Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Misterius


Zhou Yu terengah-engah sambil berlutut dengan ditopang oleh pedangnya


Penampilannya terlihat malu dengan luka disekujur tubuhnya


Sementara itu, kondisi pemuda yang menjadi lawan Zhou Yu sedikit lebih baik


Meskipun ia menerima luka yang tidak kurang dari Zhou Yu


Namun pemuda tersebut masih bisa berdiri tanpa bantuan apapun


"Meskipun kau telah mencapai tingkat Pendekar Raja, tapi sepertinya kau masih belum benar-benar menguasai kekuatanmu itu yaa" Pemuda tersebut berkata sambil berjalan selangkah demi selangkah ke arah Zhou Yu


Zhou Yu tidak menjawab, namun ia harus mengakui bahwa perkataan pemuda tersebut sangat benar


Karena meskipun keduanya sama-sama seorang Pendekar Raja, namun berbeda dengan pemuda tersebut yang mampu mengeluarkan jurus dengan leluasa


Zhou Yu terlihat sedikit canggung dan terbebani


Sebenernya hal itu juga wajar, mengingat Zhou Yu baru saja memasuki tingkat Pendekar Raja belum lama ini


Meskipun ia telah berusaha untuk membiasakan diri dalam menggunakan kekuatan barunya itu dengan cara bertarung melawan para Siluman, namun hal itu jauh dari cukup


Terutama dalam menghadapi pertarungan yang sesungguhnya seperti saat ini


***


"Tubuhku benar-benar terasa sangat berat " Zhou Yu bergumam pelan sambil berusaha untuk berdiri dengan gemetar


Melihat gerakan Zhou Yu, pemuda tersebut kembali berkata "Tidak perlu memaksaan dirimu sejauh itu, karena bahkan jika kau masih bisa bergerak dengan bebas sekalipun, semuanya akan sia-sia saja dengan kemampuanmu saat ini "


Zhou Yu tidak menghiraukan perkataan pemuda tersebut dan masih berusaha berdiri dengan gigih


Setelah beberapa saat, kegigihan Zhou Yu terbayar


Ia akhirnya berhasil berdiri meskipun perlu ditopang oleh pedangnya


Setelah berhasil berdiri, Zhou Yu kemudian mengumpulkan tenaga dalamnya yang tersisa secara diam-diam untuk memberikan serangan kejutan kepada pemuda tersebut


Namun tepat ketika tenaga dalamnya telah berhasil ia pusatkan, Zhou Yu tertegun karena menyaksikan pemuda tersebut mematung dan tidak lagi berjalan ke arahnya


Pandangan pemuda tersebut juga tidak lagi mengarah kepadanya, melainkan terlihat kosong dengan sentuhan ketakutan, dahinya berkeringat deras dan wajahnya pun ikut memucat


Zhou Yu mengerutkan keningnya menyaksikan keanehan pemuda tersebut


Namun belum sempat Zhou Yu berpikir panjang, pemuda tersebut tiba-tiba berjalan mundur, kemudian berbalik dan pergi dengan tergesa-gesa


Zhou Yu tertegun menyaksikan kejadian tersebut, kemudian jatuh dengan lemas ke tanah


***


"Apa yang sebenarnya terjadi ?" Zhou Yu bergumam pelan setelah tubuhnya berangsur-angsur tenang dan kembali mengingat tindakan pemuda itu


Zhou Yu kemudian menggelengkan kepalanya dan bangkit dengan perlahan "Bukan saatnya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi sekarang, sebaiknya aku segera meninggalkan tempat ini dan mencari tempat persembunyian untuk menyembuhkan diri "


Setelah mengatakan itu, Zhou Yu berjalan tertatih-tatih dengan pedang yang ia jadikan sebagai penopang


***


Sementara Zhou Yu kebingungan dengan tindakan pemuda tadi


Pemuda yang ia maksud kini tengah berlari dengan kecepatan penuh


Wajahnya masih terlihat pucat dan ketakutan


Sampai saat nafasnya tersengal-sengal pemuda tersebut baru menghentikan langkahnya


Ia berjongkok sambil berusaha menstabilkan pernafasannya


"Apa itu tadi ?" Pemuda tersebut berkata sambil menengok kebelakang setelah nafasnya lebih baik


"Nafasnya bahkan lebih menakutkan dari pada guru, siapa dia sebenarnya ?" Pemuda tersebut kembali berkata dengan nada ketakutan seolah mengingatkan kembali ketika nafas itu menguncinya tadi


"Aku harus segera melaporkan keberadaan menakutkan yang melindungi anak itu kepada guru secepat mungkin..."


Zhou Yu terengah-engah sambil berlutut dengan ditopang oleh pedangnya


Penampilannya terlihat malu dengan luka disekujur tubuhnya


Sementara itu, kondisi pemuda yang menjadi lawan Zhou Yu sedikit lebih baik


Meskipun ia menerima luka yang tidak kurang dari Zhou Yu


Namun pemuda tersebut masih bisa berdiri tanpa bantuan apapun


"Meskipun kau telah mencapai tingkat Pendekar Raja, tapi sepertinya kau masih belum benar-benar menguasai kekuatanmu itu yaa" Pemuda tersebut berkata sambil berjalan selangkah demi selangkah ke arah Zhou Yu


Zhou Yu tidak menjawab, namun ia harus mengakui bahwa perkataan pemuda tersebut sangat benar


Karena meskipun keduanya sama-sama seorang Pendekar Raja, namun berbeda dengan pemuda tersebut yang mampu mengeluarkan jurus dengan leluasa


Zhou Yu terlihat sedikit canggung dan terbebani


Sebenernya hal itu juga wajar, mengingat Zhou Yu baru saja memasuki tingkat Pendekar Raja belum lama ini


Meskipun ia telah berusaha untuk membiasakan diri dalam menggunakan kekuatan barunya itu dengan cara bertarung melawan para Siluman, namun hal itu jauh dari cukup


Terutama dalam menghadapi pertarungan yang sesungguhnya seperti saat ini


***


"Tubuhku benar-benar terasa sangat berat " Zhou Yu bergumam pelan sambil berusaha untuk berdiri dengan gemetar


Melihat gerakan Zhou Yu, pemuda tersebut kembali berkata "Tidak perlu memaksaan dirimu sejauh itu, karena bahkan jika kau masih bisa bergerak dengan bebas sekalipun, semuanya akan sia-sia saja dengan kemampuanmu saat ini "


Zhou Yu tidak menghiraukan perkataan pemuda tersebut dan masih berusaha berdiri dengan gigih


Setelah beberapa saat, kegigihan Zhou Yu terbayar


Ia akhirnya berhasil berdiri meskipun perlu ditopang oleh pedangnya


Setelah berhasil berdiri, Zhou Yu kemudian mengumpulkan tenaga dalamnya yang tersisa secara diam-diam untuk memberikan serangan kejutan kepada pemuda tersebut


Namun tepat ketika tenaga dalamnya telah berhasil ia pusatkan, Zhou Yu tertegun karena menyaksikan pemuda tersebut mematung dan tidak lagi berjalan ke arahnya


Pandangan pemuda tersebut juga tidak lagi mengarah kepadanya, melainkan terlihat kosong dengan sentuhan ketakutan, dahinya berkeringat deras dan wajahnya pun ikut memucat


Zhou Yu mengerutkan keningnya menyaksikan keanehan pemuda tersebut


Namun belum sempat Zhou Yu berpikir panjang, pemuda tersebut tiba-tiba berjalan mundur, kemudian berbalik dan pergi dengan tergesa-gesa


Zhou Yu tertegun menyaksikan kejadian tersebut, kemudian jatuh dengan lemas ke tanah


***


"Apa yang sebenarnya terjadi ?" Zhou Yu bergumam pelan setelah tubuhnya berangsur-angsur tenang dan kembali mengingat tindakan pemuda itu


Zhou Yu kemudian menggelengkan kepalanya dan bangkit dengan perlahan "Bukan saatnya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi sekarang, sebaiknya aku segera meninggalkan tempat ini dan mencari tempat persembunyian untuk menyembuhkan diri "


Setelah mengatakan itu, Zhou Yu berjalan tertatih-tatih dengan pedang yang ia jadikan sebagai penopang


***


Sementara Zhou Yu kebingungan dengan tindakan pemuda tadi


Pemuda yang ia maksud kini tengah berlari dengan kecepatan penuh


Wajahnya masih terlihat pucat dan ketakutan


Sampai saat nafasnya tersengal-sengal pemuda tersebut baru menghentikan langkahnya


Ia berjongkok sambil berusaha menstabilkan pernafasannya


"Apa itu tadi ?" Pemuda tersebut berkata sambil menengok kebelakang setelah nafasnya lebih baik


"Nafasnya bahkan lebih menakutkan dari pada guru, siapa dia sebenarnya ?" Pemuda tersebut kembali berkata dengan nada ketakutan seolah mengingatkan kembali ketika nafas itu menguncinya tadi


"Aku harus segera melaporkan keberadaan menakutkan yang melindungi anak itu kepada guru secepat mungkin..."