tepatnya di gerbang masuk Istana Kekaisaran Meng.


Lie Mei mengerutkan alisnya melihat beberapa tenda dengan lambang Kekaisaran lain, didirikan di depan gerbang masuk Istana Kekaisaran Meng.


"Yang Mulia! Anda akhirnya kembali." Ucap kedua penjaga yang menjaga gerbang Istana Kekaisaran Meng ketika melihat Lie Mei di sana.


Lie Mei berjalan menuju ke depan gerbang masuk Istana Kekaisaran Meng, menghampiri kedua penjaga itu. "Katakan padaku apa yang terjadi selama aku pergi?!" Ucap Lie Mei.


"Selama anda tidak disini beberapa saat yang lalu ada tamu dari Kekaisaran Yun datang mencari anda, Yang Mulia." Ucap Penjaga 1.


"Benar. Pangeran Lie Hao juga sudah memberi perintah untuk mengawasi semua pergerakan dari Kaisar Yun dan semua prajurit yang dibawa nya." Lanjut Penjaga 2.


"Apa perintah anda selanjutnya, Yang Mulia Kaisar?!" Tanya Penjaga 1.


"Hm... Untuk sekarang laksanakan saja perintah Lie Hao. Aku akan pergi memeriksa situasi di dalam dulu." Ucap Lie Mei.


"Buka gerbang nya!" Perintah Lie Mei pada kedua penjaga gerbang itu.


Segera kedua penjaga tersebut membukakan gerbang untuk Lie Mei.


Kemudian Lie Mei bergegas menuju ke Ruang Kerja nya, karena ia melihat Lie Hao adalah disana dengan kemampuan Mata Dewa tahap awal miliknya.


★Di Ruang Kerja Lie Mei★


Lie Hao terlihat sedang duduk di kursi kerja dan membaca buku serta beberapa gulungan kertas yang ada disana. Ia terlihat sangat puas dengan apa yang dibacanya.


"Hah, aku tidak menyangka kemampuan mu mencari informasi sungguh sangat hebat, bahkan kau bisa mendapatkan beberapa informasi yang tidak pernah ku ketahui." Puji nya kepada seseorang.


Tiba-tiba sesosok pria muncul dihadapan Lie Hao, sosok pria itu sangat menawan dengan rambut coklat muda terikat. Di kedua sisi dahinya terdapat sebuah tanduk kecil yang menonjol.


Pria itu memakai hanfu berwarna merah terang dengan sebuah kipas kayu bermotif Naga dan Phoenix di tangannya.


"Master, tampaknya anda terlalu meremehkan kemampuanku. Ini hanyalah masalah mudah bagi saya," Ucap pria itu dengan tampang sombong.


"Jika Anda membutuhkan informasi lagi serahkan semuanya pada saya. Saya pasti akan kembali dengan informasi yang anda inginkan." Lanjut nya.


"Baguslah kalau begitu. Tidak sia-sia aku membawamu pulang waktu itu." Ucap Lie Hao.


Kemudian secara tiba-tiba Lie Mei muncul di hadapan Lie Hao. Karena mengira ada musuh yang datang menyerang, dengan sigap Lie Hao berdiri dan mengarahkan pedang batu energi kearah leher Lie Mei.


"K..kakak?!" Lie Hao membulatkan matanya terkejut melihat yang dihadapan nya ternyata adalah kakak nya.


"Apa kau sudah tidak mengenalku? Bisa-bisa nya kau berani mengarahkan pedang padaku." Ucap Lie Mei dingin.


Lie Hao menurunkan pedangnya, "Tentu saja aku mengenal mu kakak. Hanya saja dengan situasi saat ini aku harus tetap waspada jika ada serangan musuh."


"Ternyata begitu... Jadi apa yang sudah kau temukan mengenai mereka?" Tanya Lie Mei berjalan mendekati meja dan melihat banyak buku, dokumen penting, dan beberapa gulungan informasi disana.


"Seperti dugaan ku, kakak memang selalu tahu apa yang terjadi." Lie Hao duduk kembali di kursi nya.


"Semua ini adalah informasi yang aku dapatkan dengan bantuan Hong Zi, bawahan milik ku." Ucap Lie Hao melirik kearah pria berhanfu merah tadi.


Lie Mei melirik kearah pria itu. Ia kemudian berjalan mendekati pria yang bernama Hong Zi tersebut, Lie Mei mendongak ke atas melihat kearah mata berwarna merah milik Hong Zi.


"Naga Merah...?" Ucap Lie Mei.


Hong Zi terlihat terkejut mendengar ucapan Lie Mei yang dapat mengetahui identitas dirinya yang sebenarnya, padahal ia saat ini sedang dalam wujud manusia.


Bahkan Master nya Lie Hao saja tidak dapat mengetahui identitas nya lalu mengapa gadis kecil dihadapan nya ini dapat mengetahui nya?


"Siapa sebenarnya kau ini?! Mengapa kau bisa mengetahui identitas ku?!!" Hong Zi tiba-tiba berubah menjadi bentuk Naga Merah, ia menghancurkan ruangan kerja Lie Mei dengan tubuh besarnya.


Roarr woarrr


Hong Zi mengeram ia terlihat marah tetapi Lie Mei dapat mengetahui jika Hong Zi sebenarnya sedang ketakutan.


Lie Mei tetap ditempatnya ia tidak mempedulikan semua reruntuhan yang jatuh kearah nya, Lie Hao mengunakan pedangnya menghancurkan semua reruntuhan yang jatuh kearah kakaknya.


"Aku selalu mencium aroma naga dari tubuh mu tapi tidak ku sangka ternyata kau benar-benar seekor naga." Ucap Lie Hao.


"Kalian! Pasti kalian adalah Pemburu Naga bukan?! Bisa-bisa aku masuk kejebakan kalian." Ucap Hong Zi menatap tajam kearah Lie Mei dan Lie Hao bergantian.


Lie Mei dan Lie Hao saling melirik mereka tidak mengerti dengan yang dikatakan oleh Hong Zi. Akan tetapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk berbicara.


"Lie Hao, jika kita membiarkan nya tetap disini sepertinya Istana Kekaisaran Meng akan hancur diserang nya. Jadi aku akan membawanya ke Hutan Kekaisaran Meng." Ucap Lie Mei dengan telepati.


Dengan menggunakan kekuatan teleportasinya Lie Mei dan Naga Merah Hong Zi menghilang dari sana, mereka pergi ke Hutan Kekaisaran Meng.


Sementara itu terlihat para prajurit, Jenderal Lie Fan, Zhu Tao dan kedua adiknya Zhu Shen dan Zhu Ting tiba di depan Ruangan Kerja Lie Mei setelah mendengar suara keras sebelum nya.


"Apa yang terjadi disini mengapa ruangan ini hancur seperti ini?!" Tanya Jenderal Lie Fan.


"Apa terjadi penyerangan disini?" Tanya Zhu Tao terkejut.


Lie Hao yang ada didalam ruangan berjalan keluar ke depan, menghampiri kakek dan yang lainnya. "Zhu Ting, tolong panggil seseorang untuk memperbaiki bangunan ini." Perintah Lie Hao.


"Baik, pangeran." Zhu Ting kemudian pergi melakukan perintah Lie Hao.


"Lie Hao apa kau baik-baik saja? Mengapa bisa tiba-tiba ruangan ini hancur seperti ini?!" Tanya Jenderal Lie Fan.


"Bukan apa-apa hanya masalah pribadi ku, kakek dan yang lainnya tenang saja biar aku dan kak Lie Mei yang mengurusnya." Ucap Lie Hao.


"Lie Mei? Apa di sudah kembali?" Tanya Jenderal Lie Fan senang.


"Iya, kakak baru saja kembali, tapi di pergi lagi mengurus masalah ini. Aku juga akan pergi menyusul nya."


"Karena itu aku serahkan yang disini pada kalian dan jangan lupa untuk terus mengawasi pergerakan Kekaisaran Yun." Ucap Lie Hao.


"Baiklah serahkan hal itu pada kami, Lie Hao berhati-hatilah." Jenderal Lie Fan menepuk pundak cucunya.


"Aku mengerti." Lie Hao kemudian memberi sinyal kepada Zao Yan untuk segera kembali, karena sebelumnya ia memerintahkannya untuk mengawasi Kaisar Yun secara diam-diam.


Zao Yan tiba-tiba muncul dan keluar dari bayangan Lie Hao. "Apa perintah anda, Tuan?" Tanya Zao Yan.


"Antarkan aku ke Hutan Kekaisaran Meng." Jawab Lie Hao.


Zao Yan terlihat membuka sesuatu di udara kemudian sebuah portal hitam muncul dan mengambang di udara. Lie Hao segera masuk kedalam portal hitam diikuti oleh Zao Yan.


Portal hitam itu kembali tertutup setelah kedua nya masuk kedalam.


★Di Hutan Kekaisaran Meng★


Sementara itu beberapa saat sebelumnya. Lie Mei dan Hong Zi muncul di Hutan Kekaisaran Meng. Naga Merah terlihat panik karena tiba-tiba berpindah tempat.


"Kau manusia! Kemana kau membawaku?!" Teriak Hong Zi.


"Jangan kira kau bisa menangkap ku dengan mudah. Kau tahu semua Pemburu Naga seperti mu itu sudah mati di tanganku dengan mudah, jadi sebaiknya kau pergi jika tidak ingin nyawa mu melayang manusia." Ancam Hong Zi.


"Heh, apa kau yakin bisa membunuhku dengan mudah?!" Lie Mei tersenyum dingin.


"Dan sebenarnya apa yang kau bicarakan dari tadi? Pemburu Naga? Aku bahkan baru mendengar nya sekarang bagaimana bisa kau menuduhku seorang Pemburu Naga." Ucap Lie Mei.


"Jangan menipuku manusia! Aku tahu rencana mu, kau tidak akan bisa menipuku dengan berpura-pura tidak tahu seperti itu." Ucap Hong Zi.


"Haaa.... Terserahlah jika kau tidak percaya." Ucap Lie Mei menghela nafas kemudian ia berjalan menuju ke Pohon Energi Spiritual yang ada di belakang nya.


"Ah, iya sebaiknya kau siap-siap, karena sebentar lagi pemilik hutan ini akan datang. Karena mengira ada penyusup yang datang." Ucap Lie Mei memperingatkan Hong Zi.


Kemudian Lie Mei duduk santai menyenderkan tubuhnya di bawah Pohon Energi Spiritual. Sementara itu Hong Zi tidak menghiraukan perkataan Lie Mei, ia berjalan meninggalkan Lie Mei berniat untuk keluar dari hutan tempat nya berada.


Shang Cai dalam bentuk Ular Merah mini nya tiba-tiba keluar dari Ruang Dimensi Lie Mei. "Tuan, Naga Merah itu sepertinya ingin kabur. Apa Anda akan membiarkan nya begitu saja." Tanya nya di hadapan Lie Mei.


"Aku tidak yakin ia bisa keluar dari hutan ini! Lagipula Xie Zhi tidak mungkin membiarkannya pergi begitu saja dari wilayah kekuasaan nya." Ucap Lie Mei tersenyum senang.


"Xie Zhi? Ah aku ingat dia Hewan Penjaga Hutan Kekaisaran Meng ini yang dulu pernah anda selamatkan, bukan?" Tanya Shang Cai untuk memastikan.


"Ya, itu benar. Aku sudah lama tidak bertemu dengan nya, sepertinya sekarang aku bisa bertemu dengan nya lagi." Ucap Lie Mei.


"Tuan, biarkan aku dan Shang Cai membantu mu mengurus Naga Merah itu." Pinta Shang Zuo tiba-tiba keluar dari ruang dimensi dengan wujud Harimau Putih mini.


Lie Mei memperbolehkan mereka. Mereka sekarang senang dan tersenyum misterius, entah apa yang ingin mereka lakukan terhadap Hong Zi.


------•••××{∆∆^\=^}×ו••------


Terima kasih sudah membaca.


Maaf Author Hiatus lama. Jadi mungkin selanjutnya author Up nya gak tentu. Tapi author usahain untuk Crazy Up nanti.


Sekali lagi terima kasih pada kalian yang masih tetap menjadi pembaca setia author. Sampai jumpa di episode selanjutnya.