Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Awal dari


Zhou Yu yang berada di pundak pihak lain tidak bergeming dan tidak mengatakan sepatah katapun


Namun hatinya penuh ombak dan sangat terguncang, karena meskipun pemuda tersebut berlari dengan membawanya


Kecepatan lari pemuda tersebut masih sangat cepat seolah beban yang ada dipundaknya itu tidak mempengaruhinya sama sekali, sehingga membuat harimau yang mengejar mereka hanya bisa mengikuti di belakang tanpa menyentuh keduanya sama sekali


Jika pemuda yang membopongnya itu adalah seorang pendekar


Zhou Yu pastinya tidak akan terkejut, namun tidak peduli bagaimana ia menajamkan persepsinya


Zhou Yu tidak merasakan sedikitpun fluktuasi tenaga dalam, selain bunyi otot yang bergerak cepat dari tubuh pemuda tersebut yang meyakinkannya bahwa sedari tadi, pemuda tersebut berlari dengan mengandalkan kebugaran fisiknya saja


***


"Kau berat sekali " Sebuah suara berat terdengar di antara pepohonan lebat yang kemudian di susul oleh nafas terengah-engah


"Tapi kau tidak terlihat kesulitan sama sekali saat membawaku tadi " Zhou Yu berkata dengan nada tertarik


Ia sudah tidak peduli lagi dengan lukanya, Zhou Yu juga tidak mengerti, bahkan kesadarannya yang sempat hampir jatuh pun kembali pulih, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut tertarik untuk menanyakan keingintahuannya


Pemuda tersebut melirik Zhou Yu kemudian kembali fokus menstabilkan pernafasannya tanpa mengatakan apapun


"Kenapa kau menolongku ?, padahal jika kau terus berlari ke arah lain, harimau itu pasti tidak akan mengejarmu lagi " Zhou Yu kembali buka suara setelah terdiam beberapa saat


Pemuda tersebut kembali melirik Zhou Yu dan berkata "Aku lah yang menyinggung harimau itu, jika pada akhirnya kau lah yang menjadi santapannya, itu benar-benar tidak adil bagimu"


"Bukankah hidupmu ini memang penuh ketidakadilan ?!" Zhou Yu berkata sambil tersenyum ringan


Pemuda tersebut menatap Zhou Yu selama beberapa saat sebelum menjawab "Apa kau mengatakan itu karena matamu ?"


Pemuda tersebut mengangkat bahu "Sejak awal aku melihatmu, kau tidak pernah membuka matamu sekalipun, aku menduga terjadi sesuatu pada matamu yang juga membuatmu memiliki pandangan seperti itu terhadap dunia"


"Kau terlalu banyak berpikir " Zhou Yu tertawa kecil "Meskipun benar ada sedikit masalah dengan mataku, tapi itu bukanlah salah satu penyebab yang membuatku berpikir begitu "


Keduanya terdiam setelah Zhou Yu berkata demikian


"Sepertinya kau sangat waspada terhadapku ya" Zhou Yu kembali buka suara setelah beberapa saat


Pemuda tersebut menatap Zhou Yu dari atas kebawah, kemudian menjawab "Berada di dekat seseorang yang bisa tetap tenang dengan luka yang mengerikan di sekujur tubuhnya. aku yakin siapapun akan memiliki sikap yang sama"


Zhou Yu mengangguk penuh pengertian sambil tersenyum ringan dan tidak lagi berbicara


Keduanya kembali terdiam lama sampai akhirnya pemuda tersebut berdiri sambil menepuk-nepuk debu di pakaiannya


"Harimau itu sepertinya sudah tidak ada lagi disekitar sini "Pemuda tersebut berkata sambil melirik kesana kemari, seolah memastikan perkataannya


Ia kemudian mengulurkan tangannya ke arah Zhou Yu dan berkata "Sebaiknya kita pergi dari sini sekarang, sebelum ada hewan lain yang menemukan keberadaan kita "


"Aku pikir kau tidak akan membawaku lagi " Zhou Yu berkata sambil menaikan alisnya


Pemuda tersebut mengangkat bahu dan menjawab "Awalnya aku juga tidak berniat membawamu lagi, tapi tiba-tiba aku berpikir, jika aku meninggalkanmu sendirian di sini dan kau akhirnya dimakan oleh hewan buas, bukankah semua perjuanganku melarikan diri dari kejaran seekor harimau sambil membawamu menjadi sia-sia?!"


Zhou Yu tersenyum sambil menangkap tangan pihak lain setelah mendengar jawaban pemuda tersebut


***


Zhou Yu yang berada di pundak pihak lain tidak bergeming dan tidak mengatakan sepatah katapun


Namun hatinya penuh ombak dan sangat terguncang, karena meskipun pemuda tersebut berlari dengan membawanya


Kecepatan lari pemuda tersebut masih sangat cepat seolah beban yang ada dipundaknya itu tidak mempengaruhinya sama sekali, sehingga membuat harimau yang mengejar mereka hanya bisa mengikuti di belakang tanpa menyentuh keduanya sama sekali


Jika pemuda yang membopongnya itu adalah seorang pendekar


Zhou Yu pastinya tidak akan terkejut, namun tidak peduli bagaimana ia menajamkan persepsinya


Zhou Yu tidak merasakan sedikitpun fluktuasi tenaga dalam, selain bunyi otot yang bergerak cepat dari tubuh pemuda tersebut yang meyakinkannya bahwa sedari tadi, pemuda tersebut berlari dengan mengandalkan kebugaran fisiknya saja


***


"Kau berat sekali " Sebuah suara berat terdengar di antara pepohonan lebat yang kemudian di susul oleh nafas terengah-engah


"Tapi kau tidak terlihat kesulitan sama sekali saat membawaku tadi " Zhou Yu berkata dengan nada tertarik


Ia sudah tidak peduli lagi dengan lukanya, Zhou Yu juga tidak mengerti, bahkan kesadarannya yang sempat hampir jatuh pun kembali pulih, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut tertarik untuk menanyakan keingintahuannya


Pemuda tersebut melirik Zhou Yu kemudian kembali fokus menstabilkan pernafasannya tanpa mengatakan apapun


"Kenapa kau menolongku ?, padahal jika kau terus berlari ke arah lain, harimau itu pasti tidak akan mengejarmu lagi " Zhou Yu kembali buka suara setelah terdiam beberapa saat


Pemuda tersebut kembali melirik Zhou Yu dan berkata "Aku lah yang menyinggung harimau itu, jika pada akhirnya kau lah yang menjadi santapannya, itu benar-benar tidak adil bagimu"


"Bukankah hidupmu ini memang penuh ketidakadilan ?!" Zhou Yu berkata sambil tersenyum ringan


Pemuda tersebut menatap Zhou Yu selama beberapa saat sebelum menjawab "Apa kau mengatakan itu karena matamu ?"


Pemuda tersebut mengangkat bahu "Sejak awal aku melihatmu, kau tidak pernah membuka matamu sekalipun, aku menduga terjadi sesuatu pada matamu yang juga membuatmu memiliki pandangan seperti itu terhadap dunia"


"Kau terlalu banyak berpikir " Zhou Yu tertawa kecil "Meskipun benar ada sedikit masalah dengan mataku, tapi itu bukanlah salah satu penyebab yang membuatku berpikir begitu "


Keduanya terdiam setelah Zhou Yu berkata demikian


"Sepertinya kau sangat waspada terhadapku ya" Zhou Yu kembali buka suara setelah beberapa saat


Pemuda tersebut menatap Zhou Yu dari atas kebawah, kemudian menjawab "Berada di dekat seseorang yang bisa tetap tenang dengan luka yang mengerikan di sekujur tubuhnya. aku yakin siapapun akan memiliki sikap yang sama"


Zhou Yu mengangguk penuh pengertian sambil tersenyum ringan dan tidak lagi berbicara


Keduanya kembali terdiam lama sampai akhirnya pemuda tersebut berdiri sambil menepuk-nepuk debu di pakaiannya


"Harimau itu sepertinya sudah tidak ada lagi disekitar sini "Pemuda tersebut berkata sambil melirik kesana kemari, seolah memastikan perkataannya


Ia kemudian mengulurkan tangannya ke arah Zhou Yu dan berkata "Sebaiknya kita pergi dari sini sekarang, sebelum ada hewan lain yang menemukan keberadaan kita "


"Aku pikir kau tidak akan membawaku lagi " Zhou Yu berkata sambil menaikan alisnya


Pemuda tersebut mengangkat bahu dan menjawab "Awalnya aku juga tidak berniat membawamu lagi, tapi tiba-tiba aku berpikir, jika aku meninggalkanmu sendirian di sini dan kau akhirnya dimakan oleh hewan buas, bukankah semua perjuanganku melarikan diri dari kejaran seekor harimau sambil membawamu menjadi sia-sia?!"


Zhou Yu tersenyum sambil menangkap tangan pihak lain setelah mendengar jawaban pemuda tersebut


***