
Melihat Zhou Yu terdiam setelah mendengar ceritanya
Chyou menggigit bibirnya dan bertanya dengan nada khawatir "Apa kau akan membatalkan perjanjian kita ?"
Zhou Yu melirik wanita tersebut dan membuka mulutnya
Namun sebelum ia bisa menjawab, persepsinya menangkap gerakan yang tidak biasa sehingga membuatnya segera mengalihkan perhatian
Zhou Yu kemudian mengerutkan keningnya sebelum kembali mengalihkan perhatian ke arah Chyou dan berkata "Ada siluman yang cukup kuat yang bergerak ke arah kita. mungkin siluman yang mengejar pemimpin kelompok pendekar ini, sebaiknya kita tinggal tempat ini terlebih dahulu "
Setelah mengatakan itu, Zhou Yu kemudian bergerak lebih dulu dan meninggalkan tempat tersebut
Disisi lain, Chyou terlihat ragu-ragu sebelum segera mengikuti pemuda bertopeng tersebut
***
Malam Hari
Tepat di atas sebuah pohon, seorang pemuda terlihat duduk di atas salah satu ranting dengan tenang
Tatapannya menatap jauh ke arah depan dan jika ada yang memperhatikan dengan cermat, punggungnya terlihat sangat kesepian
Zhou Yu menutup mata sambil menarik nafas panjang untuk menikmati udara malam
Tepat ketika pemuda bertopeng tersebut berniat membuka matanya
Sebuah suara yang mempunyai sentuhan keagungan tiba-tiba muncul di benaknya
"Apa yang kau pikirkan anak muda ?”
Zhou Yu tidak segera menjawab tetapi mengalihkan perhatiannya ke atas langit sebelum berkata “Anda bisa membaca pikiranku. Untuk apa bertanya lagi senior ?”
“Jadi kau sudah menyadarinya ” Wang Yuan membalas dalam benak pemuda bertopeng tersebut
“Aku seharusnya membatalkan perjanjian itu” Zhou Yu kemudian menghela nafas dan berkata “Situasinya sangat rumit . jika aku membiarkannya terus mengikuti ku, keberadaanku pasti terpapar dan itu bukan sesuatu yang bagus”
“Tapi pada akhirnya kau membiarkan dia mengikuti mu” Wang Yuan membalas dengan tenang
“Itu karena...”
“Karena kau seperti melihat dirimu pada wanita itu ?” Wang Yuan menyela ucapan pemuda bertopeng tersebut
Zhou Yu mengangguk dan menjawab “itu benar ”
“Lalu apa yang membuatmu terjerat ?” Wang Yuan kembali bertanya
Zhou Yu kembali menghela nafas dan berkata dengan nada rendah “Cerita wanita itu membuatku berpikir. Apa yang sebenarnya terjadi kepada keluargaku ? apakah situasi keluargaku sama dengan wanita itu ?”
Disisi lain, Wang Yuan terdiam selama beberapa saat sebelum berkata “Harus aku katakan. Kemungkinan besar kedua orang tuamu tidak seperti keluarga wanita itu. Meskipun selama masa itu aku tertidur sangat lelap, tapi ada masa dimana aku tersadar karena suatu alasan dan pada waktu itu aku tanpa sengaja merasakan aura yang di miliki salah satu orang tuamu “
“Dia memiliki aura yang sangat luas dan juga dalam layaknya sebuah samudera. Auranya hampir sama dengan orang-orang yang hidup di era ku dulu. Dengan kekuatan seperti itu di era yang sekarang, aku yakin tidak ada yang mengancamnya nyawanya sedikit pun “Sambung Wang Yuan
“Apakah itu artinya mereka masih hidup senior ?” Zhou Yu bertanya dengan pelan
Zhou Yu mengangguk setelah mendengar pernyataan Wang Yuan
Pemuda bertopeng tersebut kemudian terdiam selama beberapa saat sebelum kembali berkata “Ngomong-ngomong, apakah Anda pernah mendengar sesuatu yang mirip dengan yang diceritakan wanita itu tentang Kun Jiazhen yang melebur dengan Pedang Pusaka ciptaannya ?”
“Sejujurnya aku cukup terkejut setelah mendengar cerita tentang pria bernama Kun Jiazhen ini “ Wang Yuan membalas dan berkata “Karena meskipun tindakannya sangat bodoh, dia mengingatkanku pada era ku dulu "
“Apa yang terjadi pada waktu itu ? apakah itu yang membuat anda seperti sekarang senior ?” Zhou Yu bertanya mengingat situasi Wang Yuan sangat mirip dengan kondisi itu
Namun mendengar pertanyaan tersebut. Wang Yuan mendengus dan membalas “Jangan sembarangan anak muda. Meskipun kedengarannya sama, tapi pada kenyataannya kami sangat berbeda “
Setelah mengatakan itu, Wang Yuan pertama-tama menjelaskan teknik yang kemungkinan digunakan Kun Jiazhen
Menurut Wang Yuan. Kemungkinan besar Kun Jiazhen mendapatkan warisan dari Era Kuno yang di sebut Teknik Melebur Diri
Sebuah teknik yang pernah dianggap Teknik Tingkat Surga karena membuat pemakainya abadi sampai akhirnya dianggap sebagai Teknik Terlarang karena terlalu aneh dan penuh misteri
Teknik Melebur Diri pertama kali diciptakan oleh seorang Pandai Besi yang sangat terkenal dan mempunyai karakter yang aneh
Setelah Pandai Besi tersebut wafat. Murid-muridnya menyebarkan Teknik Melebur Diri ke seluruh dunia persilatan sehingga membawa kegilaan pada masa itu
Meskipun para pendekar mengetahui bahwa dengan mempelajari dan menggunakan teknik tersebut artinya mereka harus hidup dalam senjata untuk kedepannya
Namun menghadapi godaan keabadian, para pendekar terutama mereka yang merasa usia mereka hampir habis tidak ragu-ragu untuk mempelajari teknik tersebut, sehingga membuat kegilaan akibat teknik tersebut semakin parah
Meskipun setelah beberapa waktu berlalu dan di antara begitu banyak pendekar yang berlatih serta mempraktikkan teknik tersebut. Tidak ada satu pun yang kembali muncul dan mengatakan bahwa teknik tersebut benar-benar abadi
Namun kegilaan yang diakibatkan teknik tersebut tidak segera berakhir
Puncaknya ketika salah satu sesepuh dari sebuah sekte besar mencoba dengan harapan bisa memperpanjang umurnya
Namun setelah sesepuh tersebut melebur ke dalam senjata
Senjata tersebut tiba-tiba hidup dan melakukan aksi pembunuhan terhadap anggota sekte dimana sesepuh tersebut berasal
Meskipun pada akhirnya senjata tersebut berhasil dihentikan oleh para petinggi dari sekte itu
Namun amukan senjata tersebut membuat sekte yang diserangnya terluka parah sehingga membuat mereka jatuh dari jajaran sekte terkuat di dunia persilatan
...
“Setelah dipaksa mundur oleh para petinggi dari sekte itu. Senjata yang menjadi objek peleburan sesepuh itu tidak berhenti dan melakukan pembantaian di tempat lain “ Wang Yuan menarik nafas dan berkata dengan dalam “Yang lebih keterlaluan. Senjata itu akhirnya jatuh ke tangan iblis dan digunakan untuk membuat kekacauan di dunia persilatan yang kemudian berujung membawa dunia persilatan ke Era Kehancuran “
“Ada hal seperti itu ?” Zhou Yu menarik nafas dingin setelah mendengar cerita Wang Yuan
Ia benar-benar tidak menduga teknik yang digunakan Kun Jiazhen mempunyai cerita sedalam itu
Disisi lain, Wang Yuan kemudian kembali berkata “karena itu aku katakan kami berbeda. Selain karena aku tidak termasuk dalam orang-orang yang mengikuti kegilaan itu. Aku masih mengingat jelas siapa aku sebelumnya dan mampu mengendalikan diriku sendiri untuk tidak terlalu tunduk terhadap aturan yang ada pada senjata”
“Tapi mereka yang menggunakan Teknik Melebur Diri tidak akan ingat siapa diri mereka sebelumnya dan hanya bergerak dengan insting dan juga naluri belaka”
...