REINKARNASI SERIGALA PUTIH

REINKARNASI SERIGALA PUTIH
Serigala pingsan?


Beberapa malam berlalu, hingga tibalah saat malam bulan purnama. Dimana malam itu adalah malam yang ditunggu-tunggu sebagian bangsa serigala dan vampir untuk menyelesaikan peperangan mereka yang tertunda selama beberapa tahun lamanya.


Siang hari sebelum peperangan terjadi, Anggin menemui bangsa serigala yang lain. Harapannya meminta bangsanya agar bisa memenangkan peperangan malam ini dan membalas semua perbuatan bangsa vampir pada bangsanya.


"Ini, adalah waktu yang tepat untuk kita bisa membalaskan dendam dan memusnahkan satu persatu vampir itu!. Kita balas semua perbuatan mereka, banyaknya darah saudara kita, serta keturunan serigala putih yang sudah mereka habisi!" tekan Anggin.


Angguk bangsa serigala dengan tatapan tajam mereka menyetujui ucapan calon Ratu mereka.


"Malam ini, kemusnahan kaum vampir akan di mulai" ucap Laga.


Sejenak mereka saling memberikan tatapan tajam.


...


Auuu..


Suara auman serigala yang menandakan datangnya malam bulan purnama dan peperangan telah tiba dan akan segera terjadi.


Sebelum peperangan terjadi, dan sinyal peperangan dimulai, bangsa serigala pun kembali berkumpul dengan siap siaga menyimpan kekuatannya untuk menghadapi kaum vampir di peperangan nanti.


Tidak terkecuali kaum vampir, dengan tatapan datar dan tajam, seolah mereka sangat siap dan sangat menunggu momen peperangan kali ini.


"Yang di tunggu, telah tiba. Dan sekali lagi, bangsa serigala akan kembali merasakan kehilangan. Sejarah lama, akan kembali terulang" ucap Seli dengan senyum tipis dan mata menyala.


"Entah sejarah lama, atau sejarah baru yang tercatat di peperangan kali ini" batin Riko.


Toleh Seli menatap tajam Riko.


Auuu..


Pertemuan bangsa serigala dan vampir sudah di depan mata, tanpa ingin membuang banyak waktu, bangsa serigala dan vampir pun saling melemparkan serangan.


Dalam peperangan ini, Astra langsung dihadapkan dengan Tara. Dari sorot mata mereka menatap, seolah hasrat mereka untuk bisa mengalahkan satu sama lain sangatlah besar.


"Astra?. Saya harap, kamu tidak lupa dengan apa yang kamu serta bangsa kamu alami dalam peperangan sebelumnya. Semua, akan terulang kembali sekarang" ucap Tara penuh keyakinan.


"Hha, dan saya harap kamu juga tidak lupa Tara. Kalau semua, sudah berubah. Dari cara kamu berbicara, kamu sudah menunjukkan kalau kamu sangat takut dengan peperangan kali ini" balas Astra.


Dengan mata menyala dan taring yang keluar, mereka langsung melempar dan membalas serangan.


Disisi lain, Anggin mencoba membantu bangsanya untuk menyerang musuh. Dalam hitungan menit, Anggin mampu mengalahkan beberapa pasukan lawan. Setelah melumpuhkan 4-5 vampir, Anggin dihadapkan dengan Riko.


Tertegun mereka saling menatap. Dengan tatapan penuh emosi dan tanpa berfikir panjang lagi, Anggin pun melancarkan serangannya pada Riko. Melesat mereka sedikit menjauh dari pasukan agar bisa dengan longgar melakukan serangan tanpa gangguan.


Serangan pertama pun Anggin berikan dan berhasil di tepis Riko. Namun, dari banyaknya serangan yang Anggin berikan, justru dibalas Riko dengan serangan yang sengaja tidak tepat sasaran (meleset).


Tak berhenti di situ, sekali lagi Anggin memberikan serangan pada Riko, dan di serangan kali ini ia berhasil melumpuhkan Riko.


"Gue tau Rik, lo emang sengaja nggak nyerang gue dan ngasih serangan palsu itu. Tapi nggak papa, gue juga nggak perduli mau lo bales serangan gue atau nggak. Yang pasti, gue akan tetep jalanin tugas gue!. Kebinasaan kalian, akan dimulai sekarang," tekan Anggin.


Lalu Anggin pun menggunakan tenaga dalamnya untuk menyerang Riko. Namun, belum sempat menyerang, Anggin justru merasa lemas dan jatuh pingsan. Dengan sigapnya, Riko menangkap Anggin.


Hmm, Kira-kira kenapa ya sama Anggin?. Masak iya, serigala bisa pingsan gitu aja!.


Apa jangan-jangan, Anggin cuma pura-pura pingsan biar dapet perhatian dari Riko?.


Silahkan baca di episode selanjutnya sampai seterusnya ya guys. Jangan lupa tinggalin jejak kalian juga setelah selesai membaca👌.