Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pertempuran IV


"Siapa!? " Yu Xin berteriak keras ketika melihat serangannya berhasil di hentikan oleh sebuah kubus energi


"Bukankah kau terlalu sombong, dengan berniat membantai orang-orang sekte beruang putih tepat di hadapanku ? " Tepat ketika kalimat itu selesai, sebuah bayangan terlihat melompat dari dinding dan mendarat tepat di depan Yu Xin


Bayangan tersebut ternyata seorang pria tua dengan janggut tebal yang telah memutih, ia memiliki corak wajah yang bermartabat, dengan jubah berwarna putih dan tombak berwarna merah di tangan kanannya


Pria tua tersebut tidak lain adalah Niu Xingyuo, salah satu dari empat tetua utama sekte beruang putih


Yu Xin mendengus melihat kehadiran pria tua tersebut, ia terlalu marah sampai tidak menyadari kehadiran pria tua itu sebelumnya


"Sebaiknya kau menarik pasukanmu itu, sebelum kami memusnahkan semuanya" Niu Xingyuo memperingatkan dengan tegas


Sesaat kemudian ia tersenyum "Kau seharusnya sadar bahwa pasukan yang kau bawa telah hilang seperempatnya, jika kau masih ragu, mungkin kau akan kehilangan segalanya "


Yu Xin tersenyum sinis "Aku tidak menyangkal bahwa pasukan sekte beruang putih memang hebat sehingga mampu membunuh seperempat pasukanku, tetapi kalian tidak bisa menutupi bahwa untuk melakukan hal itu, kalian harus membayar harga dengan angka yang sama "


Niu Xingyuo tidak lagi tersenyum karena apa yang di katakan Yu Xin benar


Ia kemudian berkata dengan sungguh-sungguh "Kita sama-sama kehilangan seperempat pasukan kita, yang artinya pertempuran sangat seimbang


Apakah kau masih ingin terus melanjutkan pertempuran ini dan membuat kedua sekte hanyut dalam sejarah, ketua Yu ? "


Yu Xin mencibir "Siapa yang coba kau tipu ?, kalian berhasil membunuh seperempat pasukanku karena trik licik kalian


Pasukanku memiliki keunggulan dalam jumlah, sedangkan pasukanmu memiliki keuntungan dalam medan, jika pertempuran terus berlanjut, keuntungan yang kalian miliki tidak akan ada lagi


Lagi pula, jadi apa ? jika memang pertempuran ini mengarah pada kehancuran dua sekte dan membuatnya hanyut dalam sejarah ?


Asalkan bisa menghancurkan sekte beruang putih, aku siap membayar berapa pun harganya"


"Kau berani-!?" Suara Niu Xingyuo meninggi


Yu Xin tersenyum sinis "Apa yang membuatmu berpikir aku tidak berani ? "


Niu Xingyuo menghela nafas kemudian menggelengkan kepala "Kau telah benar-benar dibutakan oleh dendam semu, ayahmu tewas karena perbuatannya sendiri, tetapi ibumu membuatnya seolah-olah ketua lah yang membuat semua itu terjadi "


Ia kemudian menatap mata Yu Xin "Apa kau tahu kisah yang sebenarnya ?"


"Diam!!, sebagai seorang pendekar, seharusnya berani berbuat, harus berani pula bertanggung jawab, bukti sudah di depan mata, tetapi masih berani menyangkalnya" Yu Xin berteriak marah


Setelah mengatakam itu, Yu Xin berlari ke arah Niu Xingyuo dengan pisau pendek di kedua tangannya


Dalam waktu beberapa nafas, keduanya telah bertukar belasan jurus, tombak dan pisau pendek berulang kali bertabrakan sehingga beberapa kali menghasilkan percikan api


Ketika tombak dan pisau pendek saling beradu, tiba-tiba sebuah telapak tangan yang di aliri tenaga dalam menyerang ke arah Yu Xin


Yu Xin bisa merasakan kengerian telapak tangan itu, ia buru-buru membantingkan tubuhnya ke samping sehingga berhasil menghindari serangan tersebut


Yu Xin kemudian melompat mundur untuk mengambil jarak dan menarik nafas


Niu Xingyuo tidak mengejar, ia justru menghela nafas "Sejak dulu, pendekar aliran hitam selalu berpikiran sempit, aku pikir kau berbeda karena bagaimana pun kau bisa di anggap sebagai seorang jenius, tetapi ternyata sama saja "


"Apa maksudmu tua bangka ?" Yu Xin berteriak keras


"Bukankah aku benar ? kau terlalu egois, kau hanya mendengarkan kisah dari satu sisi dan mengabaikan kisah dari sisi yang lainnya


Tetapi kau menganggap apa yang pertama kali kau dengar itu adalah benar, tanpa mengetahui dengan pasti kebenarannya, bukankah aku benar ?" Niu Xingyuo menatap Yu Xin dengan tenang


Yu Xin mendengus "Apa kau sudah selesai berbicara ?, sejak tadi kau selalu berkata benar, benar, dan benar


Apapun itu, kau tidak bisa menyangkal bahwa kematian ayahku berhubungan dengan kalian "


"Keras kepala " Niu Xingyuo menggelengkan kepala sambil menghela nafas, ia sadar bahwa apapun yang di katakannya tidak akan berguna


Niu Xingyuo berlari ke arah Yu Xin, ia kemudian melemparkan tombaknya


Tombak berwarna merah melesat ke arah Yu Xin dengan sangat cepat


Yu Xin berniat menghindar, tetapi sudah terlambat karena kecepatan tombak tersebut ternyata berada di luar imajinasinya


Ia menyilangkan pisau pendeknya, berusaha menahan serangan tersebut


Tombak menabrak pisau pendek dengan keras, sehingga membuat Yu Xin terseret lima langkah


"Jurus Tangan Besi-Akulah Yang Tertinggi "


Niu Xingyuo tidak membiarkan Yu Xin menarik nafas, dalam satu tarikan nafas, sebuah telapak tangan yang di penuhi energi berwarna hitam keabu-abuan melesat dan mengenai Yu Xin


Sehingga membuatnya terlempar dan muntah darah