SISTEM KEKAYAAN PEMULUNG

SISTEM KEKAYAAN PEMULUNG
EPISODE 74. MEMBERI KESEMPATAN KEMBALI


"Sejak kapan kamu punya bisnis ini Dek?" tanya Royan heran.


"Aku putuskan untuk mempunyai bisnis sendiri sejak Mama menekan Kakak, mengambil alih sebagian besar aset Papa."


Sejenak Zeya terdiam, lalu melanjutkan ucapannya, "Inilah hasil dari uang saku yang selalu Papa dan Kakak berikan sejak dulu. Aku bersiap, seandainya Mama menyingkirkan kita, semua ini akan aku berikan kepada Kakak, untuk kita kelola bersama demi masa depan kita Kak."


"Kamu memang adik terbaikku, aku bangga sama kamu Dek, jika Papa masih hidup, beliau pasti sangat senang dan bangga melihat putri kecilnya sukses dengan usaha dan jerih payahnya sendiri. Aku tidak pernah menyangka, adik manjaku ini ternyata berpikiran lebih dewasa daripada ku," ucap Royan sambil mengelus rambut Zeya.


"Tetaplah di sini Kak, jangan pergi, jangan tinggalkan kami," ucap Nayla sambil menggenggam tangan Royan.


"Apa ini maksudnya Nay? Apa kamu memaafkanku? Apa kamu serius ingin aku tetap di sini?" tanya Royan.


"Iya Kak, Abah juga telah memaafkan Kakak. Sebelum Abah anfal, beliau mengatakan bahwa ingin memberi Kak Roy kesempatan sekali lagi."


"Benarkah yang ku dengar ini Nay? Kamu masih mau menjadi calon istriku?" tanya Royan sambil memegang kedua pundak Nayla.


Nayla pun mengangguk sembari tersenyum. Royan yang tadinya merasa tidak memiliki harapan akan mendapatkan cintanya lagi, kini semangat hidupnya telah kembali.


Royan memeluk Nayla sambil menangis dan berkata, "Maafkan aku Nay! Maafkan kesalahanku karena telah menyakiti kalian. Aku sangat menyesal, aku janji akan merubah sikapku, merubah semua yang tidak benar selama ini. Aku akan mengais rezeki dengan halal demi kita, demi masa depan keluarga kita."


"Terimakasih Kak, aku percaya, Kakak pasti bisa menjadi imam yang baik untuk ku."


Nayla membalas pelukan Royan dan menangis, suasana haru itupun membuat Zeya ikut terisak-isak. Kemudian Zeya pun berkata, "Terimakasih Kak Nay, terimakasih telah memberi Kakak ku kesempatan. Kalian adalah orang yang paling aku sayang, aku ingin melihat kalian berdua bahagia."


"Aku yang harusnya berterimakasih kepadamu Dek, jika kamu tidak membawa Kak Roy kesini, pasti aku akan kehilangan dia untuk selamanya."


"Iya betul Nay, tadi aku sempat ragu saat Zeya mengajakku kesini, aku tidak yakin kamu akan memaafkan dan menerima ku lagi."


"Ayo Kakak-kakak ku tersenyumlah, aku ingin mengabadikan moment ini," ucap Zeya sambil mengarahkan kamera ponselnya ke arah pasangan yang sedang berbahagia itu.


"Nggak apa-apa Kak, Kakak tetap cantik kok! Ayo tersenyum."


Kemudian Royan mendekatkan wajahnya ke wajah Nayla sambil berkata setengah berbisik, "Ayo sayang, atau mau aku cium nih!"


"Ih, Kak Roy! Malu dong Kak dengan Zeya. Iya deh kita foto."


Kemudian Royan dan Nayla pun tersenyum memandang ke arah kamera Zeya dengan masih dalam posisi berpelukan.


Zeya senang, hari ini dia bisa melihat sang Kakak bisa ceria dan tersenyum kembali.


Setelah mengambil beberapa foto mereka berdua, kini Zeya meminta tolong kepada teman Nayla yang duduk di sampingnya, agar mengambil foto mereka bertiga.


Ketika Zeya telah selesai dengan aksinya, bak seorang fotografer, dokter yang menangani Abah keluar dari ruang ICU, beliau memberitahukan bahwa Abah sudah sadar dan ingin berbicara dengan Nayla.


Royan yang mendengar hal itu memohon kepada dokter agar mengizinkan dirinya juga ikut untuk menemui Abah.


Dokter pun mengizinkan, tapi dengan syarat, tidak boleh terlalu lama dan harus berhati-hati dalam menyampaikan kabar apapun, jangan sampai membuat Abah anfal lagi.


Setelah mendapatkan izin, Royan menggandeng tangan Nayla sembari masuk ke dalam ruangan ICU.


Abah yang melihat Nayla datang bersama Royan pun tersenyum, beliau merasa senang dan tenang, kini harapan terbesarnya akan segera terwujud, yaitu melihat putri tercintanya akan segera menikah.


🌟 Maaf ya para sobat, belum bisa update banyak, berhubung kesibukan menyambut datangnya hari raya Idul Fitri. Minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin dari Julia Fajar sekeluarga untuk para sobat yang sama merayakannya hari ini.


🌟 Terimakasih atas dukungan kalian semua, semoga kita tetap di beri kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan tentunya. Aamiin 🀲