Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pohon Jiwa


“Jadi alasan kau menemui ku hari ini karena kau ingin belajar jurus yang aku gunakan pada saat di medan perang ?” Ming An bertanya sambil menaikkan alisnya


Disisi lain, Zhou Yu mengangguk dan menjawab


“Benar Guru. Ada terlalu banyak ketidakpastian dalam perjanjian satu tahun nanti, aku pikir sebaiknya aku menyiapkan banyak kartu hole untuk melawan Long Aoutian dan mengamankan kemenangan”


“Kau berpikir dengan benar” Ming An mengangguk setuju sebelum berkata dengan lembut “Tapi sayangnya kau tidak bisa mempelajari jurus ini”


Zhou Yu mengerutkan keningnya dan bertanya dengan heran “Kenapa murid tidak bisa mempelajarinya, Guru ?”


“Itu karena kau tidak memiliki bakat yang harus di miliki untuk berlatih jurus ini” Ming An menjawab dengan santai


Sementara itu, alis Zhou Yu semakin berkerut “Bakat apa yang Anda maksud, Guru ?”


“Bakat dalam jiwa yang disebut Pohon Jiwa” Ming An menjawab dengan suara dalam


“Pohon Jiwa ?” Zhou Yu memiringkan kepalanya dan bertanya “Apa itu Pohon Jiwa, Guru ?”


Ming An tidak segera menjawab, tapi malah terdiam sejenak sebelum kemudian menjelaskan


Menurut pria paruh baya tersebut, Pohon Jiwa adalah sebuah keajaiban langit dan bumi yang terlahir bersamaan dengan jiwa seseorang yang nantinya akan melindungi jiwa orang tersebut sampai orang itu menghilang dari muka bumi


Pohon Jiwa juga di sebut sebagai bakat jiwa, sama seperti tulang yang menentukan pencapaian seseorang dalam hal ilmu silat


Pohon Jiwa adalah bakat yang menentukan pencapaian seseorang dalam hal kendali jiwa


Menurut Ming An, orang-orang yang terlahir dengan Pohon Jiwa di anugerahi sebuah kemampuan unik yang mampu mengendalikan suatu objek hanya dengan menggunakan pikiran mereka


Hal itulah yang membuat Ming An bisa mengendalikan begitu banyak pedang terbang seperti memiliki kehendak sendiri


Ming An kemudian menjelaskan bahwa sejak pertama kali dirinya bertemu dengan Zhou Yu, ia sudah menguji bakat jiwa pemuda bertopeng tersebut


Namun sayangnya, Zhou Yu tidak memiliki Pohon Jiwa seperti dirinya yang membuat Ming An tidak bisa mengajarkan kemampuan uniknya itu


Setelah mendengar penjelasan tersebut, Zhou Yu terdiam


“Sebenarnya kau tidak perlu menyiapkan kartu hole apapun untuk menghadapi Long Aoutian, Yu’er”


Mendengar hal tersebut, Zhou Yu mengangkat kepalanya dan bertanya


“Tapi Guru, bukankah bahkan dalam aturan hidup yang beredar di dunia persilatan menyebutkan bahwa kita harus memiliki kartu hole yang tidak terhitung jumlahnya untuk bisa bertahan hidup dalam sebuah pertempuran ?”


“Itu benar” Ming An mengangguk setuju dan berkata “Pendekar yang memiliki banyak trik di lengan bajunya adalah lawan yang tidak pernah ingin di hadapi siapapun di dunia persilatan”


“Tapi apa kau tahu Yu’er ?”


“Para pendekar yang di takuti itu tidak pernah ingin berhadapan dengan seorang pendekar yang hanya mengandalkan satu atau dua jurus untuk membawanya ke puncak dunia persilatan”


“Dengan waktu yang kau miliki, meskipun kau dan Long Aoutian adalah teman lama yang saling mengenal jurus satu sama lain. Aku pikir lebih baik kau memperdalam pemahamanmu tentang Jurus Pedang Raja Harimau alih-alih jurus yang lain”


“Selain menghemat waktu dan tenaga, hal itu juga tidak menghambat peningkatan tenaga dalam dan ranah kependekaran mu


***


“Murid mengerti” Zhou Yu mengangguk dan berlutut dengan hormat “Mohon bimbingannya Guru”


Melihat tindakan muridnya, Ming An tersenyum sambil menggelengkan kepalanya “Kau semakin licik Yu,er”


“Sepertinya sejak awal kau tidak berniat berlatih jurusku. Kau hanya menempatkan sesuatu yang besar supaya aku bisa mentolelir yang kecil. Apakah aku benar ?”


“Murid memang bermaksud demikian” Zhou Yu tersenyum, tidak menyangkal “Tapi jika Guru juga berniat mengajarkanku jurus itu, murid tentunya tidak akan menolak”


Ming An menggelengkan kepalanya dan berkata “Kau semakin dewasa. Aku tidak tahu apakah Bibi Gurumu siap untuk perubahan ini”


“Baiklah. Lagi pula kau sudah bersantai cukup lama, aku juga bisa melihat rohmu jauh lebih baik dari sebelumnya. aku yakin kau bisa kembali berlatih dan menyingkirkan Iblis Batin yang ada di dalam dirimu”


...