
Menghadapi niat pedang yang tiba-tiba muncul, untuk pertama kalinya “Zhou Yu” menunjukkan ekspresi serius
Pemuda bertopeng tersebut kemudian mengangkat tangannya dan menunjuk niat pedang tersebut
Secara mengejutkan, sebuah niat pedang yang sama ganasnya meletus dari telunjuk pemuda bertopeng tersebut dan melesat menuju niat pedang tadi
Ledakan
Kedua niat pedang bertemu dan saling bertabrakan sehingga menciptakan ledakan yang sangat dasyat yang mengguncang seluruh medan perang
Ledakan tersebut juga menciptakan gelombang kejut yang sangat besar yang membawa pecahan niat pedang sehingga membuat para pendekar yang berada di sekitar medan perang termasuk para dewa terpaksa mengambil jarak untuk menghindari gelombang kejut tersebut
Melihat kehancuran yang di bawa gelombang kejut tersebut
Para dewa menarik nafas dingin sementara Lin Feng yang merupakan seorang pendekar pedang tidak bisa menahan diri untuk berkata dengan kagum
“Bakat saudara Dugu dalam ilmu pedang benar-benar menakutkan, dengan kekuatan Puncak Pendekar Suci, dia mampu mengeluarkan kekuatan yang sebanding dengan seorang Pendekar Langit”
Mendengar hal itu, Yun Ao yang juga seorang pendekar pedang mengangguk setuju dan berkata
“Saudara Dugu memang jenius pedang yang langka dalam sejarah dunia persilatan, aku yakin hanya segelintir tokoh yang mungkin bisa dibandingkan dengannya, dan secara kebetulan pemuda bertopeng itu salah satunya”
***
Sementara itu, setelah dampak ledakan berangsur-angsur menghilang
“Zhou Yu” terlihat menyipitkan matanya ke arah pria tua yang sedang memegang pedang
Namun ketika menyadari bahwa nafas pria tua tersebut memburu dan terlihat kelelahan, “Zhou Yu” seketika menyeringai dan berkata
“Aku awalnya sedikit khawatir karena kau bisa mengeluarkan niat pedang sekuat itu, hal itu tidak bisa tidak membuatku memikirkan aksimu satu tahun yang lalu”
“Tapi sepertinya aku terlalu banyak berpikir, karena situasimu saat ini jelas menunjukkan bahwa kau membutuhkan banyak tenaga dalam untuk melepaskan serangan itu yang jelas sangat berbeda dengan situasi yang terjadi satu tahun yang lalu”
“Kau benar” Dugu Batian tidak menyangkal dan malah menjelaskan
“Aku menghabiskan semua niat pedang yang ku simpan di dalam pedang pusakaku saat pertempuran satu tahun yang lalu”
“Karena hal itu, aku harus menggunakan tenaga dalamku sendiri untuk menghadapi mu yang jelas merupakan sebuah kerugian”
“Kalau begitu kau bukanlah ancaman bagiku” “Zhou Yu” berkata dengan tenang setelah mendengar pernyataan tersebut
Tapi disisi lain, Dugu Batian menggelengkan kepalanya dan membalas “Aku tidak sendirian”
Bersamaan dengan kalimat tersebut jatuh
Sebuah telapak tangan raksasa berwarna keemasan tiba-tiba muncul di udara dan melesat ke arah “Zhou Yu” dengan momentum yang menakjubkan
“Jurus Tapak Buddha-Hukuman Dunia”
Namun menghadapi situasi itu, “Zhou Yu” mendengus dan memasang postur yang sama seperti saat menghadapi niat pedang Dugu Batian
“Karena kalian tidak lagi menahan diri, aku juga akan berhenti bermain-main dengan kalian”
Sebuah niat pedang yang sangat mengerikan meletus dari jari pemuda bertopeng tersebut dan melesat ke arah telapak tangan raksasa
Layaknya sebuah balon yang ditusuk oleh sebuah jarum. Telapak tangan tadi meledak dan hancur berkeping-keping setelah bertabrakan dengan niat pedang yang di lepaskan “Zhou Yu”
Hal itu membuat “Zhou Yu” menyunggingkan senyum
Namun sebelum pemuda bertopeng tersebut merasa puas
Beberapa serangan tiba-tiba muncul dan menghantam serangannya sehingga membuat niat pedang yang di lepaskan oleh pemuda bertopeng tersebut hancur dan tersebar di udara
Melihat hal tersebut, “Zhou Yu” terlihat mendengus dengan jengkel
Namun sebelum pemuda bertopeng tersebut bisa melakukan serangan balasan, belasan serangan lain yang berasal dari para Pendekar Suci tiba-tiba muncul dan membuatnya terganggu
“Sekelompok tikus yang sangat mengganggu, karena kalian sangat ingin mati, aku akan mengabulkannya”
“Zhou Yu” mendengus dingin dan menghancurkan serangan gabungan mereka dengan satu niat pedang
Pemuda bertopeng tersebut kemudian melesat ke arah kelompok Pendekar Suci itu
Namun di tengah perjalanan, beberapa serangan yang sangat berbahaya melesat ke arahnya sehingga memaksa pemuda bertopeng tersebut membatalkan niatnya
“Kalian benar-benar membuatku marah”
“Zhou Yu” berteriak keras sehingga membuat aura berwarna hitam kemerahannya yang menyelimutinya melonjak dengan liar
Pemuda bertopeng tersebut kemudian menatap sekelilingnya sebelum melepaskan niat pedang yang tidak terhitung jumlahnya ke segala arah
Menghadapi situasi tersebut, Dugu Batian yang pertama kali bertindak dengan melepaskan beberapa niat pedang dengan kekuatan yang sama seperti sebelumnya
Ledakan demi ledakan terjadi akibat tabrakan niat pedang yang dilepaskan “Zhou Yu” dan Dugu Batian sehingga menciptakan pemandangan yang spektakuler
“Giliranku”
Dewa Mabuk berteriak di tengah ledakan beruntun tersebut dan melepaskan sebuah serangan tapak untuk menghentikan gelombang kejut yang bergerak ke arah mereka
Ledakan
Gelombang kejut terbalik akibat serangan Dewa Mabuk sehingga menciptakan kekacauan udara yang mempengaruhi seluruh medan perang
Melihat hal tersebut, Dewa Mabuk kemudian mengibaskan tangannya untuk mengusir kekacauan tersebut dan membuatnya kembali seperti semula
...