Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Lei Jun


Zhou Yu baru saja keluar dari dalam cincin ruang sebelum seseorang mengetuk pintu kamarnya


Ia melihat keluar jendela, ternyata matahari sudah cukup terik


Zhou Yu kemudian membuka pintu, orang yang mengetuk pintunya ternyata adalah Jiang Feng


"Saudara Zhou, Tetua memintaku untuk mengantarmu ke lantai bawah, kami semua telah sarapan, hanya tinggal kau saja, aku telah mengetuk pintu beberapa kali, namun kau tidak membuka pintu " Jiang Feng berkata dengan ramah


Zhou Yu tersenyum tipis sambil mengangguk "Maaf merepotkanmu saudara Jiang "


Keduanya kemudian berjalan menuju lantai bawah, meskipun sudah cukup siang, restoran di penginapan tersebut masih cukup ramai


Keduanya duduk di salah satu meja kemudian memanggil pelayan untuk memesan makanan


Zhou Yu mengenali pelayan tersebut, begitupun sebaliknya, pelayan tersebut ingin mengatakan sesuatu namun Zhou Yu memberikan isyarat untuk tidak berbicara sehingga pelayan itu kembali menelan kata-katanya


Zhou Yu telah memberikan kesan yang cukup mendalam bagi pelayan tersebut, sehingga pelayan tersebut menuruti perintah dan bergegas berlari ke dapur setelah Zhou Yu memesan makanannya


Tidak berselang lama, pelayan yang sebelumnya, kembali sambil membawa pesanan Zhou Yu


"Mari makan bersama, saudara Jiang "


Jiang Feng menggelengkan kepala sambil tersenyum tipis "Aku sudah makan cukup banyak tadi, nikmati makananmu saudara Zhou"


Zhou Yu tidak membahas lebih jauh, ia menikmati makanannya dengan tenang, namun setelah beberapa saat, Zhou Yu merasakan bahwa ia sedang di awasi


Awalnya ia tidak terlalu peduli, tetapi perasaan itu semakin kuat sehingga Zhou Yu berbalik


Ia melihat seorang gadis yang seusianya bersama dengan dua pria paruh baya tengah berbincang bersama namun tidak menatapnya sama sekali


Zhou Yu mengerutkan kening "Apakah hanya perasaanku saja ?"


Jiang Feng yang melihat tindakan Zhou Yu segera bertanya "Apakah ada yang salah dengan mereka saudara Zhou ?"


Zhou Yu menggelengkan kepala, lalu kembali melanjutkan menyantap makanannya, ia melakukannya dengan sedikit terburu-buru, karena perasaan bahwa dirinya tengah di awasi semakin kuat


Setelah ia menyelesaikan makanannya Zhou Yu segera mengajak Jiang Feng untuk kembali ke lantai atas


"Dimana para tetua sekarang, saudara Jiang ? " Zhou Yu bertanya dalam perjalanan


Zhou Yu bisa melihat beberapa kekecewaan di dalam mata Jiang Feng, namun ia tidak bertanya karena takut menyinggung perasaan saudara seperguruannya itu


***


Zhou Yu keluar dari penginapan setelah Jiang Feng kembali ke dalam kamarnya, ia berniat kembali menuju panti asuhan


Zhou Yu menyusuri jalan yang semalam ia lewati, tidak bersalang ia akhirnya tiba di tempat panti asuhan tersebut


Zhou Yu tertegun sejenak karena bangunan itu terlihat lebih hancur ketika di lihat pada siang hari, Zhou Yu merasa sangat miris melihat hal tersebut


Ia menarik nafas kemudian melangkah menuju panti asuhan, begitu Zhou Yu sampai di sana


Ia segera di sambut oleh anak-anak panti asuhan, seorang anak laki-laki yang terlihat paling kurus namun penuh dengan energi berlari ke arah Zhou Yu sambil berteriak kegirangan


Zhou Yu menyambut anak tersebut dengan senyum hangat kemudian ia sedikit merendahkan tubuhnya, agar sejajar dengan anak tersebut


"Lei Jun, apakah bibi Zhou ada di dalam?"


Anak itu bernama Lei Jun, ia berusia 9 tahun, meskipun hanya berjarak tiga tahun dengan usia Zhou Yu, namun karena kekurangan gizi, membuat tubuhnya tidak berkembang dengan baik


Sedangkan Zhou Yu memiliki pertumbuhan fisik yang menakutkan sehingga tubuhnya tidak berbeda dengan pemuda berusia 17-18 tahun


Lei Jun mengangguk kepalanya seperti boneka "Bibi Zhou ada di dalam, bukankah Zhou gege mengatakan akan mengajarkanku ilmu silat kepadaku ?" Lei Jun bertanya sambil memandang Zhou Yu dengan antusias


Zhou Yu memang telah memberitahu identitas aslinya, namun tidak banyak anak yang mengerti ketika ia mengatakan itu kepada Zhou Huya


Lei Jun adalah anak yang sangat aktif dan pandai sehingga ia bertanya kepada Zhou Yu tentang pendekar


Setelah mengetahui tentang pendekar dari Zhou Yu membuatnya sangat bersemangat dan meminta Zhou Yu mengajarinya


"Kenapa kamu ingin menjadi seorang pendekar ?" Zhou Yu memandang Lei Jun dengan penuh perhatian


Lei Jun menjawab dengan penuh semangat "Aku ingin menjadi kuat untuk melindungi bibi Zhou dan semua saudara-saudara dari orang jahat "


Zhou Yu tersenyum tipis sambil mengelus kepala Lei Jun "Aku akan mengajarimu ilmu silat, setelah menyelesaikan sesuatu dengan bibi Zhou "


Zhou Yu kemudian berdiri dan berjalan ke dalam panti asuhan. Ia tidak akan pernah menduga bahwa di masa depan, anak tersebut akan menjadi salah satu tokoh penting dunia persilatan bersama dengan keempat saudaranya dan seperti namanya Lei, ia akan di kenal sebagai Pendekar Petir Surgawi


Zhou Yu baru saja keluar dari dalam cincin ruang sebelum seseorang mengetuk pintu kamarnya


Ia melihat keluar jendela, ternyata matahari sudah cukup terik


Zhou Yu kemudian membuka pintu, orang yang mengetuk pintunya ternyata adalah Jiang Feng


"Saudara Zhou, Tetua memintaku untuk mengantarmu ke lantai bawah, kami semua telah sarapan, hanya tinggal kau saja, aku telah mengetuk pintu beberapa kali, namun kau tidak membuka pintu " Jiang Feng berkata dengan ramah


Zhou Yu tersenyum tipis sambil mengangguk "Maaf merepotkanmu saudara Jiang "


Keduanya kemudian berjalan menuju lantai bawah, meskipun sudah cukup siang, restoran di penginapan tersebut masih cukup ramai


Keduanya duduk di salah satu meja kemudian memanggil pelayan untuk memesan makanan


Zhou Yu mengenali pelayan tersebut, begitupun sebaliknya, pelayan tersebut ingin mengatakan sesuatu namun Zhou Yu memberikan isyarat untuk tidak berbicara sehingga pelayan itu kembali menelan kata-katanya


Zhou Yu telah memberikan kesan yang cukup mendalam bagi pelayan tersebut, sehingga pelayan tersebut menuruti perintah dan bergegas berlari ke dapur setelah Zhou Yu memesan makanannya


Tidak berselang lama, pelayan yang sebelumnya, kembali sambil membawa pesanan Zhou Yu


"Mari makan bersama, saudara Jiang "


Jiang Feng menggelengkan kepala sambil tersenyum tipis "Aku sudah makan cukup banyak tadi, nikmati makananmu saudara Zhou"


Zhou Yu tidak membahas lebih jauh, ia menikmati makanannya dengan tenang, namun setelah beberapa saat, Zhou Yu merasakan bahwa ia sedang di awasi


Awalnya ia tidak terlalu peduli, tetapi perasaan itu semakin kuat sehingga Zhou Yu berbalik


Ia melihat seorang gadis yang seusianya bersama dengan dua pria paruh baya tengah berbincang bersama namun tidak menatapnya sama sekali


Zhou Yu mengerutkan kening "Apakah hanya perasaanku saja ?"


Jiang Feng yang melihat tindakan Zhou Yu segera bertanya "Apakah ada yang salah dengan mereka saudara Zhou ?"


Zhou Yu menggelengkan kepala, lalu kembali melanjutkan menyantap makanannya, ia melakukannya dengan sedikit terburu-buru, karena perasaan bahwa dirinya tengah di awasi semakin kuat


Setelah ia menyelesaikan makanannya Zhou Yu segera mengajak Jiang Feng untuk kembali ke lantai atas


"Dimana para tetua sekarang, saudara Jiang ? " Zhou Yu bertanya dalam perjalanan


Zhou Yu bisa melihat beberapa kekecewaan di dalam mata Jiang Feng, namun ia tidak bertanya karena takut menyinggung perasaan saudara seperguruannya itu


***


Zhou Yu keluar dari penginapan setelah Jiang Feng kembali ke dalam kamarnya, ia berniat kembali menuju panti asuhan


Zhou Yu menyusuri jalan yang semalam ia lewati, tidak bersalang ia akhirnya tiba di tempat panti asuhan tersebut


Zhou Yu tertegun sejenak karena bangunan itu terlihat lebih hancur ketika di lihat pada siang hari, Zhou Yu merasa sangat miris melihat hal tersebut


Ia menarik nafas kemudian melangkah menuju panti asuhan, begitu Zhou Yu sampai di sana


Ia segera di sambut oleh anak-anak panti asuhan, seorang anak laki-laki yang terlihat paling kurus namun penuh dengan energi berlari ke arah Zhou Yu sambil berteriak kegirangan


Zhou Yu menyambut anak tersebut dengan senyum hangat kemudian ia sedikit merendahkan tubuhnya, agar sejajar dengan anak tersebut


"Lei Jun, apakah bibi Zhou ada di dalam?"


Anak itu bernama Lei Jun, ia berusia 9 tahun, meskipun hanya berjarak tiga tahun dengan usia Zhou Yu, namun karena kekurangan gizi, membuat tubuhnya tidak berkembang dengan baik


Sedangkan Zhou Yu memiliki pertumbuhan fisik yang menakutkan sehingga tubuhnya tidak berbeda dengan pemuda berusia 17-18 tahun


Lei Jun mengangguk kepalanya seperti boneka "Bibi Zhou ada di dalam, bukankah Zhou gege mengatakan akan mengajarkanku ilmu silat kepadaku ?" Lei Jun bertanya sambil memandang Zhou Yu dengan antusias


Zhou Yu memang telah memberitahu identitas aslinya, namun tidak banyak anak yang mengerti ketika ia mengatakan itu kepada Zhou Huya


Lei Jun adalah anak yang sangat aktif dan pandai sehingga ia bertanya kepada Zhou Yu tentang pendekar


Setelah mengetahui tentang pendekar dari Zhou Yu membuatnya sangat bersemangat dan meminta Zhou Yu mengajarinya


"Kenapa kamu ingin menjadi seorang pendekar ?" Zhou Yu memandang Lei Jun dengan penuh perhatian


Lei Jun menjawab dengan penuh semangat "Aku ingin menjadi kuat untuk melindungi bibi Zhou dan semua saudara-saudara dari orang jahat "


Zhou Yu tersenyum tipis sambil mengelus kepala Lei Jun "Aku akan mengajarimu ilmu silat, setelah menyelesaikan sesuatu dengan bibi Zhou "


Zhou Yu kemudian berdiri dan berjalan ke dalam panti asuhan. Ia tidak akan pernah menduga bahwa di masa depan, anak tersebut akan menjadi salah satu tokoh penting dunia persilatan bersama dengan keempat saudaranya dan seperti namanya Lei, ia akan di kenal sebagai Pendekar Petir Surgawi