Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Teknik Tubuh Terbalik


Gerakan Yu Lian terhenti dan wanita cantik tersebut mengalihkan perhatiannya sambil bergumam "Yu'er... "


Disisi lain, Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan berkata dengan nada cemas "Jangan gunakan jurus itu Bibi Guru"


Namun menghadapi ucapan muridnya tersebut, Yu Lian tidak bergeming dan berkata "Penatua Agung dan yang lainnya berniat mati untuk memberikan waktu kepada para pendekar supaya bisa kembali ke Benteng, sebagai Pemimpin Pasukan, aku tidak mungkin hanya diam dan melihat semua itu sambil berpangku tangan "


Setelah mengatakan itu, Yu Lian menutup mata dan berniat melepaskan anak panah yang ada ditangannya


Namun sebelum anak panah tersebut bisa terlepas dari busurnya


Yu Lian tertegun dan membuka matanya dengan tatapan tidak percaya "Yu'er kamu..."


Zhou Yu tidak mengatakan apapun, namun wajahnya memerah dan urat-uratnya menjadi kencang


Tapi meskipun demikian, Zhou Yu tidak melepaskan anak panah yang akan ditembakkan oleh Bibi Gurunya itu, sehingga membuat wajah Yu Lian berubah


Sementara itu, tepat saat Zhou Yu menggenggam anak panah Yu Lian


Awan gelap di atas kepala mereka mengeluarkan suara gemuruh yang sangat kencang, seolah tidak terima pemuda bertopeng tersebut menghentikan jurus yang telah memanggilnya


"Yu'er lepaskan itu " Yu Lian berkata dengan cemas melihat awan gelap di atas kepalanya mulai menyala


Namun mendengar perintah tersebut, Zhou Yu tidak bergeming dan justru menggenggam anak panah tersebut dengan jauh lebih erat


Tepat ketika petir di atas kepala keduanya mulai berkumpul dan siap menghantam pemuda bertopeng tersebut


Yu Lian tiba-tiba melakukan gerakan lain dan membatalkan jurusnya, sehingga membuat petir yang ada di atas kepala mereka seperti kebingungan karena kehilangan targetnya


Petir tersebut kemudian meraung enggan sebelum perlahan kembali menghilang menuju ketiadaan


Tidak berhenti disana, awan gelap yang menyertainya juga perlahan-lahan bubar, sehingga membuat pemandangan menakjubkan tadi menghilang seketika


***


"Jangan mencoba melakukan hal gegabah lagi, Yu'er " Yu Lian berkata dengan suara dalam setelah mendengar muridnya tersebut berniat turun dan menggantikan tugasnya


Disisi lain, Zhou Yu tersenyum dan berkata "Yakinlah Bibi Guru, dibandingkan terakhir kali, kekuatanku sudah jauh berbeda, aku pasti akan baik-baik saja "


Namun mendengar pernyataan tersebut, Yu Lian malah menggelengkan kepalanya dan berkata "Tidak peduli seberapa besar peningkatan kekuatanmu, yang akan kamu lakukan ini hanya akan menjadi tindakan bunuh diri "


"Itu hanya berlaku untuk orang lain, tapi tidak bagiku " Zhou Yu tersenyum percaya diri sebelum berkata "Bahkan ditengah-tengah para siluman aku masih bisa kembali dengan selamat dan dalam keadaan utuh, apakah Bibi Guru melupakannya ?"


Mendengar pernyataan tersebut, Yu Lian terdiam


Meskipun masih tidak begitu jelas bagaimana pemuda bertopeng tersebut menghilang dan jurus apa yang dia gunakan


Namun pernyataan bahwa dirinya bisa selamat setelah melakukan serangan ditengah-tengah siluman adalah fakta


Karena itu, tidak peduli bagaimana dirinya membalas, alasannya akan terdengar pucat dihadapan fakta tersebut


Mendengar hal tersebut, Zhou Yu tersenyum lebar sebelum mengangguk dengan serius "Yakinlah Bibi Guru"


***


Sementara itu, pertempuran antara Penatua Agung dan yang lainnya masih terus berlanjut


Dengan perlawanan putus asa dan siap mati, gerakan mereka menjadi sangat luas dan merusak


Menghadapi Seorang Pendekar Kaisar dan 10 Pendekar Raja yang berniat untuk mati


Bahkan jika kondisi siluman dikembalikan kepada puncaknya, meraka juga mengalami kesulitan


Terutama dengan fakta bahwa Gelombang Siluman tersebut di dominasi oleh Binatang Buas dan Siluman Tingkat Rendah


Serangan-serangan kesebelas orang tersebut sangat terlihat efeknya


Disisi lain, menyadari maksud para pemimpin mereka, para pendekar terlihat ragu-ragu


Jika bukan karena Penatua Agung dan yang lainnya terus berteriak supaya para pendekar tersebut kembali ke Benteng Pertahanan Sekte Pedang Kembar


Para pendekar tersebut tidak akan pergi dan bahkan berniat melakukan hal yang sama dengan Penatua Agung dan yang lainnya


Melihat pemandangan didepannya, Zhou Yu menarik nafas dan menggenggam Pedang Lotus Naga dengan erat


Disamping pemuda bertopeng tersebut, seekor Harimau terlihat menguap dengan malas dan berkata "Apa kau yakin akan melakukan ini ? kau tahu betapa berbahayanya tindakanmu itu terhadap dirimu sendiri"


Zhou Yu tidak langsung menjawab tetapi justru menatap pertempuran putus asa didepannya dengan dalam dan berkata "Orang bijak pernah berkata bahwa senjata yang tidak bisa digunakan adalah senjata yang tidak berguna dan senjata yang tidak bisa dikendalikan adalah senjata yang berbahaya"


"Jika aku harus memilih di antara keduanya, aku pasti akan memilih yang kedua karena tidak peduli apakah senjata itu pada akhirnya berbalik membunuhku atau tidak, setidaknya senjata itu bisa digunakan dan pernah berjasa untuk suatu kejadian "


Setelah mengatakan itu, Zhou Yu kemudian mengalirkan tenaga dalam ke seluruh tubuhnya dan berkata


"Teknik Tubuh Terbalik~Harimau Menguasai Gunung "


Tubuh Zhou Yu mengeluarkan bunyi tulang yang bertabrakan sebelum kemudian tubuhnya membengkak dan otot-ototnya membesar seperti balon


Tidak berhenti disana, momentum Zhou Yu tiba-tiba melonjak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga membuat para pendekar yang ada disekitarnya termasuk Yu Lian merasa sesak nafas


Disisi lain melihat perubahan pemuda bertopeng tersebut, Harimau jelmaan Wang Yuan melirik sejenak sebelum berkata "Kau hanya mempunyai waktu 10 menit dalam perubahan ini, jika melewatinya kau pasti mati, jadi aku harap kau bisa menyelesaikan semuanya dengan cepat "


Setelah mengatakan itu, wujud Harimau tersebut semakin transparan sebelum kemudian benar-benar menghilang


Namun tanpa diketahui Zhou Yu, sebelum dirinya menghilang sepenuhnya, Harimau tersebut sempat bergumam pelan "Aku harap kau benar-benar orangnya, dengan begitu tidak peduli seberapa putus asa situasi ini, kau pasti akan selamat "


...